Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Beasiswa dan Tunjangan Guru Honorer Jadi Sorotan pada Peringatan Hari Guru di Kebumen

Beasiswa dan Tunjangan Guru Honorer Jadi SorotanBeasiswa dan Tunjangan Guru Honorer Jadi Sorotan
PENGHARGAAN: Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menyalami salah satu guru yang menerima penghargaan dalam Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 PGRI tingkat Kabupaten Kebumen, Selasa (25/11)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun ke-80 PGRI tingkat Kabupaten Kebumen yang berlangsung pada Selasa (25/11), perhatian utama tertuju pada kebijakan pemerintah mengenai beasiswa pendidikan dan peningkatan tunjangan bagi guru honorer.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam pidato resminya menyampaikan pesan dari pemerintah pusat yang menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan kualitas serta kesejahteraan tenaga pendidik.

Salah satu langkah konkritnya adalah dengan memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang belum memiliki gelar D-4 atau S-1, serta menaikkan tunjangan guru honorer dari sebelumnya Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu mulai tahun 2026.

Acara yang dilangsungkan di Alun-alun Pancasila ini berhasil menarik lebih dari 7.000 guru dari seluruh penjuru Kabupaten Kebumen.

Kemeriahan upacara dimulai dengan penampilan Tari Sang Wijaya Kusuma oleh siswa SMP Negeri 1 Buayan, yang mengisahkan tentang pendekar Tan Peng Nio, serta Tari Santren oleh SMPN 1 Petanahan yang menggambarkan cerita Syech Anom Sidokarsa.

Sejumlah pejabat terkemuka turut menghadiri acara ini, termasuk di antaranya Bupati Kebumen Lilis Nuryani, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen Nurjanah, mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad, jajaran Forkompimda, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua PGRI Kebumen Agus Sunaryo, serta berbagai pimpinan OPD, perguruan tinggi, kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Kebumen.

Dalam pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang disampaikan oleh Bupati Lilis Nuryani, ditekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pendidik melalui penyediaan beasiswa lanjutan studi dan pemberian tunjangan sertifikasi bagi ASN maupun non-ASN.

Tidak hanya itu, sebagai upaya meningkatkan motivasi dan profesionalitas para guru honorer, pemerintah juga menyediakan insentif khusus bagi mereka.

Pemerintah menargetkan perluasan program beasiswa ini untuk mencapai 150.000 guru pada tahun 2026.

Selain itu, beban administratif bagi para guru akan disederhanakan dengan pengurangan kewajiban mengajar yang tidak lagi mutlak 24 jam per minggu.

Melalui kebijakan “satu hari belajar guru” setiap pekannya, diharapkan para tenaga pendidik memiliki waktu lebih longgar untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka.

Di sisi lain, Agus Sunaryo selaku Ketua PGRI Kebumen berharap agar momentum peringatan Hari Guru ini dapat memupuk semangat para guru untuk terus memajukan pendidikan di daerah tersebut.

Ia menyoroti pentingnya kebijakan penataan dan pemerataan guru guna mengatasi kekurangan tenaga pengajar PNS di sejumlah wilayah.

Agus mengapresiasi inisiatif Bupati Kebumen dalam usaha mendekatkan lokasi tugas para guru dengan tempat tinggal mereka.

“Kebijakan dari Bupati yang berusaha untuk mendekatkan guru-guru dengan tempat tinggalnya sangat diapresiasi,” ujarnya seraya menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan tidak hanya berbicara tentang tambahan penghasilan tetapi juga kemudahan akses dan beban kerja yang proporsional.

Penyerahan penghargaan kepada sejumlah guru mewarnai akhir acara peringatan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.

Momen ini menjadi refleksi penting bagi semua pihak akan arti pentingnya profesi seorang pengajar dalam membentuk generasi penerus bangsa.

Bagi masyarakat Kabupaten Kebumen khususnya para pendidik yang hadir dalam acara itu, harapan meningkatnya kesejahteraan melalui skema beasiswa pendidikan dan tunjangan baru ini menjadi angin segar yang mendorong motivasi mereka untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat hingga daerah, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kebumen dapat terus meningkat seiring dengan kesejahteraan para gurunya.
(mam/dda)

Berita Sebelumnya
Relokasi Korban Longsor Cibeunying Dipercepat

Relokasi Korban Longsor Cibeunying, Pemkab Cilacap Siapkan Lahan 3,9 Hektare untuk Huntara

Berita Selanjutnya
Ayu Ting Ting Soal Julukan "ATM Berjalan": Orang Tua Prioritas

Ayu Ting Ting Tanggapi Julukan "ATM Berjalan" Orang Tua: Itu Tugas Gue