Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

TKA SMA 2025 Digelar November, Sertifikat Bisa Jadi Penunjang Masuk PTN Jalur Prestasi

Tka sma 2025 direncanakan akan digelar bulan november mendatangTka sma 2025 direncanakan akan digelar bulan november mendatang
TKA SMA 2025 direncanakan akan digelar bulan November mendatang.

BANYUMASEKSPRES.ID, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) khusus jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) pada November 2025.

Tes ini dirancang sebagai alat bantu bagi sekolah, guru, serta lembaga pendidikan untuk menilai pencapaian belajar murid secara terstandar. Meski berskala nasional, TKA tidak bersifat wajib, melainkan bersifat opsional.

“TKA akan menjadi salah satu poin dalam penerimaan mahasiswa dan murid baru di jalur prestasi,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, pada Selasa, 17 Juni 2025.

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa fungsi TKA tidak hanya sekadar untuk mengukur capaian akademik siswa secara individu.

Tes ini juga menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam memetakan mutu pendidikan di berbagai daerah.

Nantinya, hasil yang terkumpul dari TKA akan digunakan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan pendidikan yang berbasis data.

“TKA ini bagian dari upaya kita membangun sistem pendidikan yang terukur dan adil,” ujarnya.

Meski akan menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi jalur prestasi, Kemendikdasmen memastikan bahwa TKA tidak menjadi penentu utama dalam proses seleksi pendidikan tinggi.

Siswa yang tidak mengikuti TKA tetap memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur lain.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menjelaskan bahwa TKA lebih berfungsi sebagai penguat nilai rapor yang selama ini cenderung bersifat subjektif.

Ia menyebut bahwa hasil dari TKA bisa digunakan untuk memvalidasi nilai rapor agar lebih akurat dalam proses seleksi.

“Nilai rapor itu cenderung subjektif, maka dikonfirmasi oleh TKA,” kata Atip, pada Senin, 16 Juni 2025 lalu.

Atip juga menekankan bahwa keikutsertaan dalam TKA sepenuhnya berdasarkan kesiapan dan kemauan siswa.

Tes ini tidak dijadikan syarat kelulusan atau penentu utama dalam seleksi apapun, melainkan hanya sebagai alat evaluasi pendukung terhadap kemampuan siswa secara individu.

Tes kemampuan akademik bagi siswa sma bersifat tidak wajib diikuti
Tes kemampuan akademik bagi siswa SMA bersifat tidak wajib diikuti.

“Bukan pula penentu dari kelulusan, tetapi hanya untuk mengevaluasi individu,” ujarnya.

Penerapan TKA bagi siswa SMA akan dimulai pada tahun ajaran 2025/2026 dan merupakan bagian dari kebijakan nasional yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik.

Dalam aturan tersebut, ditegaskan bahwa TKA adalah sistem penilaian nasional tingkat akhir pada suatu jenjang pendidikan.

Meskipun berskala nasional dan telah diatur secara resmi, pelaksanaan TKA tidak diwajibkan bagi seluruh siswa.

Namun, bagi siswa yang mengikuti TKA akan diberikan sertifikat resmi yang memuat nilai hasil tes. Sertifikat inilah yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan seleksi lanjutan, termasuk dalam proses masuk ke perguruan tinggi.

Dengan adanya TKA, Kemendikdasmen berharap proses penilaian capaian belajar siswa bisa lebih objektif dan merata.

Sertifikat TKA menjadi salah satu dokumen pendukung yang sah dalam melanjutkan pendidikan, terutama di jalur seleksi berbasis prestasi.

Penerapan TKA SMA 2025 menjadi bagian dari langkah besar dalam menciptakan sistem pendidikan nasional yang tidak hanya terukur, tetapi juga berkeadilan.

Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pendidikan yang diambil berbasis pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. (fam)

Berita Sebelumnya
Bandara dhoho tak beroperasi hingga akhir juli

Bandara Dhoho Kediri Tutup Sementara Hingga Juli 2025, Ini Penyebabnya

Berita Selanjutnya
Brad pitt di film f1

Brad Pitt Bintangi Film F1, Tayang Global Juni 2025