BANYUMASEKSPRES.ID, Penjaga gawang tim nasional Maroko, Yassine Bono, kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia meski gagal membawa negaranya melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan perempat final melawan Prancis di Stadion Boston, Jumat (10/7) dini hari WIB, Bono berhasil menggagalkan tendangan penalti bintang Prancis, Kylian Mbappe, sekaligus mencatatkan rekor bersejarah di ajang Piala Dunia.
Meskipun tampil gemilang di bawah mistar gawang, Bono tidak mampu menghindarkan Maroko dari kekalahan 0-2.
Tim berjuluk Les Bleus akhirnya memastikan kemenangan berkat gol yang dicetak Mbappe pada menit ke-60 dan Ousmane Dembele enam menit kemudian.
Hasil tersebut mengantarkan Prancis melaju ke babak semifinal, sementara perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 harus berakhir di perempat final.
Aksi heroik Bono terjadi jauh sebelum Prancis membuka keunggulan. Pada menit ke-28, wasit menghadiahkan tendangan penalti kepada Prancis setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
Kylian Mbappe yang maju sebagai eksekutor mencoba mengarahkan bola ke sisi kiri gawang.
Namun, Bono mampu membaca arah tendangan dengan sangat baik dan melakukan penyelamatan penting yang sempat menjaga harapan Maroko untuk tetap bersaing dalam pertandingan.
Penyelamatan tersebut tidak hanya menjadi momen penting dalam laga, tetapi juga mengantarkan Bono menorehkan catatan istimewa di sejarah Piala Dunia.
Berdasarkan data statistik Squawka, kiper berusia 35 tahun itu kini telah menggagalkan empat tendangan penalti sepanjang tampil di putaran final Piala Dunia sejak edisi 2022, termasuk dalam babak adu penalti.
Dari total sembilan tendangan penalti yang dihadapinya di ajang Piala Dunia, Bono hanya dua kali kebobolan.
Sementara empat penalti berhasil ia gagalkan melalui penyelamatan yang menunjukkan refleks, ketenangan, serta kemampuan membaca arah bola dengan sangat baik.
Catatan tersebut membuat Bono menyamai rekor penyelamatan penalti terbanyak yang pernah dicatatkan seorang penjaga gawang di putaran final Piala Dunia.
Ia kini sejajar dengan sejumlah kiper legendaris dunia seperti Harald Schumacher dari Jerman, Iker Casillas dari Spanyol, Sergio Goycochea dari Argentina, Dominik Livakovic dari Kroasia, dan Danijel Subasic yang juga berasal dari Kroasia.
Selain menyamai rekor dunia tersebut, Bono juga mencatat sejarah bagi sepak bola Maroko.
Ia menjadi kiper pertama tim nasional Maroko yang berhasil menggagalkan tendangan penalti lawan pada waktu normal pertandingan di putaran final Piala Dunia.
Torehan itu semakin menegaskan peran penting Bono dalam perjalanan Maroko yang dalam dua edisi terakhir mampu bersaing dengan negara-negara kuat dunia.
Meski demikian, rekor individu tersebut belum cukup membawa Maroko melanjutkan langkah ke semifinal.
Setelah gagal memanfaatkan momentum usai penyelamatan penalti, lini pertahanan Maroko akhirnya runtuh pada babak kedua ketika Mbappe berhasil menebus kegagalannya melalui gol pembuka.
Enam menit kemudian, Dembele menggandakan keunggulan Prancis dan memastikan kemenangan 2-0.
Sepanjang turnamen, Bono kembali menjadi salah satu pemain paling konsisten dalam skuad Maroko.
Pengalaman, kepemimpinan, dan kemampuannya melakukan penyelamatan krusial beberapa kali menjadi penyelamat tim ketika menghadapi tekanan lawan.
Penampilannya juga kembali mendapat pujian dari berbagai pengamat sepak bola karena tetap mampu tampil tenang menghadapi para penyerang kelas dunia.
Walaupun harus mengakhiri perjalanan di babak delapan besar, penampilan Yassine Bono tetap meninggalkan kesan mendalam pada Piala Dunia 2026.
Rekor yang berhasil ia ciptakan menunjukkan bahwa dirinya merupakan salah satu spesialis penyelamatan penalti terbaik dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.
Bagi Maroko, kegagalan melangkah ke semifinal memang menjadi kekecewaan.
Namun, performa Bono sepanjang turnamen menjadi salah satu modal penting bagi perkembangan sepak bola negara tersebut di masa depan.
Sementara bagi Bono sendiri, pencapaian menyamai rekor para legenda dunia menjadi bukti bahwa namanya kini layak disejajarkan dengan deretan kiper terbaik yang pernah tampil di panggung Piala Dunia. (*/stch/dda)
















