BANYUMASEKSPRES.ID, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) membuka program magang 2026 bagi siswa SMK dan mahasiswa aktif sebagai bagian dari inisiatif untuk membina generasi muda terlibat lebih awal dalam kerja birokrasi.
Melalui platform resmi OLIMPUS, peserta dapat mendaftarkan diri secara daring tanpa dikenai biaya pendaftaran.
Program magang ini dirancang untuk dua periode semester 1 dan semester 2 yang memberi fleksibilitas waktu bagi siswa dan mahasiswa untuk berpartisipasi.
Masa magang minimum adalah dua bulan, sehingga cukup terjangkau bagi pelajar maupun mahasiswa yang masih aktif.
Pendaftaran untuk magang semester 1 periode Januari hingga Juni 2026 diperkirakan akan dibuka pada Desember 2025, sementara pendaftaran untuk semester 2 (Juli–Desember 2026) dijadwalkan kembali pada Juni 2026.
Informasi ini tercantum secara resmi di situs OLIMPUS Setneg. Program ini menegaskan hanya membuka peluang bagi siswa SMK maupun mahasiswa aktif (jenjang D-III, D-IV, dan S1), sehingga fokusnya adalah penguatan kompetensi generasi muda sebelum lulus.
Dalam pengumuman resminya, Setneg menyampaikan bahwa program magang ini tidak menyediakan akomodasi bagi peserta magang, jadi pendaftar perlu mempertimbangkan biaya hidup sendiri selama mengikuti magang.
Meskipun demikian, proses pendaftaran, seleksi, dan pelaksanaan magang sepenuhnya dilakukan melalui aplikasi OLIMPUS, dengan gratis tanpa pungutan apapun, memastikan transparansi dan aksesibilitas yang tinggi.
Penting dicatat bahwa setiap informasi terkait program magang ini harus diverifikasi melalui situs resmi OLIMPUS, karena ada catatan dari media bahwa tautan pendaftaran palsu sempat beredar di media sosial.
Oleh karena itu, calon peserta sangat disarankan untuk mengunjungi laman olimpus.setneg.go.id agar mendaftar dengan aman dan benar.
Rincian Program Magang Setneg 2026
OLIMPUS, aplikasi resmi yang dikelola oleh Pusat Pengembangan Kompetensi ASN di lingkungan Sekretariat Negara, menjadi media utama untuk semua proses pendaftaran dan seleksi magang.
Semua calon peserta harus membuat akun dan mengunggah dokumen melalui platform ini. Masa magang minimum yang ditetapkan adalah dua bulan, dengan fleksibilitas untuk mengikuti salah satu dari dua periode magang sesuai pilihan peserta.
Meski peserta akan bekerja di lingkungan kementerian, Setneg secara tegas menyatakan bahwa tidak ada akomodasi atau tempat tinggal yang disediakan bagi pemagang.
Ini artinya, peserta harus menanggung biaya hidup lokal jika berasal dari luar wilayah penempatan magang.
Kelebihan program ini adalah bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi dilakukan tanpa biaya.
Tidak ada pungutan pendaftaran atau biaya administrasi lainnya, sehingga memberikan kesempatan yang adil bagi siswa SMK dan mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Selain aspek administratif, program ini juga membawa nilai strategis bagi Setneg dalam regenerasi sumber daya manusia.
Dengan membuka magang bagi kalangan muda, kementerian berharap dapat meningkatkan kompetensi calon calon ASN (Aparatur Sipil Negara) serta memperkuat jejaring antara birokrasi dan generasi muda yang kreatif dan terampil. (sgsa)
















