BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Kontingen karate dari Kabupaten Banyumas mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih tiga medali dalam ajang bergengsi yang baru saja berlangsung.
Capaian ini tidak hanya membuktikan peningkatan kualitas atlet, tetapi juga menunjukkan efektivitas pembinaan yang telah dilakukan selama ini.
Dalam National Karate Championship Piala Wira Adhyaksa yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada tahun 2026, Banyumas berhasil membawa pulang dua medali perak dan satu medali perunggu.
Prestasi membanggakan ini dicapai melalui persaingan ketat antara atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Kejuaraan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (24/4) hingga Minggu (26/4), bertempat di GOR Jatidiri yang terletak di Kota Semarang.
Ajang tersebut diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai provinsi dengan sistem pertandingan yang profesional serta mengacu pada standar regulasi terbaru.
Pertandingan dijalankan dengan menggunakan wasit berlisensi nasional dan mengikuti aturan dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) maupun World Karate Federation (WKF).
Sistem kompetisi yang ketat ini menjadikan kejuaraan sebagai tolok ukur kemampuan atlet di level nasional.
Dari enam atlet yang diberangkatkan oleh kontingen Banyumas, tiga di antaranya berhasil menyumbangkan medali untuk daerahnya.
Capaian ini sangat menggembirakan mengingat tingginya level persaingan dalam kejuaraan tersebut.
Medali perak pertama diraih oleh Hifza Wahyu Raditya, yang berkompetisi di kelas Kumite -65 kilogram Junior Putra.
Dalam pertandingan tersebut, Hifza menunjukkan performa impresif dan konsisten hingga berhasil mencapai babak final meskipun harus puas berada di posisi kedua.
Medali perak kedua diperoleh Desta Aranda Alif pada kelas Kumite +68 kilogram Senior Putri.
Penampilan Desta yang solid sepanjang pertandingan membawanya meraih posisi runner-up, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi mengingat tantangan yang harus ia hadapi selama kompetisi.
Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Raden Elfen Surya Atmaja dalam kelas -35 kilogram Pra Pemula Putra.
Raihan medali ini menjadi pencapaian penting bagi atlet muda Banyumas di level nasional dan menandai langkah awal mereka menuju prestasi yang lebih tinggi.
Perwakilan FORKI Kabupaten Banyumas, Ismail Wahyudi, S.M., memberikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak yang berkontribusi pada keberhasilan kontingen karate Banyumas dalam kejuaraan ini.
Ia menilai bahwa peran Kejaksaan Negeri Purwokerto sangat membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri para atlet.
“Dukungan moril, motivasi, serta fasilitasi yang diberikan selama kejuaraan sangat berarti bagi kita semua,” ujarnya.
Pesan Ismail menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi dan pihak terkait untuk mendukung perkembangan olahraga di daerah.
Kajari Purwokerto, melalui Kepala Seksi Intelijen Huda Hazamal Hedy, juga menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang ini memiliki nilai strategis bagi pengembangan olahraga karate di Banyumas.
Menurutnya, kompetisi seperti ini merupakan sarana penting untuk mengukur kemampuan atlet dan perguruan di tingkat nasional.
“Ajang ini menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan atlet dan perguruan di tingkat nasional sekaligus menambah pengalaman bertanding di luar daerah,” jelas Huda.
Huda juga menekankan harapannya agar capaian tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi para atlet untuk terus berkembang dan berupaya meraih prestasi lebih tinggi lagi di masa depan.
Selain itu, prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Banyumas agar aktif terlibat dalam kegiatan positif dan berprestasi dalam dunia olahraga.
“Terus melangkah, terus berjuang, dan raih prestasi terbaik,” pesan Ismail menutup pernyataannya dengan harapan agar semangat juang para atlet tetap tinggi.
Harapan tersebut menjadi penegasan bahwa prestasi bukanlah akhir dari perjalanan mereka melainkan awal dari sebuah perjalanan panjang yang penuh tantangan dan kesempatan untuk berkembang.
Keberhasilan kontingen karate Banyumas dalam National Karate Championship Piala Wira Adhyaksa 2026 adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan semua pihak, prestasi gemilang dapat diraih meskipun dalam kompetisi yang sangat ketat.
Ini adalah titik balik yang signifikan bagi olahraga karate di daerah tersebut dan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk melakukan hal serupa dalam bidang lain.
Melihat prestasi ini, masyarakat Banyumas patut berbangga hati atas pencapaian para atletnya.
Mereka tidak hanya mewakili diri sendiri tetapi juga membawa nama baik daerah mereka ke pentas nasional.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya seperti Kejaksaan Negeri Purwokerto, tentu harapan akan kemajuan dunia olahraga karate semakin terbuka lebar. (zet/stch/dda)
















