BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Potensi wisata religi di Gunung Srandil, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, kembali menarik perhatian publik setelah spiritualis kondang yang dikenal sebagai Mba Rara Pawang menyuarakan harapannya untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat spiritual berbasis kearifan lokal.
Dalam kunjungan spiritualnya ke rumah dinas Bupati Cilacap, Mba Rara menekankan pentingnya mengangkat nilai-nilai lokal dan spiritual yang melekat kuat pada Gunung Srandil, yang selama ini telah dikenal sebagai tempat tirakat oleh banyak tokoh kepercayaan dan peziarah dari berbagai daerah.
“Gunung Srandil tidak hanya tempat untuk tirakat, tapi jadi pusat spiritual yang menyimpan petilasan leluhur Tanah Jawa, yakni Kaki Semar,” ujar Mba Rara pada Jumat, 25 April 2025.
Sebagai simbol dukungan spiritual terhadap pengembangan kawasan tersebut, Mba Rara turut menyerahkan wayang tokoh Semar kepada Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman, yang menurutnya merupakan perlambang kepemimpinan yang bijaksana dan mampu menjadi pengayom rakyat.
“Semar itu pemimpin yang amanah,” lanjutnya dalam pernyataannya yang sarat dengan pesan moral dan filosofi kepemimpinan Jawa.
Gunung Srandil selama ini memang dikenal luas sebagai lokasi petilasan yang dipercaya berkaitan erat dengan tokoh-tokoh pewayangan dan leluhur Nusantara, menjadikannya tempat yang memiliki magnet spiritual yang kuat, serta daya tarik wisata religi yang bisa menjadi potensi besar jika dikelola secara tepat.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh Mba Rara, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman menyatakan dukungannya dan mengakui bahwa kawasan Gunung Srandil memang memiliki nilai spiritual dan budaya yang sangat tinggi, yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata religi yang unggul.
“Jika ada perbaikan infrastruktur dan fasilitas yang lebih baik, maka wisatawan yang datang akan merasa puas dan tidak kecewa,” ujar Syamsul, menyoroti pentingnya kenyamanan bagi para peziarah dan pengunjung agar bisa menikmati pengalaman spiritual yang berkesan.
Ia menambahkan, Pemkab Cilacap melalui dinas terkait akan menindaklanjuti rencana pengembangan tersebut agar tidak hanya berdampak secara spiritual bagi masyarakat, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
“Di Srandil sangat sejalan dengan kearifan lokal di luar seni dan budaya, jadi jika sangat berpotensi kita akan kembangkan,” tuturnya menutup pernyataan.
Rencana pengembangan Gunung Srandil sebagai wisata religi ini dinilai sangat strategis karena tidak hanya mengedepankan aspek budaya dan sejarah lokal, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan konsep yang menggabungkan spiritualitas, nilai budaya lokal, dan dukungan infrastruktur, Gunung Srandil diharapkan menjadi salah satu ikon wisata religi unggulan di Jawa Tengah yang mampu memberikan pengalaman batiniah sekaligus manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. (jul/*stch)
















