Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Kebumen Permudah Perizinan untuk Pembangunan Pabrik Sarung Tangan Asal Korea Selatan

Permudah izin investasi kebumenPermudah izin investasi kebumen

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung iklim investasi melalui percepatan perizinan bagi PT JJG Spotec Indo, perusahaan asal Korea Selatan yang akan membangun pabrik sarung tangan di wilayah ini.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara langsung menerima kunjungan Direktur Utama perusahaan tersebut, Mr. Kim, di ruang kerjanya di Gedung A Komplek Setda Kebumen pada Jumat, 2 Mei 2025. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Zaeni Miftah, Sekretaris Daerah Edi Rianto, serta sejumlah kepala dinas terkait.

Bupati Lilis menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang hanya membutuhkan waktu satu hari untuk disetujui.

“Kami telah memohon percepatan proses izin kepada Menteri LHK, dan alhamdulillah dalam sehari izin tersebut telah terbit. Rencananya, groundbreaking pembangunan pabrik akan dimulai pada bulan ini,” jelas Bupati Lilis.

Pabrik yang akan dibangun di atas lahan seluas 1,9 hektar ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.000 hingga 5.000 orang dari warga lokal Kebumen.

Untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyiapkan pelatihan keterampilan bagi calon pekerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Kebumen selama tiga bulan.

“Kami telah menyiapkan segala kebutuhan, mulai dari proses perizinan hingga penyediaan tenaga kerja terlatih. Pelatihan di BLK ini penting agar tenaga kerja lokal kami benar-benar siap ketika pabrik mulai beroperasi,” tegas Bupati Lilis.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab untuk terus mempermudah proses perizinan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Mr. Kim, Direktur Utama PT JJG Spotec Indo, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kebumen. Perusahaan ini telah lebih dulu beroperasi di Klaten dengan kapasitas produksi mencapai 400.000 sarung tangan per bulan.

Produk-produknya telah dikenal berkualitas tinggi dan menjadi pemasok bagi beberapa merek ternama di Indonesia, serta telah diekspor ke berbagai negara.

Pembangunan pabrik sarung tangan ini tidak hanya akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor industri manufaktur di Kebumen.

Dampak positif lainnya adalah peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal melalui program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah daerah. Selain itu, kehadiran pabrik ini berpotensi menciptakan efek berganda bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pabrik.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mempercepat perizinan investasi dan menyiapkan tenaga kerja terampil menjadi bukti nyata upaya daerah dalam menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Keberhasilan menarik investor asing seperti PT JJG Spotec Indo juga menunjukkan potensi Kebumen sebagai destinasi investasi yang menjanjikan di Jawa Tengah.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, pembangunan pabrik sarung tangan ini diharapkan dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kebumen. (fur/*stch)

Berita Sebelumnya
Phk massal

Gelombang PHK Awal 2025: 18.610 Orang Kehilangan Pekerjaan, DPR Desak Perlindungan Konkret

Berita Selanjutnya
Ketua dprd jateng 1

Sumanto Sesalkan Insiden Bentrok Aksi Demo May Day di Semarang