Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Indra Bekti Turun Berat Badan 10 Kg, Ungkap Pola Hidup Sehat dan Target Berat Ideal
70 Juta Warga Sudah Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Pemerintah Targetkan Usia Harapan Hidup 76 Tahun

70 Juta Warga Sudah Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Pemerintah Targetkan Usia Harapan Hidup 76 Tahun

Pemerintah Perkuat Deteksi Dini dan Layanan KesehatanPemerintah Perkuat Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
CKG: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin: Pemerintah terus memperkuat transformasi sistem kesehatan nasional dengan mengedepankan upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat transformasi sistem kesehatan nasional dengan mengutamakan pencegahan dan deteksi dini penyakit.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal.

Program Cek Kesehatan Gratis diharapkan dapat membantu masyarakat mendeteksi berbagai penyakit maupun faktor risiko sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Pemerintah juga mendorong pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah mengalami keluhan, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat.

Melalui program tersebut, hasil pemeriksaan nantinya dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing peserta.

Tindak lanjut dapat berupa edukasi mengenai perubahan gaya hidup, pemberian obat, pemeriksaan lanjutan, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan yang memiliki layanan lebih lengkap.

Hingga akhir 2025, Program CKG telah menjangkau 38 provinsi dengan dukungan 10.588 fasilitas kesehatan.

Dari sekitar 73 juta masyarakat yang telah mendaftar, sebanyak 70 juta orang telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Salah satu target besar yang ingin dicapai adalah meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Indonesia dari sekitar 72 tahun menjadi 76 tahun.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah perlu mengetahui penyebab masyarakat Indonesia meninggal pada usia yang lebih muda untuk mencapai target tersebut.

Salah satu caranya adalah dengan memperkuat upaya pencegahan dan menemukan penyakit sejak dini.

“Pak Presiden Prabowo menugaskan saya untuk bisa meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Indonesia dari sebelumnya 72 tahun menjadi 76 tahun. Untuk bisa menaikkan usia harapan hidup tersebut, kita harus melihat kenapa banyak orang Indonesia wafat lebih dini,” kata Budi dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk “Mewujudkan Kesehatan Merata untuk Rakyat Indonesia”, Selasa (21/7/2026).

Menurut Budi, penyakit tidak menular atau PTM masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah stroke, penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal.

Sejumlah penyakit tersebut sebenarnya dapat dicegah atau dikendalikan apabila faktor risikonya diketahui lebih awal.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi salah satu bagian penting dalam upaya menekan risiko penyakit sekaligus mencegah terjadinya kematian dini.

Data Kementerian Kesehatan yang dipublikasikan pada 20 Februari 2025 menunjukkan hampir 75 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular.

Penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke, bahkan disebut menyebabkan hampir 800.000 kematian setiap tahun.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah berupaya agar Program Cek Kesehatan Gratis tidak berhenti pada proses pemeriksaan atau skrining.

Masyarakat yang diketahui memiliki faktor risiko maupun terdiagnosis penyakit tertentu akan mendapatkan tindak lanjut berdasarkan kondisi kesehatannya.

Tindak lanjut tersebut dapat mencakup edukasi untuk mengubah pola hidup, pemberian obat secara gratis, pemeriksaan kesehatan lanjutan, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan tertentu.

Dengan begitu, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai kondisi tubuhnya, tetapi juga memperoleh langkah penanganan yang diperlukan.

“Tahun ini kami mulai kasih obatnya. Cek kesehatan dan pengobatan gratis dan juga ada rujukan untuk penyakit tertentu,” ujar Budi.

Pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan manfaat Program CKG.

Pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat apabila ditemukan masalah kesehatan.

Program Cek Kesehatan Gratis juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum muncul penyakit.

Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, masyarakat dapat melakukan perubahan gaya hidup maupun mendapatkan pengobatan sesuai kebutuhan.

Pemerintah berharap pelaksanaan CKG yang terus diperluas dapat membantu menekan angka penyakit tidak menular sekaligus mengurangi risiko kematian dini.

Dalam jangka panjang, langkah tersebut diharapkan ikut mendukung target peningkatan usia harapan hidup masyarakat Indonesia menjadi 76 tahun.

Dengan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, pemerintah juga memiliki data kesehatan yang lebih luas sebagai dasar dalam menyusun kebijakan.

Program CKG pun diharapkan tidak hanya menjadi layanan pemeriksaan gratis, tetapi bagian dari perubahan sistem kesehatan yang lebih menitikberatkan pada pencegahan dan deteksi dini. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Berat Badan Turun 10 Kg

Indra Bekti Turun Berat Badan 10 Kg, Ungkap Pola Hidup Sehat dan Target Berat Ideal