Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pembentukan Koperasi Merah Putih di 30 Kelurahan Banyumas Rampung, Siap Dukung Ekonomi Warga

Muskelsus koperasi merah putih banyumas tuntasMuskelsus koperasi merah putih banyumas tuntas

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Seluruh tahapan Musyawarah Kelurahan Khusus (Muskelsus) untuk pembentukan Koperasi Merah Putih di 30 kelurahan wilayah Kabupaten Banyumas akhirnya rampung pada Minggu (25/5).

Kelurahan Bantarsoka menjadi lokasi terakhir penyelenggaraan Muskelsus yang berlangsung di Kecamatan Purwokerto Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Kelurahan Bantarsoka juga melaksanakan pra Muskelsus yang sekaligus menetapkan 15 orang pengawas dan pengurus koperasi yang akan diajukan ke notaris.

Struktur pengelola ini diharapkan dapat menjalankan roda koperasi secara profesional sejak awal berdiri.

Camat Purwokerto Barat, Sutarno, menyampaikan bahwa Muskelsus di Bantarsoka menjadi kegiatan penutup pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayahnya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa hari sebelumnya, tepatnya Jumat (23/5), empat kelurahan lain di kecamatannya yaitu Rejasari, Pasirmuncang, Kober, dan Kedungwuluh telah melaksanakan Muskelsus secara serentak dalam satu hari.

“Dalam pra Muskelsus sudah disepakati simpanan pokok Rp 50 ribu dan simpanan wajib Rp 10 ribu per bulan. Semoga banyak warga Bantarsoka bergabung,” ungkap Sutarno.

Ia berharap partisipasi aktif warga dalam koperasi bisa menjadi kekuatan ekonomi baru di wilayah kelurahan.

Meskipun berada di wilayah kota yang notabene tidak memiliki sumber daya agraris sebesar desa, koperasi ini diharapkan tetap mampu berkembang dan menjadi solusi ekonomi berbasis anggota.

Sutarno juga menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

Karena itu, inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui sejumlah kementerian.

Bahkan, beberapa kementerian telah melakukan kunjungan langsung ke wilayah Banyumas untuk memastikan kesiapan peluncuran resmi koperasi.

“Bantarsoka sudah disiapkan kantor koperasinya. Meski modal di kota masih dari anggota, kami berharap koperasi ini tidak kalah dengan yang ada di desa,” tambahnya.

Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi lokomotif penggerak ekonomi masyarakat di kelurahan, sebagaimana keberadaan koperasi desa yang selama ini menjadi tulang punggung perputaran ekonomi warga.

Pendekatan koperasi di perkotaan membutuhkan strategi berbeda, namun potensi pertumbuhannya tetap besar jika dikelola dengan baik.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospernades) Kabupaten Banyumas, Gian Widayoko, mengonfirmasi bahwa seluruh kelurahan yang ditargetkan dalam program pembentukan koperasi telah menyelesaikan tahapan Muskelsus.

“Dari 30 kelurahan, per Kamis (22/5) masih ada enam kelurahan yang belum melaksanakan Muskelsus,” jelas Gian.

Namun, menurutnya, pada Minggu (25/5) semua kelurahan telah menyelesaikan Muskelsus secara penuh dan siap melanjutkan ke tahap pendaftaran badan hukum melalui notaris.

Dengan demikian, seluruh koperasi Merah Putih di Banyumas tinggal menunggu pengesahan formal sebagai badan usaha koperasi yang sah.

“Hari ini (kemarin, red), Minggu (25/5), semua sudah selesai melaksanakan,” pungkasnya.

Dengan rampungnya pembentukan koperasi di seluruh kelurahan, Banyumas menjadi salah satu daerah yang dinilai paling siap untuk peluncuran nasional program Koperasi Merah Putih. Launching program ini dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas.

Inisiatif ini sejalan dengan semangat penguatan ekonomi kerakyatan, di mana koperasi berfungsi sebagai wadah ekonomi kolektif yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap lembaga keuangan berbunga tinggi dan mendukung inklusi keuangan masyarakat.

Langkah Banyumas dalam membangun koperasi hingga tingkat kelurahan menjadi sinyal kuat bahwa ekonomi berbasis komunitas masih memiliki tempat penting dalam sistem perekonomian nasional.

Partisipasi aktif masyarakat dan pengawasan dari pemerintah daerah menjadi kunci sukses keberlanjutan koperasi ini di masa mendatang. (yda/stch)

Berita Sebelumnya
Diskon tarif listrik 50 persen kembali digulirkan pada juni 2025

Diskon Listrik 50 Persen Kembali Digulirkan Juni 2025, Ini Ketentuannya

Berita Selanjutnya
2.569 hektare sawah terancam air asin

2.569 Hektare Sawah di Cilacap Terancam Air Asin, Padi Biosaline 2 Jadi Harapan Baru Petani