Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Momen Artis Indonesia Bersinar di Panggung Cannes Film Festival 2026
SPKLU Alun-alun Purwokerto Jadi yang Terlaris, Omzet Tembus 45 Juta

SPKLU Alun-alun Purwokerto Jadi yang Terlaris, Omzet Tembus 45 Juta

SPKLU Alun alun Purwokerto Paling LarisSPKLU Alun alun Purwokerto Paling Laris
PALING LAKU: SPKLU UP3 Purwokerto di dekat menjadi SPKLU paling laku, diantara 20 unit SPKLU yang ada

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – UP3 PLN Purwokerto kini menerapkan strategi berbasis permintaan dalam penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Salah satu lokasi yang menjadi favorit pengguna kendaraan listrik terletak di kawasan Alun-alun Purwokerto.

Manajer UP3 PLN Purwokerto, Firman Raharja, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat total 20 unit SPKLU yang tersebar di wilayah kerja UP3 PLN Purwokerto.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Banyumas menjadi daerah dengan jumlah SPKLU terbanyak.

“Dari 20 unit SPKLU yang ada, paling banyak berada di Kabupaten Banyumas dengan 9 unit. Sementara itu, sisanya tersebar di Banjarnegara, Purbalingga, dan Wonosobo,” kata Firman.

Firman menjelaskan bahwa penyediaan SPKLU dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan serta kondisi pasar di masing-masing wilayah.

PLN terus memantau tingkat penggunaan setiap fasilitas pengisian kendaraan listrik tersebut.

“Kami terbuka untuk melakukan penyesuaian berdasarkan traffic,” jelasnya.

Menurut Firman, jika terdapat SPKLU dengan tingkat penggunaan yang rendah, pihaknya akan mempertimbangkan untuk memindahkan unit tersebut ke lokasi lain yang lebih potensial.

Langkah ini diambil guna menjaga agar operasional SPKLU tetap efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Misalnya jika kita pasang di suatu tempat namun tidak begitu laku, kita akan relokasi unit tersebut,” ucapnya.

Dari seluruh SPKLU yang tersedia, SPKLU di kawasan Alun-alun Purwokerto mencatatkan tingkat penggunaan tertinggi.

Pada momen Lebaran lalu, omzet dari SPKLU tersebut bahkan mencapai puluhan juta rupiah.

“Kami mengikuti demand dari masyarakat. Contoh yang paling laris adalah di Alun-alun, dimana pada Lebaran lalu hampir Rp 45 juta omzetnya meskipun mayoritas pengguna berasal dari Jakarta,” ujarnya.

Selain Alun-alun Purwokerto, SPKLU Berkoh juga menjadi salah satu lokasi dengan tingkat penggunaan cukup tinggi.

Firman menyebutkan bahwa omzet bulanan dari SPKLU Berkoh berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.

Di sisi lain, terdapat sejumlah SPKLU lainnya yang masih mencatatkan penggunaan relatif rendah.

Beberapa titik bahkan hanya menghasilkan omzet sekitar Rp 500 ribu per bulan.

Dengan berkembangnya jumlah kendaraan listrik dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup melalui penggunaan energi bersih, PLN berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan pengisian kendaraan listrik. (res/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Cannes Film Festival

Momen Artis Indonesia Bersinar di Panggung Cannes Film Festival 2026