Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Wisata Foto Populer di Jogja, Ini Pesona Studio Alam Glampong

GlampongGlampong
Daya Tarik Studio Alam Gamplong sebagai Wisata Foto di Jogja

BANYUMASEKSPRES.ID, Yogyakarta dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia yang menawarkan beragam tempat menarik untuk dikunjungi.

Selain wisata budaya dan kuliner, kota ini juga memiliki banyak lokasi wisata fotografi yang populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Salah satu destinasi yang cukup terkenal di kalangan pemburu foto adalah Studio Alam Gamplong yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tempat wisata ini dikenal memiliki konsep studio film terbuka dengan berbagai bangunan unik yang menghadirkan nuansa masa lampau.

Lokasi wisata tersebut berada di Dusun Gamplong, Desa Sumberrahayu, Kecamatan Moyudan, sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.

Kawasan ini awalnya dibangun sebagai lokasi syuting film sejarah dan kemudian dibuka untuk wisata edukasi serta fotografi bagi masyarakat umum

Keunikan arsitektur dan latar bangunan klasik menjadikan tempat ini sering disebut sebagai “mini Hollywood” Indonesia.

Banyak film terkenal seperti Sultan Agung, Bumi Manusia, hingga Habibie Ainun pernah mengambil gambar di kawasan studio tersebut.

Glampong (2)
Daya Tarik Studio Alam Gamplong sebagai Wisata Foto di Jogja

Salah satu daya tarik utama Studio Alam Gamplong adalah banyaknya spot foto yang unik dan instagramable.

Pengunjung dapat menemukan berbagai latar bangunan bergaya kolonial, perkampungan tempo dulu, hingga replika benteng yang dibuat menyerupai suasana masa lampau.

Beberapa area populer di lokasi ini antara lain replika Keraton Mataram, Benteng Batavia, serta kampung bergaya Eropa.

Keberagaman latar tersebut membuat wisatawan seolah-olah melakukan perjalanan lintas waktu ketika berfoto di setiap sudut kawasan.

Selain bangunan permanen, beberapa set film di lokasi ini juga dirancang fleksibel sehingga dapat diubah sesuai kebutuhan produksi film.

Hal ini menjadikan kawasan tersebut tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga bagi industri perfilman Indonesia.

Menurut informasi dari Dinas Pariwisata Yogyakarta, studio ini memang dirancang sebagai studio film terbuka yang juga difungsikan sebagai wisata edukasi.

Ketika tidak digunakan untuk syuting, area tersebut dibuka bagi pengunjung yang ingin belajar atau menikmati wisata fotografi.

Kawasan wisata ini berdiri di atas lahan sekitar dua hektare yang dipenuhi berbagai bangunan tematik. Desain lokasi yang luas membuat wisatawan memiliki banyak pilihan sudut menarik untuk berfoto.

Selain bangunan unik, suasana di sekitar kawasan juga cukup mendukung aktivitas wisata santai. Lingkungan pedesaan yang masih asri memberikan pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan dengan destinasi kota yang ramai.

Fasilitas dasar untuk wisatawan juga telah tersedia di kawasan ini. Beberapa di antaranya meliputi area parkir, toilet, warung makan, serta toko suvenir yang dapat digunakan pengunjung selama berwisata.

Sebagian spot di Studio Alam Gamplong dapat dikunjungi secara gratis atau dengan sistem donasi sukarela. Namun terdapat pula beberapa area khusus yang memerlukan tiket tambahan dengan harga yang relatif terjangkau.

Objek wisata ini biasanya buka setiap hari mulai sekitar pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Waktu kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati pencahayaan alami yang sangat mendukung aktivitas fotografi.

Keberadaan Studio Alam Gamplong juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata Yogyakarta. Banyak wisatawan yang datang tidak hanya untuk berfoto, tetapi juga untuk mengenal lebih dekat proses produksi film di Indonesia.

Sejumlah fotografer bahkan menjadikan tempat ini sebagai lokasi pemotretan prewedding maupun konten kreatif. Latar bangunan klasik yang unik membuat hasil foto terlihat berbeda dibandingkan dengan lokasi wisata lainnya.

Dengan berbagai keunikan tersebut, Studio Alam Gamplong menjadi salah satu destinasi wisata foto populer di Yogyakarta.

Kombinasi antara sejarah film, arsitektur klasik, serta suasana pedesaan membuat tempat ini layak menjadi tujuan wisata bagi pecinta fotografi maupun wisata keluarga. (sgsa)

Berita Sebelumnya
Cita Rasa Khas Sambal Kacang Gurih Pedas

Cita Rasa Khas Sambal Kacang Gurih Pedas di Ayam Gepuk Pak Gembus Purwokerto

Berita Selanjutnya
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026