BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Warga Dusun Nusa Indah, yang terletak di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, saat ini mengajukan permohonan mendesak kepada pemerintah terkait kondisi jalan dan tanggul irigasi yang mengalami kerusakan parah.
Dengan panjang sekitar 1,3 kilometer dan lebar 2,5 meter, jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jalan tersebut tidak hanya menghubungkan Desa Menganti dengan desa-desa lain seperti Kuripan dan Tritih Wetan, tetapi juga menjadi jalur utama bagi mobilitas warga.
Ketua RW 08 Dusun Nusa Indah, Kamsi Gautama, menjelaskan bahwa jalan ini sebelumnya merupakan tanggul irigasi milik PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) Provinsi.
Sejak tahun 1980-an, warga setempat mengambil inisiatif untuk memperlebar dan membangun jalan tersebut secara swadaya guna memenuhi kebutuhan transportasi mereka.
“Kalau jalan rusak atau longsor, warga yang memperbaiki secara swadaya. Tapi sekarang masyarakat mulai merasa keberatan kalau harus terus menerus memperbaiki sendiri,” ungkapnya pada hari Selasa (12/5).
Kondisi jalan saat ini memang sangat memprihatinkan. Banyak titik yang rawan longsor dan berbahaya bagi pengguna jalan.
Kamsi menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dan memerlukan penanganan serius dari pemerintah.
Bersama dengan pemerintah desa, mereka telah mengajukan proposal agar pembangunan jalan dapat dimasukkan dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim Cilacap.
“Proposal sudah kami ajukan dan sekarang tinggal menunggu. Harapan warga tentu bisa segera direalisasikan,” tambahnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Kepala Dusun Nusa Indah, Riyanto. Ia berharap pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya dapat memberikan dukungan nyata untuk pembangunan jalan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.
Riyanto menjelaskan bahwa selama ini warga rutin mengumpulkan dana swadaya untuk perbaikan jalan tersebut.
Setiap tahun dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp 25 juta.
“Dana itu murni dari masyarakat untuk memperbaiki jalan irigasi ini,” kata Riyanto.
Tindakan kolektif dari masyarakat menunjukkan betapa besarnya kepedulian mereka terhadap infrastruktur yang mendukung kehidupan sehari-hari mereka.
Selain itu, Riyanto juga menegaskan bahwa masyarakat Dusun Nusa Indah dikenal disiplin dalam membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal ini menjadi alasan kuat bagi mereka untuk mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.
Kondisi jalan yang tidak terawat bukan hanya menjadi masalah bagi para pengguna kendaraan bermotor tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Dengan adanya ruas jalan yang rusak, akses menuju pasar atau lokasi usaha menjadi terhambat. (jul/stch/dda)
















