BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Suara ledakan keras menggegerkan kawasan Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, seusai Salat Jumat, Jumat (24/7).
Dentuman yang diduga berasal dari jaringan listrik di halaman Kantor Pos Purwokerto itu sempat memicu kepanikan warga, mengaktifkan alarm salah satu mobil, serta membuat sejumlah karyawan perkantoran dan petugas keamanan bank berhamburan keluar untuk mencari sumber suara.
Peristiwa tersebut awalnya dikira sebagai kecelakaan lalu lintas atau ban kendaraan yang meledak.
Namun setelah dilakukan pengecekan di lokasi, sumber suara diduga berasal dari jaringan listrik yang berada di halaman Kantor Pos Purwokerto.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, terlihat pecahan isolator berserakan di bawah tiang listrik.
Sementara sebagian isolator lainnya masih menggantung pada kabel jaringan listrik.
Material yang diduga berasal dari komponen jaringan tersebut juga terlihat berserakan hingga area parkir Kantor Pos dan sebagian badan Jalan Jenderal Soedirman.
Salah seorang warga, Permata Putra, mengaku mendengar suara ledakan saat sedang beristirahat usai menunaikan Salat Jumat.
Suara dentuman yang sangat keras membuatnya langsung keluar dari gedung tempatnya bekerja karena mengira telah terjadi kecelakaan.
“Saya lagi istirahat habis Salat Jumat. Tiba-tiba ada ledakan keras, terus alarm mobil berbunyi. Saya langsung keluar buat lihat keadaan, takutnya kecelakaan,” ujarnya.
Permata mengatakan dirinya bersama warga dan karyawan lain kemudian mencari sumber suara tersebut.
Perhatian mereka akhirnya tertuju ke arah halaman Kantor Pos setelah banyak orang keluar dari gedung-gedung perkantoran di sekitar lokasi.
“Saya cari asal suaranya. Banyak orang kantor juga keluar sambil menunjuk ke arah Kantor Pos. Ternyata sumbernya dari tiang listrik yang ada di halaman,” katanya.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi.
Sesaat setelah ledakan terjadi, pasokan listrik di kawasan tersebut masih berfungsi normal.
Namun sekitar 15 menit kemudian aliran listrik padam akibat gangguan pada jaringan.
Petugas PLN kemudian melakukan penanganan di lokasi untuk mencari sumber gangguan sekaligus mengamankan jaringan listrik.
Proses perbaikan berlangsung sekitar satu jam sebelum kondisi dinyatakan aman.
Manajer ULP PLN Purwokerto Kota, Hendro, menjelaskan bahwa suara ledakan tersebut disebabkan oleh gangguan pada potensial transformer (PT).
Menurutnya, komponen tersebut mengalami penurunan kualitas sehingga tidak lagi mampu menahan tegangan listrik secara optimal.
“Ledakan terjadi karena gangguan. Mungkin untuk kondisinya sudah breakdown, kualitasnya sudah menurun. Jadi sudah tidak kuat menahan listrik,” jelas Hendro.
PLN segera melakukan penelusuran setelah menerima laporan adanya gangguan.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sumber masalah pada peralatan tersebut dan langsung melakukan pemutusan jaringan sebagai langkah pengamanan sebelum proses perbaikan dilakukan.
“Tadi sempat padam, kita cari penyebabnya ketemu di situ. Kita potong untuk pengamanannya, penanganan sekitar satu jam,” katanya.
Menurut Hendro, penurunan performa pada potensial transformer dapat dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya perubahan cuaca yang ekstrem.
Kondisi panas tinggi yang kemudian disusul hujan dapat mempercepat penurunan kualitas komponen jaringan listrik.
“Terjadi breakdown karena cuaca. Kadang sangat panas lalu hujan,” pungkasnya.
Hingga penanganan selesai dilakukan, PLN memastikan terus memantau kondisi jaringan listrik di kawasan tersebut untuk memastikan pasokan listrik kembali normal dan aman digunakan masyarakat. (dms/res/stch/dda)
















