Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemkab Banyumas Siapkan 5 Bus untuk Perantau

Lima Bus Mudik Gratis DisiapkanLima Bus Mudik Gratis Disiapkan

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menyiapkan layanan bus mudik dan balik gratis.

Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi para perantau asal Banyumas agar bisa kembali ke kampung halaman dengan nyaman.

Rah Panji, Kasubbag TU Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelola Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Banyumas, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat terakhir, Pemkab Banyumas melalui APBD telah memastikan penyediaan lima armada bus.

“Dari total lima bus yang disiapkan, tiga di antaranya akan digunakan untuk arus mudik dan dua sisanya untuk arus balik,” ujar Panji kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa kelima bus ini disiapkan melalui pendanaan APBD Pemkab Banyumas.

Namun demikian, jumlah ini belum termasuk bus tambahan yang mungkin tersedia dari perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Baznas.

Upaya ini merupakan langkah berkelanjutan dari Pemkab Banyumas yang setiap tahunnya berupaya memberikan kemudahan bagi warganya yang merantau.

Pada tahun sebelumnya, tercatat ada total 12 bus yang disediakan untuk mengangkut para pemudik asal Banyumas hingga hari H pemberangkatan.

Jumlah tersebut termasuk bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyediakan armada dengan tujuan akhir Terminal Bulupitu.

Setiap bus memiliki kapasitas 48 penumpang, di mana dua tempat duduk di antaranya disediakan khusus untuk pendamping. Terkait titik pemberangkatan di Jakarta,

Panji menjelaskan bahwa rencananya masih sama seperti tahun lalu yaitu dari Museum Purna Bakti Pertiwi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Hal ini dilakukan agar para pemudik tidak kebingungan dan bisa menjangkau lokasi dengan mudah.

Proses pendaftaran peserta mudik akan sepenuhnya diatur oleh Badan Penghubung di Jakarta yang bekerja sama dengan paguyuban perantau.

“Keberangkatan direncanakan pada tanggal 16 Maret atau H-7 Lebaran Idul Fitri,” tambah Panji.

Program mudik gratis ini tidak hanya menjadi solusi efisien bagi para perantau tetapi juga sebagai upaya pemerintah dalam mendukung tradisi pulang kampung saat Lebaran.

Inisiatif ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan anggaran daerah secara efektif demi kesejahteraan masyarakatnya. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Waduk Sempor Jadi Wisata Alam Hits di Kebumen yang Hadirkan View Perbukitan dan Kolam Air

Waduk Sempor Kebumen, Spot Healing Terbaik dengan View Kolam Air dan Perbukitan

Berita Selanjutnya
Update Batas Akhir Pencairan Dana TPG dan Gaji ke 13 2026 untuk Guru ASN

Batas Akhir Pencairan TPG dan Gaji ke-13 2026, Guru ASN Wajib Tahu