Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Disperindagkop UKM Banjarnegara Bekali Pelaku Usaha dengan Keterampilan Digital

UMKM Naik Kelas Kuasai Digital MarketingUMKM Naik Kelas Kuasai Digital Marketing
DISKUSI: Para pelaku usaha di Banjarnegara saat mengikuti pelatihan levelling dasar untuk UMKM naik kelas di era digital

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam era digital yang berkembang pesat saat ini, sekadar memiliki produk berkualitas tidak lagi cukup untuk memastikan perkembangan suatu usaha.

Pelaku usaha dituntut untuk lebih kreatif dalam memasarkan produk, membangun citra merek yang kuat, serta menjalin komunikasi yang efektif dengan pelanggan melalui berbagai platform digital.

Kesadaran akan pentingnya keterampilan ini mendorong puluhan pelaku usaha mikro dan wirausaha pemula untuk mengikuti Pelatihan Levelling Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Banjarnegara.

Pelatihan ini berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan diadakan dalam dua angkatan.

Peserta pelatihan berasal dari beragam bidang usaha, yang mencakup konveksi, katering, laundry, fotografi, serta industri kreatif lainnya.

Dalam pelatihan ini, mereka tidak hanya mempelajari teori bisnis tetapi juga dibekali dengan keterampilan praktis yang diperlukan untuk bertahan dan berkembang di tengah perubahan pola pemasaran yang semakin mengarah ke digitalisasi.

Kepala Disperindagkop UKM Banjarnegara, Adi Cahyono Purwo Saputro, menyampaikan bahwa tantangan terbesar bagi pelaku usaha saat ini bukan sekadar masalah modal, melainkan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perubahan.

“Usaha yang bisa bertahan adalah usaha yang dijalankan dengan konsisten. Jangan pernah berhenti belajar,” ungkap Adi.

Menurutnya, pengalaman—termasuk pengalaman buruk orang lain—dapat menjadi pelajaran berharga agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Dia juga mengingatkan bahwa perjalanan bisnis tidak selalu berjalan mulus dan setiap pelaku usaha hampir pasti akan mengalami masa-masa sulit.

“Jadilah pelaku usaha yang optimis, bermental kuat, dan mampu melihat setiap tantangan sebagai peluang untuk berkembang,” tambahnya.

Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah pemanfaatan media sosial sebagai etalase utama bisnis.

Para peserta diajarkan untuk menyusun strategi pemasaran digital secara efektif, memahami perilaku konsumen yang berubah-ubah, hingga membangun identitas usaha yang kuat di mata publik.

Praktisi digital marketing sekaligus pendiri Taggallery Agency, Triawanda Tirta Aditya, memberikan penjelasan mengenai penggunaan media sosial oleh pelaku UMKM.

Triawanda menegaskan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang menggunakan media sosial secara sembarangan tanpa memahami tujuan dan karakter masing-masing platform.

“Semakin banyak audiens yang bisa dijangkau dan tertarik mengikuti akun usaha kita, semakin besar peluang bisnis untuk berkembang,” ujarnya.

Namun dia juga menambahkan bahwa hal terpenting adalah membangun kepercayaan serta hubungan baik dengan pelanggan agar mereka merasa nyaman berinteraksi dengan merek.

Selain fokus pada pemasaran digital, peserta pelatihan juga mendapatkan materi mengenai kemampuan berbicara di depan publik.

Materi ini disampaikan oleh dosen sekaligus praktisi komunikasi bernama Mulyo Budi Setiawan.

Mulyo menjelaskan bahwa kemampuan public speaking kini menjadi salah satu modal penting bagi pelaku usaha.

Kemampuan untuk menjelaskan produk secara jelas dan menarik, menawarkan ide-ide inovatif kepada calon pelanggan atau investor, serta membangun jaringan yang luas sering kali menentukan keberhasilan sebuah bisnis.

Pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan keterampilan teknis tetapi juga kesempatan bagi para pelaku usaha untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam menghadapi tantangan di dunia bisnis modern.

Dengan latar belakang peserta dari berbagai bidang usaha, diskusi antar peserta menjadi sangat dinamis dan menginspirasi. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Bantuan Beras 10 Kg Mulai Juli

Pemerintah Perpanjang Bantuan Beras 10 Kg untuk 33,2 Juta Keluarga Mulai Juli 2026

Berita Selanjutnya
Identitas ODGJ Bisa Dilacak

Disdukcapil Cilacap Tuntaskan Administrasi Kependudukan untuk ODGJ Melalui Pemeriksaan Biometrik