BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam perkembangan terbaru mengenai akses menuju salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia, Dataran Tinggi Dieng, arus wisatawan dari arah Kabupaten Banjarnegara mengalami pengalihan.
Langkah ini diambil setelah jalur alternatif Banjarnegara–Pejawaran menuju Dieng tidak dapat dilalui akibat longsor yang terjadi di Desa Ratamba.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara, Mohamad Iqbal, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan cepat dengan memasang rambu penunjuk arah di beberapa titik strategis.
“Karena jalur Banjarnegara–Pejawaran menuju Dieng putus akibat longsor di Desa Ratamba, kami memasang papan penunjuk agar pengguna jalan bisa mengetahui jalur alternatif yang tersedia,” ungkap Iqbal dalam pernyataannya pada Rabu (11/3/2026).
Dengan adanya langkah ini, diharapkan pengendara dapat dengan mudah menemukan jalur alternatif yang masih dapat dilalui.
Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan bahwa wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Dieng masih memiliki pilihan untuk menggunakan jalur utama melalui Kecamatan Wanayasa.
Ia menekankan pentingnya informasi yang jelas bagi para pengendara agar perjalanan menuju tempat wisata tersebut tetap aman dan nyaman.
Selain jalur Wanayasa, terdapat juga akses lain menuju Dieng dari arah Kabupaten Wonosobo serta melalui jalur wilayah pantura.
“Akses menuju Dieng masih ada beberapa pilihan. Kami berharap dengan rambu penunjuk ini wisatawan lebih mudah menemukan jalur yang aman,” ujarnya.
Iqbal menambahkan bahwa meskipun terdapat jalur lain melalui Penusupan menuju Kecamatan Batur, kondisi jalan di jalur tersebut dinilai kurang ideal untuk para wisatawan.
Jalan yang sempit dan cukup ekstrem menjadi pertimbangan penting bagi pengendara.
“Alternatifnya bisa lewat Tieng atau Getas, tetapi kondisi jalannya sempit dan di beberapa titik cukup ekstrem, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati,” jelasnya.
Pengalihan arus wisatawan ini dilakukan setelah terjadinya bencana longsor yang menutup badan jalan pada awal Maret 2026.
Material longsor tersebut mengakibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di jalur tersebut.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Banjarnegara, Tursiman, memberikan jaminan bahwa semua destinasi wisata di Banjarnegara tetap siap menyambut kunjungan wisatawan selama liburan Lebaran mendatang.
“Untuk menuju Dieng jalurnya banyak, bisa lewat Banjarnegara–Wanayasa, Wonosobo, Pekalongan, maupun Batang. Semua jalur tersebut dalam kondisi baik,” katanya.
Pengalihan arus ini bukan hanya memengaruhi aksesibilitas ke Dataran Tinggi Dieng tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya manajemen lalu lintas dan komunikasi kepada masyarakat saat bencana alam terjadi.
Dalam situasi darurat seperti ini, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas sangatlah penting untuk menjaga keselamatan pengendara serta mencegah kemacetan lalu lintas yang dapat memperburuk situasi.
Dataran Tinggi Dieng sendiri dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau dan budaya lokal yang kaya.
Destinasi ini tak hanya menarik perhatian wisatawan lokal tetapi juga pengunjung mancanegara yang ingin menikmati panorama alam serta berbagai festival budaya yang diselenggarakan sepanjang tahun.
Oleh karena itu, setiap upaya untuk menjaga aksesibilitas ke kawasan ini adalah suatu hal yang krusial bagi perekonomian lokal.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara menekankan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi jalan dan melakukan evaluasi berkala terhadap keadaan arus lalu lintas menuju kawasan wisata Dieng.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan setiap jalan alternatif tetap aman untuk dilalui,” imbuh Iqbal.
Dalam konteks ini, penting bagi wisatawan untuk selalu memeriksa informasi terkini sebelum melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng.
Hal ini termasuk memahami kondisi jalan dan cuaca saat perjalanan berlangsung.
Bagi mereka yang berencana untuk berkunjung dalam waktu dekat, disarankan agar menggunakan aplikasi navigasi modern atau mengikuti akun media sosial resmi pemerintah daerah untuk mendapatkan update terbaru tentang kondisi lalu lintas serta rekomendasi rute terbaik.
Dengan adanya langkah-langkah proaktif dari pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya dalam menangani situasi darurat ini, diharapkan para wisatawan tetap dapat menikmati pengalaman berlibur mereka tanpa harus khawatir akan keselamatan perjalanan mereka. (jud/stch/dda)
















