Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

103 Kelompok Mahasiswa Ramaikan Market Day 3.0 Telkom Purwokerto, Dorong Semangat Entrepreneurship

Market Day 3.0 Telkom Purwokerto NaikMarket Day 3.0 Telkom Purwokerto Naik
MARKET DAY: Gunting pita oleh Direktur Universitas Telkom Purwokerto, Dr. Tenia Wahyuningrum, S.Kom, MT menandai dibukanya Market Day 3.0, Senin (8/12)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Suasana ramai dan penuh semangat menyelimuti halaman kampus Universitas Telkom Purwokerto pada Senin (8/12), ketika para akademisi berkolaborasi dengan HIPMI PT Universitas Telkom Purwokerto untuk menggelar Market Day 3.0.

Acara ini dihadiri oleh 103 kelompok, yang masing-masing terdiri dari sepuluh mahasiswa, sehingga total peserta mencapai 1.030 orang.

Ketua Pelaksana, Wahyu Nugroho, mengungkapkan bahwa jumlah partisipan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya diikuti oleh puluhan kelompok.

Market Day 3.0 tidak hanya sekadar ajang pameran produk Food and Beverage, tetapi juga mencakup layanan pengembangan website, pernak-pernik kriya, hingga beragam merchandise unik.

Wahyu menjelaskan bahwa kategori Food and Beverage dibagi menjadi dua kluster utama yaitu makanan dan minuman sehat serta makanan dan minuman kaki lima.

“Untuk Food and Beverage dibagi dua kluster. Ada Food and Beverage sehat dan Food and Beverage kaki lima,” ujarnya ketika ditemui awak media pada acara tersebut.

Peserta dari Market Day ini merupakan mahasiswa semester III hingga VII dari berbagai program studi di Universitas Telkom Purwokerto, yang memiliki 12 program studi berbeda.

Program-program tersebut mencakup berbagai disiplin ilmu seperti Bisnis Digital, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sains Data, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Desain Kreatif Visual, Desain Produk, Teknik Industri, Teknik Telekomunikasi, Biomedis, hingga Teknik Pangan.

“Kurang lebih ada 12 program studi. Semua terlibat,” jelas Wahyu lebih lanjut.

Acara ini dirancang tidak hanya sebagai wadah kreativitas mahasiswa dalam dunia wirausaha tetapi juga sebagai sarana untuk mempersiapkan mereka memiliki bisnis mandiri yang dapat dikembangkan di luar lingkungan kampus.

“Tujuan Market Day 3.0 adalah menjadi wadah pengembangan usaha mahasiswa,” tambahnya dengan antusias.

Kenaikan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan antusiasme dan minat yang semakin besar dari para mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan kewirausahaan semacam ini.

“Jumlah peserta tahun ini naik dibandingkan tahun lalu yang hanya puluhan kelompok,” pungkas Wahyu.

Acara pembukaan Market Day 3.0 ditandai dengan pemotongan pita oleh Direktur Universitas Telkom Purwokerto, Dr. Tenia Wahyuningrum, S.Kom., MT., yang menambah kesan formal dan meriah pada acara tersebut.

Kehadiran Dr. Tenia memberikan dorongan moral bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan-kegiatan semacam ini.

Market Day tidak sekadar menjadi ajang jual beli produk tetapi juga menjadi pengalaman belajar berharga bagi para mahasiswa untuk memahami dinamika pasar dan strategi bisnis secara langsung.

Kehadiran berbagai macam produk mulai dari teknologi hingga kerajinan tangan membuktikan keragaman ide kreatif yang dimiliki oleh mahasiswa Universitas Telkom Purwokerto.

Selain itu acara ini juga menjadi platform bagi mahasiswa untuk saling bertukar ide dan inspirasi dalam dunia kewirausahaan modern yang semakin kompetitif saat ini.

Mahasiswa didorong untuk bisa memanfaatkan peluang pasar sekaligus meningkatkan kemampuan soft skills seperti komunikasi efektif dan kemampuan negosiasi melalui interaksi langsung dengan konsumen.

Market Day 3.0 diharapkan dapat membangun mental entrepreneurship yang kuat di kalangan mahasiswa sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti.

Semangat wirausaha yang terbentuk sejak dini diyakini dapat memberikan kontribusi besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta nasional. (yda/dda)

Berita Sebelumnya
Stok Pupuk Bersubsidi Menipis

Stok Pupuk Bersubsidi Menipis Menjelang Musim Tanam, Dinpertan Purbalingga Ajukan Tambahan Kuota

Berita Selanjutnya
Lolos KIP Kuliah 2026 tidak hanya bergantung pada kondisi ekonomi, tetapi juga ketepatan pendaftar mengikuti setiap ketentuan

KIP Kuliah 2026: Ini Faktor Penting yang Menentukan Peluang Lolos Seleksi