Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pekerja Bangunan di Kebumen Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap

Perbaiki atap, pekerja tersengat listrikPerbaiki atap, pekerja tersengat listrik
Tim tengah melakukan vakuasi terhadap korban yang tersengat listrik di Desa Karangkembang, Kecamatan Alian

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Sebuah insiden kecelakaan kerja terjadi di Desa Karangkembang, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen pada Selasa (16/9) yang hampir berujung tragis.

Seorang pekerja bangunan mengalami sengatan listrik saat sedang memperbaiki atap dak rumah. Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan berkat tindakan cepat dari berbagai pihak.

Menurut penjelasan Heri Purwoto, Bako Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, insiden ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB di RT 06 RW 01 Desa Karangkembang.

Korban yang dikenal dengan inisial AS sedang menjalankan tugasnya memperbaiki atap ketika tanpa sengaja menyentuh kabel listrik terbuka yang berada di dekatnya. Sengatan listrik tersebut mengakibatkan korban mengalami luka bakar, namun dalam kondisi masih sadar.

Peristiwa ini segera dilaporkan oleh warga kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Kebumen.

Tim dari BPBD bersama tim penyelamat lainnya, termasuk Polri, TNI, Damkar, Pemerintah Desa, Banser, PLN dan warga setempat langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Mereka melakukan evakuasi terhadap korban dari atap dak rumah dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan keselamatan korban.

“Saat itu korban mengalami luka bakar namun dalam kondisi masih sadar. Korban segera dievakuasi oleh warga bersama tim gabungan, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Permata Medika (RSPM) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelas Heri Purwoto pada hari Rabu (17/9).

Heri juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat, khususnya para pekerja bangunan untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika bekerja di sekitar jaringan listrik terbuka.

Kejadian ini menjadi pengingat nyata akan pentingnya keselamatan kerja dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Jaringan listrik terbuka memang sering kali tidak terlihat jelas oleh para pekerja yang sedang fokus pada tugas mereka.

Oleh karena itu peringatan dan pelatihan terkait keselamatan kerja harus terus dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain aspek teknis dan prosedural dalam menangani evakuasi serta pertolongan pertama pada kasus sengatan listrik seperti ini ada juga aspek lain yang harus diperhatikan yaitu kesiapan mental dan fisik dari para petugas evakuasi serta korban itu sendiri.

Kondisi stres atau panik dapat memperburuk situasi sehingga diperlukan ketenangan dan kecepatan bertindak agar segala sesuatunya bisa berjalan lancar.

Pengalaman ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dengan berbagai instansi terkait dalam menangani kejadian darurat.

Partisipasi aktif dari seluruh elemen baik itu pemerintah maupun swasta serta masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan responsif terhadap segala bentuk ancaman keselamatan.

Di sisi lain pihak PLN sebagai penyedia layanan listrik juga memiliki peran penting dalam memastikan keamanan jaringan kelistrikan khususnya yang berada dekat dengan area pemukiman atau proyek pembangunan.

Inspeksi rutin serta pemeliharaan berkala pada jaringan listrik dapat meminimalisir potensi bahaya yang mungkin timbul akibat kerusakan atau kelalaian teknis.

Insiden ini perlu diikuti dengan evaluasi menyeluruh, tidak hanya soal teknis, tapi juga kebijakan dan prosedur keselamatan kerja. Hal ini penting agar aturan yang ada tetap efektif dan sesuai kondisi di lapangan.

Ke depannya, pelatihan keselamatan kerja, khususnya tentang penanganan jaringan listrik, harus lebih sering dilakukan oleh perusahaan dan pemerintah daerah. Ini bertujuan meningkatkan kemampuan pekerja dan menjaga keselamatan mereka saat bekerja. (cah/dda)

Berita Sebelumnya
Bank saqu hadirkan 5 fitur andalan untuk nasabah umkm dan ritel

Simak Deretan Fitur Andalan Bank Saqu yang Bidik Nasabah UMKM dan Ritel

Berita Selanjutnya
Genting tekan angka stunting

Banjarnegara Luncurkan Program GENTING: Orang Tua Asuh untuk Cegah Stunting