Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Kemensos Siapkan Bansos Berbasis Biometrik Wajah untuk Cegah Salah Sasaran
Pasar Sumpiuh Mulai Diperbaiki, Los Ikan dan Area Becek Jadi Sasaran

Pasar Sumpiuh Mulai Diperbaiki, Los Ikan dan Area Becek Jadi Sasaran

Pasar Sumpiuh Mulai DiperbaikiPasar Sumpiuh Mulai Diperbaiki
PERBAIKAN: Kondisi pintu los ikan Pasar Sumpiuh mengalami kerusakan mendapatkan perbaikan di tahun anggaran 2026 ini, Rabu (16/9)

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Sejumlah fasilitas di Pasar Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, mendapatkan pemeliharaan pada tahun anggaran 2026.

Perbaikan tersebut menyasar los ikan serta area di bagian selatan pasar yang selama ini kerap becek ketika hujan.

Pemeliharaan dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pedagang maupun pengunjung Pasar Sumpiuh.

Pekerjaan meliputi perbaikan pintu dan plafon los ikan serta pengecoran atau rabat beton di area selatan pasar.

Pengelola Pasar Sumpiuh Agus Haryanto mengatakan, kondisi pintu dan plafon pada los ikan mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan.

Selain itu, bagian depan los ikan masih berupa tanah dan menjadi becek saat musim hujan.

“Sebelah selatan pasar dicor agar ketika hujan tidak becek,” kata Agus, Rabu (16/9).

Kondisi tersebut sebelumnya berpotensi mengganggu aktivitas pedagang, khususnya ketika hujan turun.

Genangan dan permukaan tanah yang becek juga dapat membuat akses di sekitar los menjadi kurang nyaman bagi pengunjung.

Mandor pekerjaan Sutarto menjelaskan, pemeliharaan Pasar Sumpiuh tidak hanya menyasar area tanah yang akan diperkeras.

Pekerjaan juga mencakup perbaikan bagian bangunan los ikan yang mengalami kerusakan.

Salah satu pekerjaan yang sedang berlangsung adalah rabat beton sepanjang 63 meter di area selatan pasar. Pada saat yang sama, pemasangan plafon los ikan mulai dikerjakan.

Pekerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan aktivitas perdagangan di Pasar Sumpiuh.

Pasar tetap beroperasi sehingga waktu pengerjaan perlu diatur agar tidak terlalu mengganggu pedagang dan pengunjung.

Menurut Sutarto, aktivitas pasar cukup ramai pada hari pasaran, terutama Rabu dan Sabtu. Namun, pada hari lainnya juga masih terdapat pedagang yang berjualan.

“Hari pasaran Rabu dan Sabtu, selain hari itu banyak pedagang tetap jualan. Jadi, direncanakan ada lembur malam untuk pemasangan pintunya nanti,” ujar Sutarto.

Pengaturan waktu tersebut menjadi bagian dari upaya agar proses pemeliharaan dapat berjalan tanpa menghambat kegiatan perdagangan.

Los ikan menjadi salah satu fasilitas yang mendapatkan perhatian dalam pemeliharaan tahun anggaran 2026.

Kerusakan pintu dan plafon menjadi bagian yang ditangani dalam pekerjaan tersebut.

Perbaikan fasilitas los penting dilakukan karena area tersebut digunakan untuk aktivitas perdagangan setiap hari.

Kondisi bangunan yang terawat juga diperlukan untuk mendukung kenyamanan pedagang dan pembeli.

Selain perbaikan bangunan, penanganan area selatan melalui rabat beton diharapkan dapat mengurangi persoalan becek ketika hujan.

Permukaan tanah yang diperkeras akan membuat akses di sekitar los lebih mudah digunakan dibandingkan kondisi sebelumnya.

Pekerjaan juga dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan situasi di lapangan.

Pemasangan plafon, misalnya, dioptimalkan pada siang hari ketika aktivitas pasar mulai lebih sepi.

Sementara pekerjaan pintu direncanakan dapat dilakukan pada malam hari apabila diperlukan.

Dengan pengaturan tersebut, pemeliharaan diharapkan tetap berjalan sesuai target tanpa mengganggu aktivitas utama pasar.

Pemeliharaan Pasar Sumpiuh ditargetkan selesai pada 16 Oktober 2026. Pelaksanaan pekerjaan memiliki durasi selama 45 hari kalender.

Setelah seluruh pekerjaan selesai, fasilitas los ikan diharapkan dapat kembali digunakan dengan kondisi yang lebih baik.

Area selatan pasar juga diharapkan tidak lagi mudah becek ketika hujan karena telah mendapatkan penanganan berupa rabat beton.

Perbaikan tersebut menjadi bagian dari pemeliharaan fasilitas pasar agar kegiatan perdagangan dapat berlangsung dengan lebih nyaman.

Penataan dan pemeliharaan fasilitas juga diperlukan mengingat pasar menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Sumpiuh.

Dengan pekerjaan yang masih berlangsung, pedagang dan pengunjung diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas selama proses pemeliharaan.

Pengelola dan pekerja juga mengatur waktu pengerjaan agar akses serta kegiatan perdagangan tetap dapat berjalan.

Jika seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal, sejumlah fasilitas yang sebelumnya mengalami kerusakan maupun kondisi kurang nyaman diharapkan dapat digunakan kembali secara lebih optimal. (fij/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Penyaluran Bansos Bakal Gunakan Biometrik Wajah

Kemensos Siapkan Bansos Berbasis Biometrik Wajah untuk Cegah Salah Sasaran