BANYUMASEKSPRES.ID, Sanggaluri Park Purbalingga menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di Jawa Tengah bagi keluarga yang ingin menggabungkan hiburan dan pendidikan dalam satu pengalaman liburan.
Taman ini dikenal luas sebagai wisata edukasi flora dan fauna yang menyuguhkan wahana menarik seperti taman reptil, museum uang, rumah boneka, dan area IPTEK yang dirancang untuk memberi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak dan orang dewasa sekaligus.
Terletak di Desa Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Sanggaluri Park berdiri di lahan luas yang awalnya dikenal sebagai taman reptil sebelum berkembang menjadi taman edukasi keluarga yang penuh dengan wahana interaktif dan rekreasi alam.
Pengelola tempat ini berupaya menciptakan suasana yang edukatif namun tetap menyenangkan agar pengunjung tidak hanya bermain, tetapi juga mendapat wawasan baru tentang lingkungan dan makhluk hidup.
Harga tiket masuknya tergolong sangat terjangkau dibandingkan dengan banyak tujuan wisata lainnya di Jawa Tengah, yakni sekitar Rp18.000 per orang pada hari biasa dan Rp23.000 pada akhir pekan, sehingga keluarga dapat merencanakan liburan tanpa khawatir soal biaya.
Dengan biaya tersebut, pengunjung sudah mendapatkan akses penuh ke berbagai zona edukasi, area permainan, dan atraksi satwa yang tersedia di dalam taman.
Selain itu, Sanggaluri Park buka setiap hari mulai pagi hingga sore hari, memberi fleksibilitas waktu kunjungan bagi keluarga yang ingin menikmati seluruh wahana tanpa terburu-buru.
Fasilitas yang lengkap seperti area parkir, tempat istirahat, gazebo piknik, dan spot foto menarik membuat pengalaman liburan makin nyaman dan tak terlupakan.
Wahana edukasi di Sanggaluri Park mencakup koleksi reptil dan serangga yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara, lengkap dengan spesimen kupu-kupu dan kumbang yang dipajang secara menarik.
Area ini memberi peluang bagi anak untuk mengenal beragam makhluk hidup secara langsung dan memahami pentingnya konservasi satwa dan ekosistem.
Ada juga museum yang menyimpan koleksi objek sejarah dan budaya seperti museum wayang dan artefak, yang menampilkan jenis-jenis wayang tradisional Nusantara serta artefak purbakala yang menarik untuk anak dan keluarga yang ingin mempelajari kebudayaan Indonesia.
Selain wahana edukasi dasar, taman ini juga dilengkapi dengan ruang permainan seperti istana balon, trampolin raksasa, mini train, dan taman lalu lintas yang dapat mengajarkan anak-anak tentang keselamatan di jalan dengan cara yang seru dan interaktif.
Aktivitas seperti ini membantu meningkatkan keterampilan motorik serta pemahaman anak terhadap lingkungan sekitar mereka.
Banyak keluarga memilih Sanggaluri Park sebagai lokasi staycation edukatif karena suasana alamnya yang asri dan area terbuka yang luas cocok untuk piknik atau sekadar bersantai di bawah rindangnya pepohonan.
Ruang hijau yang menyegarkan juga memberi udara pagi yang bersih sehingga cocok dikombinasikan dengan kegiatan edukatif maupun bermain anak.
Berita terbaru dari Dinporapar Purbalingga menyebutkan bahwa Sanggaluri Park tengah bersiap menambah berbagai wahana baru yang lebih menarik seperti taman Jepang bertema, pencahayaan malam hari untuk nitevaganza, serta area edukasi herbal garden dan rumah dongeng.
Penambahan ini diharapkan bisa terus menarik lebih banyak wisatawan dari dalam maupun luar daerah sehingga pengalaman kunjungan semakin bervariasi dan tidak monoton.
“Pembenahan dan penambahan wahana baru ini diharapkan dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Purbalingga, khususnya ke Sanggaluri Park,” ujar Manajer Sanggaluri Park, Atit Pininta Wilupi, yang menegaskan komitmen taman untuk terus berkembang dalam aspek edukasi dan rekreasi.
