BANYUMASEKSPRES.ID, Huawei Nova 16 SE resmi meluncur di China pada 5 Agustus 2026 sebagai anggota terbaru keluarga Nova 16. Ponsel ini langsung menarik perhatian berkat baterai jumbo 8.500 mAh dan dukungan pengisian cepat 66W.
Harga Huawei Nova 16 SE dimulai dari 2.499 yuan untuk varian 128 GB atau sekitar Rp5,8 jutaan berdasarkan konversi rupiah. Harga tersebut merupakan banderol di China dan belum bisa dianggap sebagai harga resmi Huawei Nova 16 SE di Indonesia.
Peluncuran Nova 16 SE juga menandai kembalinya varian SE setelah Huawei terakhir menghadirkan Nova 12 SE pada 2024. Kali ini Huawei menonjolkan daya tahan baterai, layar terang, kemampuan kamera, serta konektivitas sebagai daya tarik utamanya.
Dengan kapasitas 8.500 mAh, Huawei Nova 16 SE menyasar pengguna yang membutuhkan smartphone untuk aktivitas panjang. Baterai tersebut cocok untuk penggunaan seperti menonton video, bermain gim, bekerja, hingga aktif di media sosial tanpa terlalu sering mengisi daya.
Baterai 8.500 mAh menjadi fitur paling menonjol pada Huawei Nova 16 SE. Kapasitas tersebut dipadukan dengan teknologi pengisian cepat kabel 66W untuk membantu mempercepat proses pengisian ulang.
Huawei tetap mempertahankan bodi yang relatif ramping meski membawa baterai berkapasitas sangat besar. Ketebalan perangkat tercatat sekitar 7,98 mm dengan bobot 229 gram.
Huawei Nova 16 SE menggunakan layar OLED datar berukuran 6,84 inci. Panel tersebut memiliki resolusi 2.756 x 1.272 piksel, refresh rate 120 Hz, serta kecerahan lokal puncak hingga 8.000 nits.
Huawei turut menyematkan teknologi PWM frekuensi tinggi 1.440 Hz pada layarnya. Kombinasi tersebut membuat tampilan lebih mulus saat menggulir layar dan tetap dirancang nyaman digunakan pada kondisi pencahayaan rendah.
Dari sisi ketahanan, perangkat menggunakan rangka aluminium dan panel belakang fiberglass. Nova 16 SE juga memiliki sertifikasi IP66, IP68, IP69, serta IP69K untuk perlindungan terhadap debu dan air.
Huawei Nova 16 SE ditenagai chipset Kirin 8020 yang menjadi pusat pemrosesan perangkat. Ponsel ini tersedia dengan kapasitas penyimpanan hingga 512 GB dan menjalankan sistem operasi HarmonyOS 6.1.
Untuk konektivitas, perangkat mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, Star Flash 2.0, serta komunikasi melalui satelit Beidou. Fitur komunikasi satelit tersebut dapat menjadi alternatif ketika pengguna berada di lokasi tanpa jangkauan jaringan seluler.
Sektor fotografi Huawei Nova 16 SE mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor berukuran 1/1,56 inci. Kamera tersebut menggunakan sensor RYYB dan dilengkapi optical image stabilization atau OIS.
Huawei juga menyematkan sensor warna Red Maple untuk membantu menghasilkan reproduksi warna yang lebih baik. Sementara itu, kamera depan beresolusi 32 MP ditujukan untuk swafoto dan kebutuhan komunikasi video.
Fitur lain yang tersedia mencakup speaker ganda, pemindai sidik jari di sisi bodi, IR blaster, dan NFC. Kelengkapan tersebut membuat Nova 16 SE tidak hanya mengandalkan kapasitas baterai sebagai nilai jual.
Huawei menjual Nova 16 SE dalam tiga pilihan penyimpanan di pasar China. Varian 128 GB dibanderol 2.499 yuan, model 256 GB seharga 2.699 yuan, sedangkan versi 512 GB mencapai 3.199 yuan.
Jika dikonversikan secara kasar, harga model termurah berada di kisaran Rp5,8 jutaan. Namun, angka tersebut hanya hasil konversi dan bukan harga jual resmi Huawei Nova 16 SE di Indonesia.
Huawei menyediakan empat pilihan warna untuk Nova 16 SE, yakni Starry Black, Sky White, Dawn Orange, dan Sakura Sky. Pilihan tersebut membuat perangkat tetap membawa karakter desain khas seri Nova yang menyasar pengguna dengan perhatian pada gaya.
Hingga Agustus 2026, Nova 16 SE dilaporkan baru tersedia untuk pasar China. Belum ada pengumuman resmi yang memastikan perangkat ini akan dijual di Indonesia atau negara lain.
Dengan harga mulai 2.499 yuan atau sekitar Rp5,8 jutaan di China, ponsel ini menjadi salah satu perangkat kelas menengah yang menarik pada Agustus 2026. Konsumen Indonesia tetap perlu menunggu pengumuman resmi Huawei sebelum menjadikan angka tersebut sebagai patokan harga Nova 16 SE di Tanah Air. (mdr)
















