BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Setelah menantikan selama 17 tahun, para pelaku seni dan budaya di Kabupaten Cilacap akhirnya dapat bernafas lega dengan rencana pembangunan gedung kesenian.
Gedung ini akan menjadi pusat aktivitas seni yang telah lama dinantikan oleh komunitas seni setempat.
Pemerintah Kabupaten Cilacap, melalui kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas PUPR, kini tengah merampungkan rencana pembangunan gedung ini yang akan dinamakan Gedung Kesenian Cilacap.
Anshor B, Ketua Tim Kesenian dan Pembina Tenaga Kebudayaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama Dinas PUPR sedang membahas Detail Engineering Design (DED) dari proyek tersebut.
“Sekarang sedang dalam proses penyusunan DED. Harapannya kalau semua berjalan lancar, pembangunan bisa dimulai tahun 2026,” ungkap Anshor pada Senin (7/7).
Lokasi yang dipilih untuk gedung kesenian ini adalah Gedung Graha Pemuda. Dipilihnya lokasi ini bukan tanpa alasan.
Anshor menegaskan bahwa Graha Pemuda merupakan tempat yang paling representatif karena letaknya strategis di dekat pusat kota Cilacap.
“Graha Pemuda paling representatif untuk dijadikan gedung kesenian. Letaknya strategis, dekat pusat kota. Nantinya akan ada renovasi menyeluruh agar mampu menampung berbagai kegiatan seni secara layak dan profesional,” jelasnya lebih lanjut.
Keputusan untuk menggunakan Gedung Graha Pemuda sebagai tempat pembangunan gedung kesenian sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan kawasan Alun-Alun Cilacap hingga sepanjang Jalan Ahmad Yani sebagai koridor budaya dan wisata kota.
Konsep ini diharapkan dapat memperkuat identitas Cilacap sebagai kota budaya sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi para seniman lokal.
Para pelaku seni di Cilacap telah lama menantikan fasilitas seperti ini sejak tahun 2008. Selama bertahun-tahun, komunitas seni harus berpindah-pindah tempat untuk mengekspresikan karya mereka.
“Sudah 17 tahun kami menunggu. Selama ini kami berkesenian berpindah-pindah tempat,” ujar Anshor menggambarkan betapa pentingnya kehadiran gedung kesenian tersebut bagi komunitas seni.
Dia juga berharap bahwa gedung kesenian nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan, pelatihan, dan pengembangan seni budaya lokal.
“Semoga ini menjadi titik awal kebangkitan kesenian di Cilacap. Gedung bukan sekadar bangunan fisik, tapi simbol penghargaan kepada budaya dan karya anak bangsa,” tambahnya dengan penuh harapan.
Rencana pembangunan gedung kesenian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan seni budaya di wilayah tersebut sekaligus meningkatkan daya tarik wisata untuk Kota Cilacap.
Dengan adanya fasilitas ini, para seniman lokal akan memiliki tempat yang memadai untuk berkreasi serta mengembangkan bakat mereka secara lebih terarah dan profesional.
Keberadaan gedung kesenian tersebut juga dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan yang ingin menikmati kekayaan budaya lokal yang ditawarkan oleh Kabupaten Cilacap.
Ini juga merupakan langkah strategis dari pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata berbasis kebudayaan.
Dengan segala rencana besar tersebut, masyarakat berharap agar pembangunan gedung kesenian bisa segera direalisasikan sesuai dengan jadwal sehingga bisa segera dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat serta komunitas seni setempat. (ray/stch)
