Selain wahana tetap, ada pula program berkala seperti festival dolanan anak yang melibatkan ribuan siswa PAUD dan TK di daerah sekitar, menunjukkan komitmen taman untuk mendukung kegiatan pendidikan luar kelas yang lebih luas.
Kegiatan seperti ini menjadi news value penting karena memberikan dampak positif bagi komunitas lokal sekaligus mengangkat Sanggaluri Park sebagai wahana edukasi yang relevan dalam perkembangan anak.
Tak heran jika Sanggaluri Park kini menjadi destinasi favorit keluarga saat akhir pekan atau liburan sekolah, karena selain menyuguhkan fasilitas yang ramah anak, tempat ini juga membantu memperluas wawasan anak melalui pengalaman belajar langsung di luar ruangan.
Banyak pengunjung memperhatikan bahwa anak mereka dapat belajar lebih cepat tentang satwa, sejarah, dan budaya melalui pengalaman yang langsung mereka rasakan di lapangan.

Salah satu daya tarik utama Sanggaluri Park adalah taman reptil dan museum serangga, yang memungkinkan pengunjung berinteraksi dengan berbagai spesies reptil yang sebagian besar jinak serta melihat koleksi serangga yang dipajang sedemikian rupa.
Aktivitas ini memberi pengalaman langsung bagi anak untuk memahami keanekaragaman hayati.
Di area museum uang, pengunjung dapat melihat koleksi mata uang dari berbagai periode sejarah yang dipajang secara kronologis, membantu anak belajar perkembangan ekonomi dan sejarah uang dari masa ke masa.
Museum wayang dan artefak juga memberi pelajaran berharga tentang seni tradisional dan budaya Indonesia yang kaya.
Wahana permainannya juga sangat beragam, mulai dari mini train, trampolin, hingga taman lalu lintas mini yang didesain seperti jalan sungguhan, sehingga anak dapat belajar tentang aturan jalan sambil bermain.
Konsep bermain sambil belajar ini menjadi daya tarik utama bagi keluarga yang membawa anak kecil.
Selain itu, pengunjung bisa bersantai di area gazebo dan piknik yang hijau sambil menikmati makanan dari warung makan di lokasi.
Fasilitas musholla, toilet, dan area parkir yang luas membuat kunjungan menjadi nyaman dan terjangkau untuk semua kalangan.
Dengan harga tiket yang terjangkau idak hanya membantu mengurangi beban biaya liburan, tetapi juga membuat Sanggaluri Park cocok untuk kunjungan masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.
Pilihan waktu kunjungan pun cukup fleksibel karena jam buka harian yang panjang, memudahkan keluarga merencanakan kunjungan penuh tanpa tergesa-gesa.
Aktivitas interaksi langsung dengan satwa seperti kelinci dan kura-kura menjadi pengalaman tak terlupakan bagi banyak anak yang datang, mendorong rasa cinta dan hormat terhadap makhluk hidup.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa taman bukan sekadar tempat bermain, tetapi juga lembaga pendidikan tidak formal yang efektif.
Selain wahana tetap, Sanggaluri Park juga dikenal memberikan ruang edukasi di luar kelas untuk sekolah kunjungan dan rombongan belajar yang ingin memperkaya materi pelajaran sains, biologi, sejarah, dan budaya dalam suasana yang menyenangkan.
Program seperti ini memberi nilai tambah untuk anak sekolah yang ingin merasakan pembelajaran praktis di luar ruang kelas.
Dengan demikian, Sanggaluri Park Purbalingga menjadi destinasi wisata keluarga yang lengkap, nyaman, dan bernilai edukatif tinggi tempat di mana anak dan orang tua dapat menikmati waktu berkualitas sambil memperoleh wawasan baru tentang alam, budaya, dan sains tanpa harus pergi jauh dari pusat kota. (sgsa)
















