BANYUMASEKSPRES.ID, Presenter dan aktris Fanny Ghassani berbagi pandangannya tentang momen berbuka puasa di bulan Ramadan, yang bagi dirinya menjadi saat istimewa untuk menikmati berbagai makanan tanpa harus terlalu membatasi diri.
Selama ini, Fanny dikenal sebagai sosok yang disiplin dalam menjaga bentuk tubuhnya.
Ia rutin berolahraga dan sangat memperhatikan pola makannya demi menjaga kebugaran serta penampilannya di layar kaca.
Namun, saat bulan suci Ramadan tiba, Fanny mengungkapkan bahwa ia cenderung lebih santai dalam memilih makanan saat berbuka puasa.
Ia bahkan menyebut momen berbuka puasa sebagai “cheating day” bagi dirinya.
“Sebenarnya cheating day sih aku dari dulu gak pernah strict sama makanan. Aku selalu mencoba menikmati semua makanan yang ada di depan mata aku deh,” ujar Fanny Ghassani dengan penuh semangat.
Menurutnya, saat waktu berbuka tiba, ia tidak ragu untuk menikmati berbagai jenis makanan yang tersedia di hadapannya.
Mulai dari hidangan manis yang identik dengan takjil hingga gorengan yang kerap menjadi favorit banyak orang saat berbuka puasa, semuanya menjadi pilihan menarik baginya.
Meskipun begitu, Fanny tetap memiliki batasan tersendiri terkait berat badan yang ia jaga.
Ia mengaku mulai lebih ketat mengatur pola makannya jika angka di timbangan mulai mencapai batas tertentu.
“Misal, aku tuh khawatir kalau berat badan aku udah di 52 kilo. Gitu. Nah kalau aku udah di 52 kilo baru aku strict tuh makanan,” lanjutnya.
Ini menunjukkan bahwa meskipun ia suka menikmati makanan saat berbuka, Fanny tetap peduli pada kesehatan dan penampilannya.
Bagi Fanny Ghassani, menjaga berat badan bukan hanya sekadar urusan penampilan pribadi, tetapi juga berkaitan erat dengan tuntutan pekerjaannya di industri televisi yang sangat kompetitif.
Ia menyadari bahwa kamera sering kali membuat tampilan tubuh terlihat lebih besar dibandingkan dengan kondisi sebenarnya.
“Aku kan kerja di TV juga. Kalau di TV itu berat badan kan nambah besar ya, nambah kayak 5 kilo. Jadi makanya kita secara tidak langsung dituntut untuk kecil, sekecil mungkin gitu supaya di TV tuh kelihatannya proporsional,” papar Fanny sambil menekankan pentingnya menjaga penampilan dalam dunia hiburan.
Meskipun demikian, Fanny Ghassani berusaha menjalani pola hidup yang seimbang dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk selama bulan Ramadan.
Ia tidak ingin terlalu mengekang diri dalam menikmati makanan, terutama saat momen spesial seperti berbuka puasa.
Baginya, menikmati hidangan saat berbuka adalah bagian dari kebahagiaan sederhana setelah menjalani aktivitas sepanjang hari sambil menahan lapar dan haus.
Kebiasaan Fanny ini mencerminkan bagaimana banyak orang merayakan bulan suci Ramadan dengan cara yang berbeda-beda.
Momen berbuka puasa bukan hanya sekadar kegiatan fisik untuk mengisi kembali energi setelah seharian berpuasa, tetapi juga merupakan saat untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat, mempererat hubungan sosial serta memperkuat rasa syukur atas rezeki yang ada.
Fanny juga menambahkan bahwa meskipun ia senang menikmati berbagai hidangan saat berbuka puasa, ia tetap berusaha untuk tidak kehilangan fokus pada tujuan jangka panjangnya dalam menjaga kesehatan tubuhnya.
Ia mengatakan penting untuk mengetahui kapan harus bersenang-senang dan kapan harus kembali ke rutinitas disiplin dalam menjaga pola makan dan kebugaran.
Di tengah kesibukannya sebagai presenter dan aktris, Fanny Ghassani juga menyadari bahwa memiliki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangatlah penting.
Dalam dunia hiburan yang selalu berubah dan menuntut adaptasi cepat terhadap tren terbaru, menjaga kesehatan mental dan fisik menjadi prioritas utama bagi dirinya.
Ia percaya bahwa dengan merayakan momen-momen kecil seperti berbuka puasa dengan penuh sukacita dapat membantu menciptakan keseimbangan hidup yang lebih baik.
Sebagai seorang publik figur, Fanny juga memahami bahwa perilakunya dapat memengaruhi banyak orang yang mengidolakan serta mengikuti jejak kariernya.
Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk memberikan contoh positif dalam hal menjaga kesehatan sembari tetap menikmati hidup. (*/stch/dda)
















