Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pendaftaran Polri 2026, Simak Informasi Lengkap Syarat dan Proses Seleksinya

PolriPolri
Syarat dan Tahapan Seleksi Pendaftaran Polri 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, Pendaftaran anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) setiap tahun selalu menjadi perhatian banyak masyarakat, khususnya generasi muda yang ingin berkarier di bidang keamanan dan penegakan hukum.

Untuk tahun 2026, proses rekrutmen kembali dibuka melalui beberapa jalur seleksi yang dapat diikuti oleh lulusan SMA hingga perguruan tinggi.

Polri membuka kesempatan bagi calon peserta melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, Tamtama, serta Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

Masing-masing jalur memiliki persyaratan pendidikan dan tahapan seleksi yang berbeda sesuai kebutuhan organisasi kepolisian.

Sebagai contoh, pendaftaran untuk jalur SIPSS 2026 telah dibuka sejak 15 Januari 2026 bagi lulusan D4 hingga S2 yang ingin menjadi perwira Polri.

Pendidikan bagi peserta yang lolos nantinya akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian Lemdiklat Polri di Semarang.

Polri menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya apa pun.

Informasi resmi mengenai jadwal dan tahapan seleksi dapat dipantau melalui situs resmi penerimaan Polri maupun kanal informasi resmi lainnya.

Dalam proses rekrutmen anggota Polri, terdapat sejumlah persyaratan dasar yang harus dipenuhi oleh calon peserta.

Salah satu syarat utama adalah calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia dan berusia minimal 18 tahun saat dilantik menjadi anggota Polri.

Selain itu, calon pendaftar juga harus sehat jasmani dan rohani serta tidak pernah terlibat tindak pidana.

Persyaratan tersebut biasanya dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Persyaratan pendidikan juga menjadi faktor penting dalam seleksi. Untuk jalur Bintara dan Tamtama, pendidikan minimal yang dibutuhkan adalah lulusan SMA atau sederajat.

Sementara itu, jalur Akpol dan SIPSS memerlukan kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi. Jalur SIPSS misalnya diperuntukkan bagi lulusan D4, S1, hingga S2 dari program studi tertentu yang dibutuhkan oleh Polri.

Selain persyaratan akademik, peserta juga harus memenuhi ketentuan fisik tertentu. Tinggi badan minimal untuk jalur Bintara umumnya sekitar 165 cm bagi pria dan 160 cm bagi wanita dengan berat badan yang proporsional.

Proses seleksi anggota Polri dilakukan secara bertahap dan cukup ketat. Tahapan pertama biasanya dimulai dari pendaftaran online melalui portal resmi penerimaan Polri.

Setelah mengisi data secara online, peserta harus melakukan verifikasi administrasi di tingkat Polres atau Polda sesuai domisili. Pada tahap ini, panitia akan memeriksa keaslian dokumen yang telah diunggah oleh pendaftar.

Tahapan berikutnya adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dalam dua tahap. Pemeriksaan ini meliputi kondisi fisik umum seperti tinggi badan, tekanan darah, kondisi mata, gigi, serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Setelah lolos pemeriksaan kesehatan awal, peserta akan mengikuti tes psikologi. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan intelektual, stabilitas emosi, serta karakter kepribadian calon anggota Polri.

Peserta yang lolos tes psikologi kemudian mengikuti tes akademik menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi yang diujikan biasanya meliputi pengetahuan umum, matematika, serta kemampuan bahasa Indonesia.

Tahap berikutnya adalah tes kesamaptaan jasmani yang menjadi salah satu seleksi penting. Tes ini biasanya meliputi lari selama 12 menit, push-up, sit-up, pull-up untuk pria, serta shuttle run.

Selain itu, calon peserta juga harus mengikuti wawancara serta pemeriksaan mental dan kepribadian. Tahapan ini bertujuan menilai integritas, motivasi, serta kesiapan peserta untuk menjalani profesi sebagai anggota Polri.

Jika berhasil melewati seluruh tahapan seleksi, peserta akan mengikuti sidang kelulusan akhir yang menentukan apakah mereka diterima atau tidak.

Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan menjalani pendidikan pembentukan sesuai jalur yang dipilih.

Proses seleksi yang panjang tersebut menunjukkan bahwa rekrutmen Polri dirancang untuk mendapatkan calon anggota terbaik.

Selain kemampuan fisik dan akademik, integritas serta kepribadian juga menjadi faktor penting dalam menentukan kelulusan peserta.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi Polri 2026, penting untuk mempersiapkan diri sejak dini.

Dengan memahami syarat pendaftaran serta tahapan seleksi yang berlaku, peluang untuk lolos menjadi anggota Polri tentu akan semakin besar. (sgsa)

Berita Sebelumnya
Kartika A13 Sediakan Kebutuhan Harian Lengkap

Minimarket Kartika A13 Jadi Solusi Belanja Praktis Dekat RS DKT Purwokerto

Berita Selanjutnya
Siswa sedang tka

SPMB 2026 Jalur Prestasi Gunakan Nilai TKA, Simak Aturan dan Dampaknya