BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Menghadapi liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rutan Banjarnegara mengambil langkah proaktif dengan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Langkah ini dilakukan dengan meningkatkan koordinasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara.
Peningkatan koordinasi dinilai sangat penting karena liburan akhir tahun seringkali diikuti oleh peningkatan risiko kejadian darurat seperti kebakaran, banjir, dan gempa bumi.
Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menekankan pentingnya periode ini sebagai waktu dengan tingkat kerawanan tinggi.
“Kami ingin memastikan keamanan warga binaan dan petugas berada dalam kondisi yang terbaik. Koordinasi seperti ini menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dan mempercepat respons jika sesuatu terjadi,” ujar Dodik pada Kamis (11/12).
Proses mitigasi dilakukan melalui kunjungan teknis, pendalaman komunikasi, serta pemantapan alur kerja lintas instansi.
Rutan Banjarnegara juga telah menyiapkan alur evakuasi, prosedur cepat tanggap, serta dukungan personel untuk menghadapi kejadian darurat.
Pengecekan rutin terhadap Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi maksimal.
“Kami sudah melakukan pengecekan APAR dan evaluasi mitigasi, baik secara struktural maupun non-struktural, untuk memastikan kesiapan penuh selama Nataru,” jelas Dodik.
Ia menambahkan bahwa berbagai langkah tersebut diambil untuk menjaga agar layanan keamanan tetap berjalan tanpa gangguan.
Sinergi antara Rutan, Damkar, dan BPBD diharapkan mampu memperkuat ketahanan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Upaya preventif ini juga merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi warga binaan dan petugas terutama di masa rawan akhir tahun.
“Masa libur panjang sering kali memunculkan potensi bencana. Karena itu, seluruh lini harus bergerak cepat, terstruktur, dan tetap siaga,” ungkap Dodik lagi.
Kesiapsiagaan menghadapi libur Nataru bukanlah hal sepele bagi Rutan Banjarnegara.
Dengan meningkatnya jumlah pengunjung selama liburan akhir tahun, risiko gangguan keamanan juga meningkat.
Oleh karena itu, kesiapsiagaan maksimal diperlukan agar segala potensi ancaman dapat diminimalisir.
Pemerintah daerah melalui BPBD turut mendukung penuh langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Rutan Banjarnegara.
Kepala BPBD Banjarnegara menyatakan bahwa pihaknya siap berkolaborasi secara aktif dalam setiap upaya mitigasi bencana yang dibutuhkan.
“Kami siap memberikan dukungan penuh kepada Rutan Banjarnegara melalui penyediaan informasi cuaca terkini dan koordinasi cepat jika ada indikasi bencana,” ujar Kepala BPBD setempat.
Dukungan dari berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan yang sudah ada serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kesiapan pemerintah dalam menangani situasi darurat.
Selain meningkatkan kesiapsiagaan internal, edukasi kepada masyarakat sekitar juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan bencana.
Penyuluhan rutin tentang keselamatan dan langkah-langkah evakuasi darurat perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih siap menghadapi situasi tidak terduga.
Dalam kegiatan apel yang dilaksanakan di halaman Rutan Banjarnegara baru-baru ini terlihat jelas semangat dari para petugas dalam mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bencana selama liburan akhir tahun.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang latihan tetapi juga membangun kesadaran bersama akan pentingnya koordinasi lintas instansi.
Dengan antisipasi yang matang serta sinergi kuat antar instansi terkait, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini dapat berlangsung aman dan nyaman bagi semua pihak. (jud/dda)
















