BANYUMASEKSPRES.ID, Seragam baru Timnas Indonesia telah resmi diperkenalkan kepada publik dalam sebuah acara yang bertajuk “Leave Your Mark”, yang berlangsung di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis, 12 Maret.
Peluncuran ini tidak hanya menandai hadirnya desain baru jersey tim nasional, tetapi juga menandakan dimulainya kerja sama baru antara PSSI dan perusahaan apparel asal Spanyol, Kelme.
Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua PSSI Erick Thohir, anggota Exco PSSI, Direktur Teknik PSSI Alex Zwiers, pelatih tim nasional John Herdman, serta CEO Kelme Indonesia Kevin Wijaya.
Desain jersey baru Timnas Indonesia tetap mempertahankan identitas utama dengan warna merah yang menjadi ciri khas sebagai seragam kandang.
Namun, ada beberapa pembaruan menarik dalam desain ini. Pada bagian leher dan lengan jersey terdapat aksen putih melingkar yang memberikan kesan modern dan elegan.
Sementara itu, bagian depan jersey dihias dengan motif garis-garis horizontal yang membuatnya tampak lebih dinamis.
Untuk seragam tandang, desain didominasi oleh warna putih dengan aksen merah yang serupa dengan jersey kandang.
Menariknya, kostum ini juga dilengkapi dengan sentuhan motif batik sebagai elemen khas budaya Indonesia.
Kevin Wijaya, CEO Kelme Indonesia, menyatakan bahwa jersey tim nasional bukan sekadar pakaian pertandingan semata, tetapi lebih dari itu merupakan simbol identitas dan perjuangan para pemain di lapangan.
Ia mengatakan, “Jersey adalah simbol identitas dan perjuangan membawa nama Indonesia di lapangan. Peluncuran jersey ini adalah ruang bagi ragam generasi untuk merasakan sepak bola dan futsal Indonesia.”
Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya peran jersey dalam membangun identitas tim sekaligus memotivasi para pemain untuk berjuang demi prestasi terbaik.
Kerja sama antara PSSI dan Kelme direncanakan akan berlangsung dalam jangka panjang hingga tahun 2030.
Kolaborasi ini tidak hanya mencakup penyediaan perlengkapan untuk tim sepak bola nasional saja, tetapi juga akan menjangkau Timnas Futsal Indonesia melalui dukungan kepada Federasi Futsal Indonesia.
Hal ini menjadi langkah strategis karena kini kedua tim nasional tersebut menggunakan apparel dari satu penyedia yang sama. Sebelumnya, kedua tim memiliki penyedia perlengkapan yang berbeda-beda.
Kembalinya Timnas Indonesia menggunakan produk apparel dari perusahaan luar negeri setelah enam tahun lebih mengandalkan merek lokal menandakan perubahan signifikan dalam dunia sepak bola Tanah Air.
Ini juga menjadi kali pertama bagi Kelme untuk memproduksi jersey resmi bagi tim nasional Indonesia.
Nama Kelme sendiri bukanlah hal baru di dunia sepak bola Indonesia, karena mereka sebelumnya juga menjadi apparel resmi klub Persib Bandung pada musim 2025/2026.
Sementara itu, Direktur PT Garuda Sepakbola Indonesia, Marshal Masita, menjelaskan bahwa proses pemilihan apparel dilakukan melalui tender terbuka dan profesional.
Menurutnya, keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan nilai kontrak yang ditawarkan tetapi juga kualitas produk serta kemampuan logistik penyedia.
“Kelme punya manufaktur di China. Timnas bukan hanya senior; ada total 13 timnas jika dihitung semuanya. Artinya suplai logistik itu sangat penting bagi kami,” ujar Marshal.
Marshal juga menekankan pentingnya konsistensi dalam suplai perlengkapan mengingat banyaknya tim nasional yang harus dilayani oleh satu penyedia apparel.
“Bukan hanya soal uang besar. Ya, kami juga mau uang besar tetapi kami butuh konsistensi,” tambahnya.
Dalam konteks ini, ia menyebutkan bahwa sering kali ia harus menghadapi kritik dari pelatih terkait masalah suplai perlengkapan.
Kerja sama jangka panjang dengan Kelme diharapkan dapat memberikan kepercayaan diri lebih bagi PSSI dalam menghadapi berbagai agenda internasional ke depan.
Marshal menyatakan bahwa kerja sama tersebut memberikan keyakinan tambahan saat mengikuti turnamen-turnamen bergengsi seperti Piala AFF bulan Juli mendatang dan Piala Asia 2027 mendatang.
“Ini adalah apparel dengan kualitas terbaik untuk Timnas Indonesia,” tegas Marshal.
Setelah peluncuran resmi dilakukan, desain jersey baru tersebut langsung memicu reaksi beragam dari warganet di media sosial.
Banyak netizen memberikan pujian terhadap desain yang dianggap sederhana namun tetap elegan dan modern.
Salah seorang pengguna media sosial bahkan menyebutkan bahwa atribut pada jersey tersebut mengingatkannya pada baju lebaran dengan komentar: “Asyik baju lebaran.”
Di sisi lain ada netizen lainnya yang merasa desain away-nya mengingatkan mereka pada timnas Spanyol dengan komentar: “Away-nya berasa timnas Spanyol.”
Reaksi positif lainnya datang dari pengguna media sosial yang meyakini bahwa jersey baru ini akan terlihat lebih menarik ketika dikenakan oleh para pemain Timnas Indonesia di lapangan.
Seorang pengguna berkomentar: “Ini kalau yang pakai pemain keturunan macam Jay Idzes dan kawan-kawan pasti kelihatan keren.”
Hal ini menunjukkan harapan masyarakat agar para pemain dapat menunjukkan performa terbaik mereka mengenakan seragam baru tersebut.
Jersey baru Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani debutnya dalam ajang FIFA Series 2026 mendatang. Pada turnamen tersebut, skuad Garuda dijadwalkan akan menghadapi St Kitts and Nevis national football team pada tanggal 27 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Momen ini tentu sangat dinantikan oleh seluruh pendukung sepak bola tanah air dengan harapan agar Timnas Indonesia dapat memberikan penampilan terbaik serta meraih hasil positif.
Dengan peluncuran jersey baru ini serta kerja sama jangka panjang antara PSSI dan Kelme, masa depan sepak bola Indonesia tampaknya semakin cerah dan penuh harapan untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi di pentas internasional. (*/stch/dda)
















