BANYUMASEKSPRES.ID, Perencanaan perjalanan menjadi hal penting bagi masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran 2026, terutama bagi pemudik yang memilih menggunakan kendaraan pribadi melalui jalan tol.
Salah satu hal yang perlu dipersiapkan sejak awal adalah ketersediaan saldo kartu uang elektronik untuk membayar tarif tol selama perjalanan menuju kampung halaman.
Penggunaan jalan tol dalam beberapa tahun terakhir memang semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan.
Infrastruktur tol yang terus berkembang di berbagai wilayah juga membuat jalur bebas hambatan menjadi rute favorit bagi pemudik saat Idul Fitri.
Mengetahui besaran tarif tol sejak awal menjadi langkah penting agar pengemudi dapat memperkirakan total biaya perjalanan.
Selain itu, perencanaan yang matang juga membantu pemudik menghindari kekurangan saldo uang elektronik saat melintasi gerbang tol.
Dikutip dari Bansos, setiap ruas jalan tol di jaringan Trans Sumatera memiliki tarif yang berbeda-beda. Perbedaan biaya tersebut dipengaruhi oleh panjang ruas jalan, jenis kendaraan, serta kebijakan pengelola jalan tol yang berlaku.
Besaran tarif yang harus dibayarkan oleh pengendara juga bergantung pada klasifikasi kendaraan yang digunakan saat melintas di jalan tol.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai golongan kendaraan sangat penting dalam menghitung estimasi biaya perjalanan mudik.
Kendaraan yang masuk dalam kategori Golongan 1 umumnya merupakan kendaraan pribadi yang paling banyak digunakan masyarakat saat mudik Lebaran.
Kategori ini meliputi mobil sedan, jeep, minibus, kendaraan pickup, hingga bus berukuran kecil yang biasa digunakan untuk perjalanan keluarga.
Golongan kendaraan tersebut menjadi kategori yang paling sering melintas di jaringan tol nasional, baik di Pulau Jawa maupun Pulau Sumatera.
Berikut ini merupakan rincian tarif tol Trans Sumatera untuk kendaraan Golongan 1 yang bersumber dari rilis resmi Instagram pupr_bpjt.
Daftar Tarif Tol Trans Sumatera 2026 Golongan 1
- Ruas Jalan Tol Sigli – Banda Aceh memiliki tarif sebesar Rp65.000.
- Ruas Indrapura – Kisaran Seksi 1 menetapkan tarif Rp20.500.
- Indrapura – Kisaran Seksi 2 dikenakan biaya Rp64.000.
- Palembang – Indralaya memiliki tarif tol sebesar Rp27.000.
- Belawan – Medan – Tanjung Morawa dikenakan biaya Rp9.000.
- Ruas Pekanbaru – Dumai memiliki tarif Rp171.500.
- Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi sebesar Rp60.000.
- Simpang Indralaya – Muara Enim dikenakan tarif Rp85.000.
- Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sebesar Rp255.500.
- Bakauheni – Terbanggi Besar dikenakan biaya Rp254.000.
- Medan – Binjai memiliki tarif Rp27.500.
- Binjai – Langsa sebesar Rp54.500.
- Pekanbaru – Bangkinang – XIII Koto Kampar dikenakan biaya Rp78.000.
- Sicincin – Padang memiliki tarif Rp50.500.
- Get Plus x Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1 dan 2 sebesar Rp31.000.
- Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 3 dan sebagian Seksi 4 memiliki tarif Rp80.500.
- Kuala Tanjung – IC Indrapura Seksi 2 dikenakan biaya Rp91.500.
- Lubuklinggau – Bengkulu memiliki tarif Rp23.500.
- Kayu Agung – Palembang – Betung sebesar Rp50.000.
Besaran tarif tersebut menjadi referensi penting bagi pemudik yang akan melakukan perjalanan lintas provinsi melalui jalur tol di Pulau Sumatera saat periode mudik Lebaran.
Daftar Tarif Tol Trans Jawa 2026 Golongan 1
Selain jaringan tol di Sumatera, pemerintah juga telah menyediakan informasi lengkap mengenai tarif jalan tol di Pulau Jawa.
Informasi ini penting karena jalur Trans Jawa menjadi salah satu rute utama yang dilalui jutaan pemudik setiap tahun ketika musim mudik Idul Fitri tiba.
Berikut rincian tarif tol Trans Jawa 2026 untuk kendaraan Golongan 1.
- Ruas Jakarta – Bogor – Ciawi memiliki tarif Rp7.500.
- Pejagan – Pemalang sebesar Rp66.000.
- Semarang – Demak dikenakan biaya Rp19.000.
- Tangerang – Merak sebesar Rp58.000.
- Jakarta – Tangerang memiliki tarif Rp8.500.
- Jakarta Outer Ring Road dikenakan biaya Rp17.000.
- Jakarta – Cikampek memiliki tarif Rp27.000.
- Palimanan – Kanci sebesar Rp13.500.
- Cikampek – Palimanan dikenakan biaya Rp132.000.
- Kanci – Pejagan memiliki tarif Rp31.500.
- Semarang Seksi ABC sebesar Rp6.000.
- Semarang – Batang dikenakan biaya Rp144.500.
- Pemalang – Batang memiliki tarif Rp53.000.
- Semarang – Solo sebesar Rp92.000.
- Solo – Jogja dikenakan biaya Rp57.000.
- Solo – Ngawi memiliki tarif Rp163.500.
- Ngawi – Kertosono dikenakan biaya Rp102.000.
- Kertosono – Mojokerto sebesar Rp55.000.
- Surabaya – Mojokerto memiliki tarif Rp43.500.
- Surabaya – Gresik sebesar Rp27.500.
- Gempol – Pandaan dikenakan biaya Rp14.500.
- Gempol – Pasuruan memiliki tarif Rp48.500.
- Pandaan – Malang sebesar Rp38.000.
- Pasuruan – Probolinggo dikenakan biaya Rp52.000.
- Ciawi – Sukabumi memiliki tarif Rp36.000.
- Serang – Panimbang Seksi 1 dikenakan biaya Rp38.000.
- Cikampek – Padalarang sebesar Rp45.000.
- Soreang – Pasir Koja memiliki tarif Rp8.500.
- Padalarang – Cileunyi dikenakan biaya Rp10.500.
- Cileunyi – Sumedang – Dawuan memiliki tarif Rp78.500.
Kepastian besaran tarif tol ini memberikan gambaran yang lebih jelas bagi pemudik dalam merencanakan perjalanan menuju kampung halaman.
Dengan mengetahui estimasi biaya tol sejak awal, pengendara dapat mengisi saldo kartu uang elektronik secara tepat sebelum memasuki gerbang tol.
Persiapan tersebut juga sangat penting untuk menghindari antrean panjang di gerbang tol akibat kekurangan saldo, yang sering terjadi saat puncak arus mudik Lebaran.
Perencanaan perjalanan yang matang, termasuk menghitung biaya tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, diharapkan dapat membuat perjalanan mudik Lebaran 2026 menjadi lebih lancar, nyaman, dan efisien bagi seluruh masyarakat. (taa)
















