BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Tim dari Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kemranjen yang tergabung dalam Satpol PP Kabupaten Banyumas berhasil melakukan evakuasi terhadap seekor biawak yang ditemukan berada di dalam gudang rumah seorang warga Desa Sibalung, Kecamatan Kemranjen pada hari Senin, 18 Mei.
Kejadian ini bermula ketika pemilik rumah, Ilham, melaporkan penemuan dua biawak berukuran besar yang berada di dekat kolam ikan di belakang rumahnya.
Menyadari adanya potensi bahaya dan ketidakmampuan untuk menangani situasi tersebut, Ilham pun memutuskan untuk meminta bantuan kepada pihak Damkar Kemranjen.
Ilham menjelaskan bahwa ketika ia membuka pintu, kedua biawak tersebut langsung berlari ke arah yang berbeda. Satu biawak lari menjauh ke sekitar area rumah, sedangkan satu lagi segera masuk ke dalam gudang kayu.
“Satu biawak lari ke sekitar rumah dan biawak yang satunya lagi masuk ke dalam gudang kayu,” ungkap Riswan Harto Waluyo sebagai Komandan Regu 2 Pos Damkar Kemranjen.
Keberadaan biawak di area permukiman warga jelas menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi keluarga Ilham.
Tim Damkar yang tiba di lokasi menemukan biawak itu bersembunyi di bawah tumpukan kayu di dalam gudang.
Untuk memudahkan proses penangkapan, petugas terlebih dahulu harus membongkar material kayu yang menutupi lokasi persembunyian biawak tersebut.
Setelah akses terbuka, tim kemudian memulai proses evakuasi menggunakan peralatan sederhana.
Riswan juga menambahkan bahwa dalam proses evakuasi tersebut, timnya hanya menggunakan grabstick, sarung tangan, dan senter.
Meskipun tidak mengalami kendala berarti saat melakukan evakuasi, tim tetap harus mengeluarkan tenaga ekstra karena ukuran tubuh biawak yang cukup besar.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan keterampilan petugas pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
Setelah beberapa saat bekerja keras, akhirnya tim Damkar berhasil menangkap biawak tersebut tanpa menimbulkan gangguan lebih lanjut pada lingkungan sekitar.
Keberhasilan ini tentu saja memberikan rasa lega bagi pemilik rumah. Ilham mengungkapkan rasa syukurnya setelah biawak berhasil dievakuasi dengan selamat dan tanpa kesulitan.
“Alhamdulillah, biawak di rumah saya sudah tertangkap tanpa kesulitan. Terima kasih Damkar Kemranjen sudah sigap,” tandas Ilham.
Kejadian seperti ini bukanlah hal baru bagi masyarakat setempat. Biawak sering kali ditemukan berkeliaran di area permukiman warga Banyumas, terutama saat musim hujan ketika makanan menjadi lebih mudah didapatkan oleh reptil besar ini. (fij/stch/dda)
















