Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Jelang Portugal vs Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Dituntut Bangkit di Piala Dunia 2026

Bangkit Ronaldo!Bangkit Ronaldo!

BANYUMASEKSPRES.ID, HOUSTON – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan global menjelang laga hidup-mati antara Portugal dan Uzbekistan dalam matchday kedua Grup K Piala Dunia 2026.

Setelah penampilan mengecewakan saat ditahan imbang oleh RD Kongo, megabintang berusia 41 tahun tersebut kini dihadapkan pada tantangan besar untuk membuktikan kemampuannya, sekaligus menjaga peluang Selecao untuk lolos ke babak 32 besar turnamen bergengsi ini.

Pertandingan antara Uzbekistan dan Portugal dijadwalkan berlangsung di NRG Stadium yang berlokasi di Houston, Amerika Serikat, pada Rabu (24/6) pukul 00.00 WIB.

Duel ini sangat krusial mengingat kedua tim sama-sama belum meraih kemenangan dalam laga pembuka mereka.

Portugal datang dengan tekanan berat setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo.

Meskipun memimpin lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Joao Neves, Selecao gagal mempertahankan keunggulan tersebut hingga harus puas berbagi poin.

Performa Cristiano Ronaldo menjadi sorotan utama dalam laga pertama ini.

Kapten tim nasional Portugal itu tidak hanya gagal mencetak gol, tetapi juga mendapatkan nilai rendah sebesar 6,3 menurut WhoScored, jauh di bawah rata-rata pemain Portugal yang mencapai 6,42.

Hal ini menambah beban psikologis bagi sang superstar yang berambisi untuk mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia secara berturut-turut.

Target pribadi yang ambisius ini semakin menambah tekanan dari kritik yang dilayangkan kepadanya pasca pertandingan pertama.

Di tengah hujan kritik, bek Portugal Diogo Dalot yakin bahwa Ronaldo akan merespons dengan cara terbaik.

“Semua orang sudah tahu betapa baiknya Cristiano menghadapi kritik. Dia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun bersama timnas,” ungkap Dalot seperti dikutip ESPN.

Ia menambahkan bahwa kritik-kritik tersebut adalah bagian dari permainan, terutama ketika berbicara mengenai level kompetisi yang dapat dicapai oleh tim nasional Portugal di salah satu ajang terbesar dunia ini.

Kepercayaan tim terhadap Ronaldo tetap utuh meskipun hasil dari laga pertama sangat mengecewakan.

“Kepercayaan diri yang dia tanamkan kepada kami dan kami kepadanya akan selalu sama. Selama dia menjadi representasi timnas, saya pikir dia akan selalu memiliki kemampuan itu dan akan selalu siap bermain,” tegas Dalot dengan keyakinan.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Portugal dalam pertandingan mendatang melawan Uzbekistan.

Saat ini, Selecao berada di peringkat ketiga Grup K dan terancam tersingkir lebih awal apabila kembali gagal meraih tiga poin penting tersebut.

Secara keseluruhan, kualitas permainan Portugal jelas lebih diunggulkan dibandingkan lawannya.

Tim asuhan Roberto Martinez memasuki Piala Dunia 2026 dengan status peringkat kelima FIFA serta diperkuat oleh deretan pemain elite seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, hingga Bernardo Silva.

Namun demikian, masalah utama yang harus segera dibenahi adalah dominasi permainan yang belum diikuti oleh efektivitas penyelesaian akhir.

Dalam laga melawan RD Kongo, meskipun Portugal menguasai 68 persen penguasaan bola dan menciptakan tujuh peluang emas, mereka hanya mampu mencetak satu gol.

Martinez diperkirakan akan tetap mempertahankan pendekatan menyerang dengan formasi 4-2-3-1 pada pertandingan melawan Uzbekistan nanti.

Kreativitas trio gelandang Bruno Fernandes, Vitinha, dan Joao Neves diprediksi akan menjadi kunci untuk membuka ruang di pertahanan lawan dan memberikan peluang bagi Ronaldo untuk menyumbangkan gol bagi timnya.

Sementara itu, Uzbekistan juga datang dengan motivasi tinggi meskipun mereka harus menerima kekalahan 1-3 dari Kolombia pada laga debut mereka di Piala Dunia ini.

Pelatih Uzbekistan Fabio Cannavaro mengungkapkan bahwa meskipun hasil tidak sesuai harapan, anak asuhnya telah menunjukkan performa positif selama pertandingan berlangsung.

“Itu tidak mudah; kami main di Meksiko, tetapi rasanya seperti bermain di Kolombia karena semua pendukung Kolombia hadir di sini,” ujarnya kepada Reuters.

Cannavaro menambahkan bahwa tidak mudah bermain melawan tim sekelas Kolombia atau bahkan Portugal yang memiliki reputasi tinggi dalam dunia sepakbola internasional.

Sebagai tim yang menduduki peringkat ke-50 FIFA, Uzbekistan diprediksi akan kembali mengandalkan strategi pragmatis dalam menghadapi tim Eropa tersebut.

Mereka kemungkinan besar akan menumpuk banyak pemain di belakang sambil mengandalkan serangan balik cepat melalui dua pemain kunci Abbosbek Fayzullayev serta Eldor Shomurodov.

Namun tantangan besar juga menghampiri Uzbekistan di lini belakang mereka.

Bek andalan Khusniddin Alikulov dipastikan absen akibat cedera ligamen, sehingga membuat tugas meredam serangan tajam dari para penyerang Portugal semakin sulit dilakukan oleh lini pertahanan mereka.

Secara historis, kedua negara baru sekali bertemu sebelumnya dalam sebuah laga persahabatan pada bulan September 2012 silam, di mana Portugal berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-2 atas Uzbekistan.

Kini lebih dari satu dekade berlalu sejak pertemuan itu terjadi; Portugal kembali difavoritkan untuk menang dalam pertandingan mendatang namun sorotan utama tetap tertuju pada sosok Cristiano Ronaldo.

Setelah gagal bersinar dalam laga pembuka Piala Dunia kali ini dan tidak dapat memenuhi ekspektasi tinggi publik serta penggemar sepakbola dunia lainnya atas performanya, pertanyaan besar yang kini muncul adalah apakah pertandingan melawan Uzbekistan bisa menjadi panggung kebangkitan bagi sang megabintang?.

Apakah dia mampu bangkit dari keterpurukan dan membawa Selecao menuju kemenangan? Pertandingan ini tentu akan sangat menarik untuk disaksikan oleh seluruh penggemar sepakbola dunia.

Dengan berbagai elemen dramatis yang ada dalam pertandingan ini – mulai dari tekanan mental terhadap Ronaldo hingga strategi taktis kedua pelatih – semua mata akan tertuju kepada NRG Stadium Houston saat peluit kick-off dibunyikan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Menkeu Dorong Penguatan Fiskal Daerah

Menkeu Purbaya Tekankan Penguatan Fiskal Daerah untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Berita Selanjutnya
Tampil Memukau dengan Kostum Kreatif

31 Peserta Tampil Spektakuler di Cilacap Night Carnival 2026