BANYUMASEKSPRES.ID, Kompetisi tertinggi antar klub Asia akhirnya memasuki babak gugur setelah fase liga rampung digelar.
AFC Champions League Elite musim ini menghadirkan format baru yang membagi peserta ke dalam dua wilayah, yakni Barat dan Timur, menggunakan sistem liga ala swiss system.
Sebanyak 12 tim bersaing di masing-masing wilayah untuk memperebutkan delapan tiket menuju babak 16 besar.
Dengan format tersebut, hanya tim-tim dengan konsistensi terbaik yang mampu melangkah ke fase knock-out dan menjaga asa menjadi raja Asia.
Menariknya, pada fase gugur kali ini hanya ada satu pemain Timnas Indonesia yang tampil. Sosok tersebut adalah Sandy Walsh, bek kanan naturalisasi yang kini memperkuat klub Thailand, Buriram United.
Format Babak Gugur dan Keuntungan Tuan Rumah
Babak 16 besar AFC Champions League Elite digelar dengan sistem dua leg, kandang dan tandang.
Artinya, setiap tim akan memiliki kesempatan bermain di markas sendiri sebelum agregat akhir menentukan siapa yang berhak melaju ke perempat final.
Namun, mulai fase delapan besar hingga final, pertandingan akan menggunakan sistem home tournament yang dipusatkan di Jeddah, Arab Saudi.

Skema ini membuat klub-klub asal Arab Saudi berpotensi mendapat keuntungan dari sisi adaptasi dan dukungan suporter.
Dengan banyaknya pemain bintang yang kini merumput di Liga Arab Saudi, persaingan diprediksi semakin sengit. Atmosfer kompetisi pun diyakini akan meningkat tajam memasuki fase-fase krusial tersebut.
Selain itu, baru-baru ini FIFA membahas aturan “Prestianni Law” dalam dugaan rasisme laga Benfica Vs Real Madrid. Hal ini membuat para tim sepakbola memberikan kontribusi tanpa melayangkan pelanggaran aturan.
Sandy Walsh dan Perjalanan Buriram United
Kehadiran Sandy Walsh menjadi sorotan tersendiri bagi publik Indonesia. Ia menjadi satu-satunya representasi Merah Putih yang masih bertahan di AFC Champions League Elite musim ini.
Bersama Buriram United, Walsh tampil dalam lima dari delapan pertandingan di fase liga wilayah Timur.
Kontribusinya membantu tim berjuluk Thunder Castle tersebut finis di posisi keempat klasemen dengan raihan 14 poin.
Hasil tersebut memastikan Buriram lolos ke babak 16 besar dan menjaga peluang untuk melangkah lebih jauh.
Pada fase knock-out, Buriram akan menghadapi wakil Australia, Melbourne City, dalam duel dua leg yang diprediksi berlangsung ketat.
Laga ini menjadi ujian penting bagi Walsh dan rekan-rekannya untuk membuktikan kapasitas di level tertinggi Asia. Jika mampu tampil solid, bukan tidak mungkin Buriram mencetak kejutan.
Daftar Lengkap Tim Lolos 16 Besar ACL Elite
Berikut daftar 16 klub yang berhasil memastikan tiket ke babak gugur AFC Champions League Elite musim ini:
Wilayah Barat
- Al Sadd (Qatar)
- Al Hilal (Arab Saudi)
- Al Duhail (Qatar)
- Al Ahli (Arab Saudi)
- Shabab Al Ahli (UEA)
- Tractor (Iran)
- Al Wahda (UEA)
- Al Ittihad (Arab Saudi)
Wilayah Timur
- Gangwon FC (Korea Selatan)
- Machida Zelvia (Jepang)
- FC Seoul (Korea Selatan)
- Vissel Kobe (Jepang)
- Johor Darul Ta’zim (Malaysia)
- Sanfrecce Hiroshima (Jepang)
- Melbourne City (Australia)
- Buriram United (Thailand)
Kehadiran klub-klub kuat dari Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, hingga Australia membuat persaingan semakin kompetitif.
Wakil Asia Tenggara seperti Johor Darul Ta’zim dan Buriram United juga menunjukkan bahwa kualitas sepak bola kawasan ini terus berkembang.
Persaingan Menuju Gelar Juara Asia
Babak 16 besar AFC Champions League Elite dipastikan menghadirkan duel-duel menarik dengan intensitas tinggi. Setiap kesalahan kecil bisa menjadi penentu nasib tim dalam format dua leg yang ketat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perhatian tentu tertuju pada kiprah Sandy Walsh bersama Buriram United.
Jika mampu melangkah jauh, hal tersebut akan menjadi catatan positif bagi representasi pemain Indonesia di level kompetisi elite Asia.
Dengan format baru, atmosfer berbeda, dan deretan klub bertabur bintang, AFC Champions League Elite musim ini menjanjikan drama dan kejutan hingga partai puncak.
Semua mata kini tertuju pada siapa yang akan bertahan dan siapa yang harus angkat koper di fase gugur.(*/nds)
















