BANYUMASEKSPRES.ID, Pengalaman yang menegangkan dialami oleh DJ Dinar Candy saat ia melakukan perjalanan udara dari Jakarta menuju Surabaya.
Penerbangan yang seharusnya berlangsung singkat berubah menjadi petualangan panjang dan mendebarkan selama enam jam di udara akibat cuaca buruk.
Pesawat yang ditumpanginya mengalami kesulitan untuk mendarat tepat waktu, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi wanita berusia 32 tahun ini.
Dalam percakapan dengan awak media, Dinar mengungkapkan bahwa pesawat yang ia tumpangi tidak dapat melakukan pendaratan di Surabaya seperti yang dijadwalkan.
“Aku terbang dari Jakarta ke Surabaya gagal landing terus pesawat kembali ke Bali,” ungkapnya sambil mengingat momen-momen menegangkan tersebut.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat memaksa pesawat untuk berputar arah menuju Bali sebagai alternatif.
Namun, situasi tidak menjadi lebih baik setibanya di Bali. Langit di atas Pulau Dewata juga diselimuti awan tebal, membuat pendaratan menjadi mustahil dilakukan.
Dalam situasi ini, keputusan cepat harus diambil dan pesawat akhirnya kembali diarahkan menuju Surabaya.
“Terus dari Bali kembali ke Surabaya, alhamdulilah sampai,” jelas Dinar mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil mendarat dengan aman.
Pengalaman ini tentu meninggalkan kesan mendalam bagi Dinar Candy, yang meskipun terbiasa dengan jadwal padat dan perjalanan jauh, kali ini menghadapi tantangan berbeda di udara.
“Cuma, aku sudah bad mood karena total di pesawat selama enam jam, migrain,” ujarnya dengan nada lelah namun lega.
Situasi seperti ini tidak hanya menggambarkan ketidakpastian saat terbang tetapi juga menggambarkan sifat alam yang tidak bisa diprediksi sepenuhnya meski sudah menggunakan teknologi penerbangan canggih.
Perubahan cuaca secara tiba-tiba tanpa peringatan dapat mempengaruhi jadwal penerbangan dan keselamatan penumpang. (*/dda)
















