Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Atlet Purbalingga Susan Nur Hidayah Persembahkan Medali Perak Panjat Tebing SEA Games 2025

Susan Nur Hidayah Raih Perak SEA GamesSusan Nur Hidayah Raih Perak SEA Games
JUARA: Susan Nur Hidayah, atlet panjat tebing Indonesia asal Kabupaten Purbalingga bersalaman dengan Menpora Erick Thohir

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Dalam peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga, kabar gembira datang dari arena olahraga internasional.

Susan Nur Hidayah, atlet panjat tebing berbakat asal Kabupaten Purbalingga, berhasil mengukir prestasi dengan meraih medali perak dalam kategori speed klasik panjat tebing putri pada ajang SEA Games 2025.

Ajang bergengsi ini digelar di Bangkok Sport Climbing Center Sport Authority, Bangkok, Thailand, pada Sabtu (13/12), dan menjadi sorotan bagi masyarakat Purbalingga.

Atlet yang merupakan binaan Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Purbalingga ini tampil cemerlang sepanjang kompetisi.

Meski demikian, pada babak final, Susan harus mengakui keunggulan rekan senegaranya, Puja Lestari.

Puja Lestari berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu impresif 7,33 detik, sementara Susan mencatat waktu 8,22 detik untuk meraih medali perak.

Ketua Harian Pengkab FPTI Purbalingga, Bripka Fitriyanto, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Susan.

“Prestasi dari Susan Nur Hidayah ini sangat membanggakan,” ujarnya kepada awak media pada Minggu (14/12).

Ia menambahkan bahwa meskipun Susan kalah dari sesama atlet Indonesia di babak final, semangat dan dedikasinya patut diapresiasi tinggi.

Kesuksesan Susan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya tetapi juga telah mengangkat nama Kabupaten Purbalingga di kancah internasional.

Keberhasilannya ini mendapatkan apresiasi langsung dari Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif. Melalui akun Instagram pribadinya, Bupati menyatakan rasa bangganya terhadap prestasi yang diraih oleh Susan.

Dalam unggahannya, ia menyebut prestasi tersebut sebagai kado istimewa untuk Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga.

“Prestasi ini menjadi kado istimewa untuk Purbalingga. Terima kasih atas perjuangan, kerja keras, dan semangat juang yang luar biasa,” tulis Bupati Fahmi Muhammad Hanif dalam unggahan tersebut.

Ia juga berharap agar pencapaian yang diraih oleh Susan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Purbalingga untuk terus berprestasi di berbagai bidang.

Pencapaian gemilang Susan Nur Hidayah di SEA Games 2025 bukanlah hal yang instan. Berbagai persiapan dan latihan intensif telah dijalani oleh Susan demi mencapai puncak prestasinya saat ini.

Sebagai salah satu atlet andalan dari Pengkab FPTI Purbalingga, Susan terus menunjukkan dedikasinya dalam dunia olahraga panjat tebing.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Pengkab FPTI Purbalingga turut berperan penting dalam keberhasilan Susan.

Program pembinaan atlet yang terstruktur serta fasilitas latihan yang memadai menjadi faktor pendukung kesuksesan para atlet lokal seperti Susan untuk bersaing di level internasional.

Selain itu, keberhasilan ini juga mencerminkan kerja keras seluruh tim pelatih serta pengurus cabang olahraga panjat tebing di Kabupaten Purbalingga yang senantiasa memberikan dukungan dan motivasi kepada para atletnya.

Dengan adanya prestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan minat generasi muda terhadap olahraga panjat tebing serta cabang olahraga lainnya.

Susan Nur Hidayah juga dikenal sebagai sosok atlet yang konsisten dalam menjaga performa terbaiknya.

Disiplin dalam berlatih serta fokus pada setiap kompetisi membuatnya mampu bersaing dengan para atlet terbaik se-Asia Tenggara.

Dedikasinya dalam dunia panjat tebing tidak hanya sebatas meraih medali namun juga berkeinginan kuat untuk terus mengembangkan kemampuan diri demi mengharumkan nama bangsa dan daerah asalnya. (tya/dda)

Berita Sebelumnya
Bupati Ikut Lari di Maju Besar Fun Run 5K

Bupati dan Forkopimda Cilacap Turut Lari di Event Maju Besar Fun Run 5K

Berita Selanjutnya
Rumah Tanggannya Diterpa Isu Cerai

BCL dan Tiko Aryawardhana Pamer Kemesraan di Paris, Bantah Isu Rumah Tangga Retak