Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Beasiswa S2-S3 ke Malaysia Tanpa Biaya, Cek Syarat dan Jurusan yang Tersedia

Beasiswa S2 S3 MalaysiaBeasiswa S2 S3 Malaysia
Pemerintah Malaysia membuka pendaftaran Beasiswa Malaysia International Scholarship (MIS) untuk mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3 di berbagai universitas Malaysia dengan fasilitas pembebasan biaya kuliah dan tunjangan hidup bulanan.

BANYUMASEKSPRES.ID, Pemerintah Malaysia membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa penuh Malaysia International Scholarship (MIS).

Program ini memberikan peluang bagi pelajar dari berbagai negara untuk melanjutkan studi pascasarjana di sejumlah perguruan tinggi di Malaysia.

Beasiswa Malaysia International Scholarship dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3).

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Malaysia dalam menarik mahasiswa berprestasi dari berbagai negara agar menempuh pendidikan tinggi di negara tersebut.

“Beasiswa Internasional Malaysia (MIS) adalah inisiatif Pemerintah Malaysia untuk menarik talenta terbaik dari seluruh dunia untuk melanjutkan studi pascasarjana di Malaysia,” demikian yang tertulis di laman resmi Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, Senin (9/3/2026).

Melalui program beasiswa ini, penerima akan mendapatkan berbagai fasilitas pendanaan. Salah satu fasilitas utama yang diberikan adalah pembebasan biaya kuliah selama masa studi di universitas tujuan di Malaysia.

Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh tunjangan hidup bulanan sebesar RM 1.500 atau sekitar Rp 6,4 juta. Tunjangan ini diberikan untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan hidup selama menjalani studi di Malaysia.

Program MIS terbuka tidak hanya bagi calon mahasiswa baru, tetapi juga bagi mahasiswa yang saat ini sedang menjalani studi di universitas Malaysia.

Mahasiswa yang sedang berkuliah tetap dapat mendaftar selama masih memiliki sisa masa studi minimal dua semester sebelum masa pendidikan berakhir.

Untuk dapat mengikuti seleksi beasiswa Malaysia International Scholarship, pendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

Salah satunya adalah batas usia pendaftar. Untuk program Magister (S2), usia maksimal pelamar adalah 40 tahun, sedangkan untuk program Doktor (S3) usia maksimalnya adalah 45 tahun.

Selain itu, pendaftar juga harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 pada jenjang pendidikan sebelumnya. Kemampuan bahasa Inggris juga menjadi salah satu syarat penting, yang dibuktikan dengan skor minimal IELTS 6.0 atau TOEFL PBT 550.

Bagi pelamar yang memilih program Magister Riset atau Doktor, terdapat syarat tambahan berupa proposal penelitian. Proposal tersebut harus relevan dengan bidang studi yang dipilih dan memiliki panjang minimal 1.000 kata.

Dalam pelaksanaannya, program MIS memprioritaskan beberapa bidang studi tertentu. Bidang yang menjadi prioritas meliputi pendidikan, seni dan humaniora, ilmu sosial, jurnalistik, serta informasi.

Selain itu, bidang bisnis, administrasi, dan hukum juga termasuk dalam program studi yang didukung oleh beasiswa ini. Bidang ilmu alam, matematika, dan statistik juga masuk dalam prioritas penerimaan beasiswa.

Program ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang ingin mendalami teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, bidang teknik, manufaktur, dan konstruksi juga termasuk dalam fokus program studi yang ditawarkan.

Bidang pertanian, kehutanan, perikanan, serta kedokteran hewan juga tersedia bagi pendaftar. Selain itu terdapat pula bidang kesehatan dan kesejahteraan, meskipun tidak mencakup program studi kedokteran, keperawatan, maupun farmasi.

Mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa MIS dapat memilih berbagai perguruan tinggi di Malaysia yang telah bekerja sama dengan program ini.

Sejumlah universitas negeri ternama menjadi bagian dari daftar perguruan tinggi tujuan, seperti Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universiti Sains Malaysia (USM), Universiti Putra Malaysia (UPM), dan Universiti Malaya (UM).

Selain itu terdapat juga Universiti Teknologi Mara (UiTM), Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM), Universiti Utara Malaysia (UUM), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), hingga Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

Pilihan universitas lainnya meliputi Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Universiti Malaysia Terengganu (UMT), serta Universiti Malaysia Sabah (UMS).

Selain perguruan tinggi negeri, terdapat pula beberapa perguruan tinggi swasta yang bekerja sama dengan program ini, yaitu Universiti Teknologi Petronas (UTP), Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), Multimedia University (MMU), dan INCEIF University.

Proses pendaftaran beasiswa Malaysia International Scholarship dilakukan secara online melalui laman resmi. Pendaftar harus mengisi formulir permohonan serta mengunggah sejumlah dokumen yang diperlukan dalam format PDF.

Dokumen tersebut meliputi salinan paspor yang masih berlaku minimal enam bulan, salinan transkrip akademik, serta sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Pendaftar juga harus melampirkan dua surat rekomendasi sebagai bagian dari persyaratan seleksi.

Selain itu, peserta juga diminta menyertakan surat penerimaan dari universitas di Malaysia apabila sudah diterima atau sedang menempuh studi di perguruan tinggi tersebut.

Dokumen lain yang harus dilampirkan adalah curriculum vitae (CV) serta proposal penelitian bagi pelamar program Magister Riset dan Doktor.

Seluruh dokumen yang diunggah dalam proses pendaftaran harus menggunakan bahasa Inggris. Apabila dokumen asli menggunakan bahasa lain, pendaftar wajib melampirkan terjemahan resmi dalam bahasa Inggris yang telah disahkan.

Program beasiswa Malaysia International Scholarship menjadi salah satu peluang menarik bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di Malaysia dengan dukungan pembiayaan penuh dari pemerintah. (vip)

Berita Sebelumnya
Cara Hapus Akun Dana Secara Permanen

Inilah Cara Menonaktifkan dan Menghapus Akun Dana Secara Permanen

Berita Selanjutnya
SNBT

Kapan Pendaftaran SNBT 2026 Dibuka? Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya