Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bupati Purbalingga Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bupati Dorong Koperasi Jadi Penggerak EkonomiBupati Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi
BAZAR: Warga memadati bazar murah pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Kabupaten Purbalingga di kawasan Car Free Day, Minggu (19/7/2026)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menegaskan bahwa koperasi harus berkembang menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat, bukan sekadar tempat simpan pinjam.

Melalui penguatan Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih, pemerintah daerah berharap koperasi mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Fahmi saat menghadiri puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Kabupaten Purbalingga yang digelar bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/7/2026).

Acara tersebut dihadiri masyarakat, pelaku koperasi, pelaku UMKM, serta sejumlah organisasi yang turut mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

Menurut Fahmi, keberadaan koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah.

Karena itu, koperasi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih luas, mulai dari penyediaan barang kebutuhan pokok hingga mendukung pemasaran produk unggulan desa.

“Di Purbalingga, sebagian desa telah membentuk Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih yang diharapkan menjadi roda penggerak perekonomian di masing-masing wilayah,” ujar Fahmi.

Ia menjelaskan bahwa koperasi modern seharusnya tidak hanya berfokus pada layanan simpan pinjam.

Dengan tata kelola yang baik, koperasi dapat berkembang menjadi pusat layanan ekonomi yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat.

Bupati mencontohkan, koperasi dapat menyediakan sembako dengan harga terjangkau, mengelola apotek untuk layanan kesehatan masyarakat, hingga membantu petani dan pelaku UMKM memasarkan hasil produksi mereka agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

“Berbagai kebutuhan masyarakat dapat terwadahi melalui koperasi. Kalau koperasi berkembang dengan baik, maka akan menjadi kekuatan utama penggerak ekonomi Indonesia,” katanya.

Selain memperluas fungsi koperasi, Fahmi juga berharap kualitas pengelolaan koperasi di Kabupaten Purbalingga terus meningkat.

Ia menilai keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari jumlah yang berdiri, tetapi juga dari kemampuan memberikan manfaat ekonomi secara nyata kepada para anggotanya.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan tata kelola, profesionalisme pengurus, kualitas pelayanan, hingga penguatan usaha koperasi agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Purbalingga, Agung Widiarto, mengatakan rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 telah dimulai sejak 1 Juli 2026 dengan berbagai kegiatan yang melibatkan koperasi dan masyarakat.

Menurutnya, seluruh rangkaian acara dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kami berharap koperasi semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu meningkatkan kesejahteraan anggota, serta menjadi fondasi penguatan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di Kabupaten Purbalingga,” ujarnya.

Puncak peringatan Hari Koperasi sengaja dilaksanakan di kawasan Car Free Day agar lebih dekat dengan masyarakat.

Berbagai kegiatan sosial dan ekonomi diselenggarakan untuk menarik partisipasi warga sekaligus memperkenalkan manfaat koperasi kepada masyarakat luas.

Selain senam massal, panitia juga menghadirkan program tebus murah sembako, di mana paket sembako senilai Rp100 ribu dapat ditebus hanya dengan Rp50 ribu.

Program tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi.

Tidak hanya itu, tersedia pula Gerakan Pangan Murah, bazar sayur dengan harga terjangkau, pembagian pakaian layak pakai oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Purbalingga, hingga pelatihan ecoprint yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan alami untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Melalui momentum Hari Koperasi ke-79, Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap koperasi semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, memperluas layanan kepada masyarakat, serta menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, koperasi diharapkan terus berkembang sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Warga Sumpiuh Bongkar Jembatan Amblas

Setelah Rusak 6 Tahun, Warga Sumpiuh Gotong Royong Rehabilitasi Jembatan

Berita Selanjutnya
Tutup MPLS, Siswa MAN 2 Unjuk Kebolehan

MAN 2 Kebumen Gelar MPLS Kreatif, Pentas Seni Meriah Warnai Masa Ta'aruf Murid Madrasah