Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Cara Daftar Beasiswa S2-S3 Prancis dengan Tunjangan Hingga 40 Juta per Bulan

Beasiswa S2 S3 PrancisBeasiswa S2 S3 Prancis
Beasiswa France Excellence Eiffel kembali dibuka untuk mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi S2 dan S3 di Prancis.

BANYUMASEKSPRES.ID, Program beasiswa France Excellence Eiffel kembali membuka peluang besar bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Prancis pada jenjang S2 dan S3.

Program ini menjadi salah satu beasiswa paling bergengsi yang ditawarkan Pemerintah Prancis. Sejak awal dirancang untuk menarik calon pemimpin masa depan, beasiswa ini menargetkan mahasiswa berprestasi yang siap berkontribusi setelah menyelesaikan studi.

Pemerintah Prancis melalui program ini ingin memastikan bahwa talenta terbaik dunia dapat berkembang di lingkungan akademik mereka.

Selama mengikuti program, penerima beasiswa juga berkesempatan membangun jaringan luas bersama akademisi, peneliti, serta institusi pendidikan ternama di berbagai kota besar Prancis. Relasi semacam ini sering menjadi pintu pembuka menuju karier global.

France Excellence Eiffel Scholarship dikenal sebagai salah satu program beasiswa internasional yang memiliki seleksi ketat. Fokusnya untuk mendukung studi Master dan Doktoral di universitas-universitas terkemuka.

Dilansir dari laman campusfrance.org, Kamis (11/12/2025), beasiswa ini merupakan bagian dari diplomasi pendidikan Pemerintah Prancis untuk menarik mahasiswa berkualitas dari seluruh dunia.

Penerima beasiswa akan mendapatkan berbagai fasilitas. Tunjangan hidup per bulan mencapai €1.200 untuk jenjang S2, setara kurang lebih Rp 23 juta. Sementara itu, penerima S3 memperoleh €2.100 per bulan atau sekitar Rp 40 juta.

Dana tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan hidup selama masa studi. Selain itu, ada dukungan akomodasi, asuransi kesehatan, transportasi internasional dan nasional, hingga akses ke berbagai kegiatan budaya.

Penerima beasiswa juga akan terhubung dengan The Eiffel Alumni Community yang tersebar di berbagai negara.

Beasiswa ini mendukung banyak bidang studi. Tidak hanya sains dan teknologi, tetapi juga jurusan humaniora dan ilmu sosial.

Beberapa bidang yang sering dipilih antara lain biologi, kesehatan, transisi ekologi, matematika, ilmu digital, engineering, hukum, ilmu politik, ekonomi, manajemen, serta sejarah, bahasa, dan peradaban Prancis.

Setiap universitas memiliki fokus program yang berbeda, sehingga pemilihan kampus menjadi langkah penting.

Penerima bisa belajar di kampus ternama seperti PSL Universite Paris, Université Paris-Saclay, Sorbonne Université, ENS de Lyon, Pantheon Sorbonne Université Paris 1, Université de Strasbourg, SciencesPo, Université Paris Cité, Université Grenoble Alpes, hingga Institut National Des Sciences Appliquees Lyon.

Syarat pendaftaran sebenarnya cukup jelas. Pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia dan sudah menyelesaikan pendidikan S1 untuk mendaftar S2 atau S2 untuk mendaftar S3.

Batas usia juga ditentukan, maksimal 29 tahun untuk program S2 dan 35 tahun untuk program S3.

Pelamar wajib sudah diterima di institusi pendidikan tinggi Prancis yang berada dalam naungan MESRI, serta memperoleh rekomendasi dari kampus tersebut. Calon penerima tidak boleh sedang menerima beasiswa lain.

Dokumen yang harus disiapkan meliputi identitas diri, CV, ijazah dan transkrip, sertifikat bahasa Inggris atau Prancis, surat penerimaan awal dari kampus tujuan, surat rekomendasi, project statement, durasi beasiswa, hingga bukti pendaftaran asuransi kesehatan nasional Prancis.

Untuk pendaftar S3, dibutuhkan tambahan berupa proposal riset disertasi dan beberapa rekomendasi dari pihak laboratorium maupun direktur tesis.

Jadwal pendaftaran untuk periode 2025/2026 sudah ditetapkan. Pendaftaran dibuka pada 1 Oktober 2025, sementara batas akhir pengajuan berkas oleh universitas ke Campus France adalah 8 Januari 2026.

Hasil seleksi diumumkan pada 30 Maret 2026. Proses pendaftaran biasanya dimulai dengan konsultasi ke Campus France Indonesia atau Kedutaan Prancis.

Setelah itu pelamar menghubungi layanan internasional di kampus tujuan dan memeriksa syarat serta tenggat mereka. Jika kampus menyetujui aplikasi, pihak universitas akan mengajukan berkas ke Campus France secara daring.

Kesempatan ini bisa dimanfaatkan mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan karier akademik di lingkungan global dengan dukungan finansial penuh dari pemerintah Prancis. (vip)

Berita Sebelumnya
Perwakilan penerima bansos menunjukkan KTP dan surat kuasa saat pengambilan bantuan sosial 2025, memastikan proses berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran sesuai aturan pemerintah.

Cara Ambil Bansos Pakai Surat Kuasa, Format & Prosedur Resmi Kemensos 2025

Berita Selanjutnya
Peserta dapat melakukan cek status BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN yang tersedia di Google Play Store maupun App Store secara resmi

Cara Daftar PBI JKN Kemensos agar Mendapat BPJS Kesehatan Tanpa Iuran