BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Sebanyak 146 atlet pelajar Kabupaten Purbalingga resmi disiapkan untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Kontingen Purbalingga membawa target cukup tinggi dengan membidik total 13 medali emas, 11 medali perak, dan 11 medali perunggu.
Kontingen tersebut dilepas dalam acara yang berlangsung di Pendapa Dipokusumo, Jumat (28/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap para atlet mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus memperbaiki posisi daerah dalam klasemen Popda Jawa Tengah dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga Sadono mengatakan, target medali telah disusun berdasarkan jenjang pendidikan serta potensi masing-masing cabang olahraga yang diikuti atlet Purbalingga.
Untuk kategori SD/MI, kontingen Purbalingga ditargetkan mampu meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
Target tersebut diharapkan dapat membawa posisi Purbalingga naik dari peringkat 22 pada Popda 2025 menjadi peringkat 20 pada tahun ini.
Pada Popda tahun sebelumnya, kontingen SD/MI Purbalingga hanya berhasil mengamankan satu medali perak.
Karena itu, target yang diberikan pada Popda Jateng 2026 menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para atlet pelajar untuk meningkatkan prestasi.
Sementara itu, kontingen SMP/MTs mendapat target lebih tinggi, yakni lima medali emas, empat perak, dan empat perunggu.
Dengan raihan tersebut, Purbalingga berharap dapat memperbaiki posisi dari peringkat 11 pada 2025 menjadi peringkat 10 pada Popda Jawa Tengah 2026.
“Tahun ini, kami targetkan meraih peringkat 10 dengan perolehan lima emas, empat perak dan empat perunggu,” ujar Sadono.
Target terbesar diberikan kepada kontingen SMA/SMK/MA. Para atlet pada jenjang tersebut ditargetkan mampu menyumbangkan tujuh medali emas, enam perak, dan lima perunggu.
Perolehan tersebut diharapkan dapat mendongkrak posisi Purbalingga dari peringkat 22 pada 2025 menjadi peringkat 15 tahun ini.
Target tersebut cukup signifikan apabila dibandingkan dengan hasil Popda 2025. Saat itu, kontingen SMA/SMK/MA Purbalingga hanya mampu memperoleh satu medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu.
Sebanyak 146 atlet Purbalingga yang diberangkatkan ke Popda Jateng 2026 berasal dari 58 sekolah. Mereka terdiri atas 27 SD/MI, 18 SMP/MTs, dan 13 SMA/SMK/MA.
Para atlet tersebut akan didampingi 41 official selama mengikuti kompetisi olahraga pelajar tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Tahun ini jumlah atlet yang diberangkatkan ke Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah sejumlah 146 anak dan official sebanyak 41 orang,” jelas Sadono.
Kontingen Purbalingga akan bertanding dalam 16 cabang olahraga. Cabang olahraga tersebut meliputi atletik, bola voli pasir, bulu tangkis, karate, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, menembak, judo, tinju, balap sepeda, dan wushu.
Keikutsertaan dalam banyak cabang olahraga tersebut menjadi peluang bagi Purbalingga untuk mengumpulkan medali sekaligus memperkuat pembinaan atlet pelajar di berbagai disiplin olahraga.
Selain memberikan target prestasi, Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga menyiapkan apresiasi bagi atlet dan pelatih yang mampu membawa pulang medali dari Popda Jateng 2026.
Pemkab Purbalingga mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 juta untuk bonus atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali.
Pemberian bonus tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi agar para atlet tampil maksimal selama pertandingan.
Kontingen Purbalingga dilepas langsung oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif.
Dalam kesempatan tersebut, bupati meminta seluruh atlet menjaga semangat, sportivitas, dan memberikan prestasi terbaik untuk daerah.
Target 13 emas, 11 perak, dan 11 perunggu menjadi tantangan besar bagi kontingen Purbalingga.
Jika target tersebut tercapai, prestasi para atlet pelajar diharapkan mampu membawa perubahan pada posisi Purbalingga dalam klasemen Popda Jateng 2026.
Tidak hanya mengejar perolehan medali, keikutsertaan dalam Popda juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet muda.
Kompetisi tingkat provinsi memberikan kesempatan bagi atlet pelajar untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka menghadapi pesaing dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, 146 atlet Purbalingga kini diharapkan mampu menjalankan tugas dengan maksimal.
Pemerintah daerah pun berharap perjuangan mereka dapat menghasilkan prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Purbalingga di ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Tengah. (tya/stch/dda)














