BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam sebuah langkah signifikan untuk mengakui prestasi luar biasa Gerakan Pramuka di daerahnya, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, secara resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banyumas pada Selasa, 19 Mei.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan momentum penting bagi perkembangan kepramukaan di Banyumas, yang telah menunjukkan konsistensi dan kemajuan yang patut dicontoh.
Dalam pidatonya setelah pelantikan, Sadewo mengungkapkan rencana ambisius untuk mengajukan pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas capaian Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas sebagai Kwarcab tergiat selama 35 kali berturut-turut.
“Kwarcab tergiat 35 kali berturut-turut. Ini bukan capaian yang sederhana, dibutuhkan konsistensi,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Capaian tersebut menurutnya mencerminkan dedikasi panjang dalam pembinaan dan aktivitas kepramukaan yang telah dilakukan dengan penuh komitmen.
Sadewo menekankan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar angka atau pengakuan belaka, tetapi mencerminkan kekuatan dan keberlanjutan Gerakan Pramuka di Banyumas.
“Banyumas mampu mempertahankan eksistensi Gerakan Pramuka secara aktif dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka di Banyumas tidak hanya berjalan stagnan, tetapi terus berkembang dengan semangat dan inovasi yang tinggi.
Aktivitas kepramukaan di Banyumas dinilai sangat aktif dan mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan masyarakat.
Keberhasilan Kwarcab Banyumas dalam meraih prestasi di berbagai kegiatan kepramukaan merupakan bukti nyata akan dampak positif yang diberikan oleh Gerakan Pramuka kepada generasi muda.
“Ini menunjukkan bahwa gerakan pramuka Banyumas benar-benar hidup, bergerak, dan memberikan dampak nyata bagi pembinaan generasi muda,” paparnya lagi.
Dalam konteks tersebut, Sadewo menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter anak muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ia optimis bahwa Pramuka akan tetap menjadi wadah yang efektif untuk mencetak generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
Nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan serta cinta tanah air masih sangat relevan untuk diterapkan melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
“Kualitas Pramuka ditentukan oleh kualitas pembinanya,” tegasnya.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas para pembina juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Banyumas.
Pendekatan ini tidak hanya akan meningkatkan kompetensi pembina tetapi juga akan mendorong partisipasi lebih banyak generasi muda dalam kegiatan kepramukaan.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Budi Prayitno, juga turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan positif Gerakan Pramuka di Banyumas.
Ia menilai bahwa Kwarcab Banyumas terus menunjukkan kemajuan yang signifikan dan konsisten dalam mencetak prestasi-prestasi membanggakan.
“Memang pramuka Banyumas ini gak cuma bagus. Tapi istimewa,” pungkasnya dengan nada bangga.
Apresiasi tersebut semakin memperkuat posisi Banyumas sebagai salah satu Kwarcab Pramuka paling aktif di Jawa Tengah.
Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan kepramukaan yang digelar.
Gerakan Pramuka memiliki sejarah panjang di Indonesia sebagai organisasi pendidikan non-formal yang bertujuan untuk membentuk karakter anak-anak dan remaja melalui kegiatan luar ruangan serta pengalaman belajar praktis.
Dalam konteks saat ini, tantangan yang dihadapi oleh generasi muda semakin beragam mulai dari pengaruh teknologi hingga perubahan sosial yang cepat.
Oleh karena itu, kehadiran organisasi seperti Pramuka sangat penting untuk memberikan arahan serta bimbingan kepada anak-anak agar dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri dan bertanggung jawab.
Pendekatan pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan juga dirasa sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini.
Dalam dunia yang dipenuhi dengan tantangan moral dan etika, nilai-nilai luhur seperti disiplin, kerja sama serta kepedulian sosial perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa.
Dari semua pencapaian ini, jelas terlihat bahwa Gerakan Pramuka di Banyumas bukan hanya sekadar organisasi semata melainkan juga menjadi garda terdepan dalam upaya mencetak generasi muda berkualitas yang siap menghadapi tantangan zaman.
Melalui pelatihan dan kegiatan rutin secara intensif, para peserta didik tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan tetapi juga keterampilan hidup yang berguna bagi masa depan mereka. (res/stch/dda)
















