Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Investasi Rp 2,9 Triliun, Pabrik Astra Daihatsu Mobil di Karawang Produksi 5 Model Sekaligus

Investasi rp 2,9 triliun, pabrik mobil di karawang produksi 5 model sekaligusInvestasi rp 2,9 triliun, pabrik mobil di karawang produksi 5 model sekaligus

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Pabrik perakitan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Karawang, Jawa Barat, kini secara resmi memproduksi lima model kendaraan, menyusul pemindahan lini produksi Daihatsu Xenia dari pabrik lama di Sunter, Jakarta Utara. Perpindahan ini dimulai sejak April 2025 dan menjadi bagian dari strategi konsolidasi produksi kendaraan penumpang di fasilitas terbaru ADM.

Direktur Pemasaran PT ADM, Sri Agung Handayani, menyebutkan bahwa saat ini Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) menangani produksi dua model Daihatsu dan tiga model Toyota. Langkah ini semakin memperkuat posisi Karawang sebagai pusat manufaktur kendaraan strategis untuk pasar domestik dan ekspor.

“(Pabrik Karawang) sekarang produksi Daihatsu Ayla, Toyota Agya dan Toyota Wigo. Wigo khusus untuk pasar ekspor. Terus per April 2025, kita pindahan untuk Xenia-Avanza ke sana, Gran Max tetap di Sunter,” kata Sri Agung.

Namun, ketika ditanya mengenai potensi produksi Daihatsu Rocky Hybrid di pabrik Karawang, Agung memilih tertawa kecil. Ia belum dapat memberikan kepastian apa pun terkait hal tersebut. Untuk saat ini, ADM masih fokus pada optimalisasi produksi dari lima model yang telah berjalan di KAP 2.

“Jadi, saat ini kita fokus untuk model-model itu dulu di pabrik Daihatsu KAP 2,” ujarnya menegaskan.

Sebagai informasi, pabrik Karawang Assembly Plant 2 resmi beroperasi sejak Februari 2025 setelah proses pembangunan selama dua tahun dengan nilai investasi mencapai Rp 2,9 triliun. Fasilitas ini merupakan bagian penting dari roadmap transformasi produksi ADM untuk menjawab tantangan industri otomotif yang semakin dinamis.

KAP 2 dibangun di atas lahan seluas 26 hektare dan mengusung konsep ESSC (Evolution – Simple – Slim – Compact) yang menekankan efisiensi ruang, alur kerja, dan teknologi. Pabrik ini menjadi fasilitas produksi ke-6 milik Daihatsu di Indonesia, sekaligus yang paling modern dan ramah lingkungan.

Kapasitas produksi tahunan pabrik ini mencapai 140.000 unit, yang berkontribusi terhadap total kemampuan produksi ADM secara nasional sebesar 530.000 unit mobil per tahun. Capaian ini memperkuat daya saing ADM dalam ekosistem produksi otomotif di kawasan Asia Tenggara.

Dukungan terhadap kemampuan produksi juga datang dari rantai pasok yang kuat, dengan lebih dari 1.700 pemasok, termasuk 700 pelaku UMKM. Tingkat lokalisasi komponen pun telah mencapai 80 persen, yang secara langsung berdampak pada efisiensi biaya produksi dan peningkatan kemandirian industri nasional.

Dalam operasionalnya, pabrik KAP 2 dilengkapi tiga fasilitas utama yang terintegrasi, yakni Body Shop (pengelasan bodi), Painting Shop (pengecatan), dan Assembling Line (perakitan). Ketiganya menggunakan teknologi manufaktur terkini yang mendukung otomasi proses produksi dan presisi kualitas.

Tak hanya efisien dari sisi produksi, pabrik ini juga menunjukkan komitmen lingkungan. Daihatsu mengklaim bahwa dengan optimalisasi energi dan sistem produksi terbaru, KAP 2 mampu mengurangi emisi karbon hingga 20 persen dibandingkan fasilitas sebelumnya.

Pemindahan produksi Xenia ke Karawang juga mempertegas strategi ADM untuk merespons dinamika pasar otomotif nasional yang kini semakin kompetitif, termasuk dalam sektor kendaraan low MPV yang masih menjadi salah satu segmen terbesar di Indonesia.

Dengan dukungan infrastruktur produksi mutakhir dan sumber daya manusia terlatih, KAP 2 diharapkan mendorong pertumbuhan ekspor mobil buatan Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Daihatsu dan Toyota di pasar domestik.

Seiring dengan ekspansi produksi dan integrasi sistem manufaktur, Karawang kini benar-benar menjadi kawasan industri otomotif strategis yang menopang masa depan industri kendaraan roda empat Tanah Air. (*)

Berita Sebelumnya
Bupati kebumen salurkan alat bantu untuk 116 siswa slb

Bupati Kebumen Salurkan Bantuan Alat Bantu untuk 116 Siswa SLB di Gombong

Berita Selanjutnya
Batas maksimal gaji orang tua agar siswa bisa dapat kip kuliah 2025

Batas Maksimal Gaji Orang Tua agar Siswa Bisa Dapat KIP Kuliah 2025