BANYUMASEKSPRES.ID, OVO Finansial meluncurkan program kelonggaran cicilan untuk para pelaku UMKM dan pengemudi ojek online (ojol) menjelang Lebaran 2026. Program ini merupakan bagian dari strategi dompet digital untuk membantu mitra menghadapi kebutuhan finansial di periode sibuk.
Program ini diberi nama Jeda Bayar, yaitu fasilitas yang memberi fleksibilitas dalam jadwal pembayaran cicilan. Melalui fitur ini, mitra bisa menunda atau menyesuaikan pembayaran sesuai kondisi keuangan mereka.
Fasilitas Jeda Bayar akan berjalan otomatis untuk pengguna layanan GrabModal by OVO Finansial. Kebijakan ini dirancang untuk membantu mitra menghadapi situasi darurat, seperti mudik, kebutuhan keluarga, sakit, atau urusan mendesak lainnya.
Bagi pengemudi ojol, program kelonggaran cicilan akan berlaku mulai pertengahan Maret hingga akhir bulan. Sementara itu, pelaku UMKM bisa memanfaatkan fasilitas ini selama periode yang hampir bersamaan menjelang Lebaran.
Direktur Utama OVO Finansial, Riady Nata, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyediakan solusi pendanaan yang mudah diakses. Ia menambahkan bahwa dukungan dompet digital ini penting untuk menjaga stabilitas keuangan mitra.
Riady menjelaskan bahwa fitur Jeda Bayar memiliki skema cicilan ringan dan proses pencairan dana cepat. Tujuannya adalah menjaga produktivitas mitra sekaligus memastikan kesehatan finansial tetap terjaga di masa Ramadan dan Lebaran.
Program GrabModal by OVO Finansial telah berizin resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Layanan ini dirancang agar mitra bisa mengakses pendanaan sesuai dengan pola pendapatan mereka.
Proses pengajuan di GrabModal sederhana dan fleksibel, memudahkan mitra mengatur dana untuk kebutuhan usaha. Dompet digital menjadi alat penting karena membantu transaksi cepat dan aman bagi para mitra.
Hingga kini, layanan ini telah menyalurkan lebih dari Rp 6 triliun modal usaha. Dana tersebut telah digunakan oleh lebih dari 445.000 mitra UMKM dan pengemudi di seluruh Indonesia.
Banyak pelaku UMKM menyatakan dukungan pendanaan ini sangat membantu usaha mereka. Fasilitas ini juga menjadi alternatif bagi mereka yang sulit mengakses kredit dari bank tradisional.
Salah satu pengemudi, Anto Putra Gunadi, merasakan manfaat langsung dari GrabModal by OVO Finansial. Ia menggunakan dana untuk kebutuhan operasional kendaraannya, modal usaha keluarganya, dan biaya pendidikan anak.
Sejak pertama kali mendapat dana pada 2024, Anto telah menggunakan total sekitar Rp 40 juta. Sistem pembayaran harian yang langsung dipotong dari pendapatan membuatnya lebih nyaman mengatur keuangan.
Anto juga memanfaatkan fasilitas Jeda Bayar saat menghadiri pemakaman keluarga di luar kota. Ia merasa kelonggaran cicilan membuatnya fokus pada urusan keluarga tanpa tekanan pembayaran.
Pelaku UMKM, Mirna, mengatakan layanan dompet digital ini membantu menjaga ketersediaan bahan baku usaha. Ia menggunakan pendanaan untuk memastikan produksi kue tetap berjalan dan permintaan pelanggan terpenuhi.
Seiring waktu, Mirna terus memanfaatkan fasilitas pendanaan untuk mengatasi tantangan operasional. Total dana yang ia gunakan telah mencapai sekitar Rp 11 juta hingga kini.
Pada 2025, Mirna sempat menghentikan sementara usaha karena harus pindah kota bersama suami. Selama periode tersebut, ia menggunakan Jeda Bayar agar tetap bebas dari tekanan cicilan.
Kisah mitra ini menunjukkan bagaimana dompet digital dapat menjadi solusi fleksibel untuk likuiditas usaha. Hal ini juga memperlihatkan potensi besar teknologi finansial dalam mendorong inklusi keuangan.
Kebijakan kelonggaran cicilan menjelang Lebaran menjadi bukti bahwa fintech mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat. Dukungan ini diharapkan membuat pelaku UMKM dan ojol tetap produktif di tengah tantangan ekonomi.
Program ini memperlihatkan bagaimana dompet digital terintegrasi dengan pendanaan dapat membantu pelaku usaha kecil tetap stabil. Solusi ini semakin relevan di era kebutuhan finansial dan fleksibilitas transaksi yang tinggi.
Perkembangan inovasi dompet digital, seperti Jeda Bayar, menegaskan peran fintech dalam kehidupan ekonomi sehari-hari. Dukungan terhadap UMKM dan pekerja informal menunjukkan arah inklusi keuangan yang makin maju.
Inisiatif OVO Finansial memperkuat posisinya sebagai penyedia dompet digital dengan fitur pendanaan bermanfaat bagi banyak orang. Harapannya, layanan semacam ini akan terus berkembang dan memberi dampak positif bagi ekonomi digital nasional. (mdr)
















