Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Tujuh Fraksi DPRD Kebumen Kritik Ketergantungan Dana Transfer dalam RAPBD 2027
Tangis Bahagia Keluarga Puji Rahayu, Penyandang Disabilitas Asal Magelang Ditemukan di Bandung

Tangis Bahagia Keluarga Puji Rahayu, Penyandang Disabilitas Asal Magelang Ditemukan di Bandung

Gadis Tuna Rungu dan Wicara Ditemukan di BandungGadis Tuna Rungu dan Wicara Ditemukan di Bandung
HARU: Agus Prayitno dan istrinya, Muayanah mencium Puji Rahayu Puspitaningrum, putrinya yang hilang dua hari berhasil ditemukan di Kabupaten Bandung

BANYUMASEKSPRES.ID, MAGELANG – Tangis bahagia pecah saat Agus Prayitno (52) bersama istrinya, Muayanah (48), kembali bertemu dengan putri mereka, Puji Rahayu Puspitaningrum (24).

Perempuan penyandang disabilitas tuli dan wicara tersebut sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah di Kabupaten Magelang dan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pertemuan haru keluarga berlangsung di Gedung Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah pada Selasa (8/9/2026) pagi.

Puji kemudian diserahkan kepada kedua orang tuanya setelah ditemukan oleh tim kepolisian di wilayah Kabupaten Bandung.

Direktorat Siber Polda Jateng menyebut Puji dan Evin Arif Taufani (20), warga Kabupaten Semarang, ditemukan dalam kondisi sehat di sebuah yayasan yang menjadi komunitas penyandang disabilitas di Cikoneng, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Keduanya diketahui pernah bersekolah bersama di SLB Magelang.

Puji diketahui meninggalkan rumah keluarganya di Dusun Treko Tempel, Desa Girejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, pada Sabtu (5/9/2026).

Saat itu, rumah dalam kondisi sepi. Ibu Puji sedang pergi ke sawah, sementara adiknya berangkat ke sekolah.

Agus yang kemudian kembali ke rumah mendapati putrinya sudah tidak berada di tempat.

Puji hanya meninggalkan secarik kertas yang berisi izin untuk pergi mencari pekerjaan.

Agus dan keluarga sempat berupaya mencari keberadaan Puji melalui teman-teman sekolahnya. Namun, telepon seluler yang dibawa Puji tidak dapat dihubungi.

“Saya cari ke teman-teman sekolahnya dulu, saya tunggu sampai jam 02.00 pagi tidak ada kabar. Minggu pagi sekitar jam 09.00, kami lapor ke Polsek Kaliangkrik,” ujar Agus.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polresta Magelang dan Polda Jawa Tengah untuk dilakukan pencarian.

Informasi awal mengenai hilangnya Puji juga sempat menyebut perempuan tersebut terlihat di sejumlah titik perjalanan sebelum akhirnya terdeteksi berada di Jawa Barat.

Polisi kemudian melakukan penelusuran dengan melibatkan jejaring kepolisian lintas wilayah.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Tim Opsnal Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah berkoordinasi dengan Tim Siber Polda Jawa Barat untuk melacak keberadaan Puji.

Hasil penelusuran menunjukkan Puji berada di Kabupaten Bandung. Polisi kemudian menemukan Puji bersama Evin Arif Taufani di sebuah komunitas penyandang disabilitas di wilayah Cikoneng, Kecamatan Ciparay.

Keduanya diketahui pernah menjadi teman sekolah di SLB Magelang.

Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, Puji dan Evin bersedia kembali ke Jawa Tengah dan dipertemukan dengan keluarga masing-masing.

Direktur Reserse Siber Polda Jateng Kombes Pol Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, kedua perempuan tersebut ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus mengatakan Puji pergi bersama teman sekolahnya setelah kembali menjalin komunikasi.

“Puji pergi bersama teman sekolahnya karena ada komunikasi yang terjalin kembali,” katanya.

Keterangan tersebut memberikan gambaran bahwa kepergian Puji dilakukan bersama seseorang yang telah dikenalnya sejak masa sekolah.

Bagi keluarga, kabar ditemukannya Puji menjadi kelegaan besar setelah beberapa hari diliputi kekhawatiran.

Agus mengaku tidak menyangka putrinya bisa berada hingga Kabupaten Bandung.

Ia bersyukur pencarian yang dilakukan bersama kepolisian akhirnya membawa hasil dan Puji dapat kembali ke rumah.

“Alhamdulillah, kami sangat bahagia. Meski anak kami memiliki kekurangan, tapi buat kami dia anak yang sangat istimewa,” ujar Agus dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian yang membantu menemukan putrinya.

“Saya tidak punya pikiran, kalau anak saya bisa sampai Bandung. Alhamdulillah, rekan-rekan kepolisian berhasil menemukan, sekarang sudah sampai rumah,” tambahnya.

Pertemuan kembali tersebut menjadi momen emosional bagi keluarga. Setelah melalui proses pencarian lintas wilayah, Puji akhirnya dapat kembali bertemu dengan kedua orang tuanya.

Kasus hilangnya Puji menunjukkan pentingnya koordinasi dalam penanganan laporan orang hilang yang keberadaannya terlacak hingga keluar daerah.

Setelah keluarga membuat laporan di Polsek Kaliangkrik, informasi tersebut diteruskan ke jajaran kepolisian yang lebih tinggi.

Direktorat Reserse Siber Polda Jateng kemudian melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat.

Menurut keterangan Polda Jateng, kedua perempuan tersebut meninggalkan rumah pada Sabtu (5/9/2026) dan kemudian bepergian menuju Jawa Barat.

Keberadaan mereka akhirnya terlacak di sebuah yayasan yang menjadi komunitas penyandang disabilitas di Kabupaten Bandung.

Setelah ditemukan, polisi melakukan pendekatan secara persuasif hingga keduanya bersedia kembali ke Jawa Tengah.

Proses penyerahan Puji kepada keluarga berlangsung di Gedung Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah pada Selasa (8/9/2026) pagi.

Momen tersebut menjadi akhir dari penantian keluarga yang sebelumnya mencari keberadaan Puji sejak meninggalkan rumah.

Kepulangan Puji menjadi kabar melegakan bagi keluarga Agus Prayitno dan Muayanah.

Setelah ditemukan dalam keadaan sehat, Puji akhirnya dapat kembali ke rumah bersama orang tuanya.

Bagi keluarga, peristiwa tersebut menjadi pengalaman yang penuh kekhawatiran sekaligus rasa syukur.

Mereka berharap Puji dapat kembali menjalani aktivitas bersama keluarga setelah sebelumnya pergi untuk mencari pekerjaan.

Kisah Puji juga mendapat perhatian karena proses pencariannya melibatkan koordinasi kepolisian lintas provinsi.

Jejaring antara Polda Jawa Tengah dan Polda Jawa Barat membantu menemukan keberadaan Puji dan temannya di Kabupaten Bandung.

Dengan ditemukannya Puji dalam kondisi selamat, penantian keluarga akhirnya berakhir.

Tangis yang sebelumnya muncul karena kecemasan berubah menjadi tangis bahagia saat Agus dan Muayanah kembali memeluk putri mereka. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Fraksi DPRD Soroti Kemandirian Fiskal

Tujuh Fraksi DPRD Kebumen Kritik Ketergantungan Dana Transfer dalam RAPBD 2027