Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

11 Mahasiswa UMNU Kebumen Magang di Taiwan, Belajar Langsung di Industri Pengolahan Kedelai

11 Mahasiswa Magang Kerja di Perusahaan Taiwan11 Mahasiswa Magang Kerja di Perusahaan Taiwan
MAGANG: Para mahasiswa Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen mendapatkan kesempatan magang di luar negeri melalui program magang di Rongzhou Food Co., Ltd., Taichung, Taiwan

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Sebanyak 11 mahasiswa Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti program magang di luar negeri.

Mereka menjalani program magang di Rongzhou Food Co., Ltd., Taichung, Taiwan. Para mahasiswa tersebut telah tiba di Taiwan pada 4 September 2026.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh General Manager Rongzhou Food Co., Ltd., He Peilin, bersama Mrs. Jennifer, Mr. Joung, serta jajaran supervisor perusahaan.

Program magang tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa UMNU Kebumen untuk mendapatkan pengalaman belajar langsung di lingkungan industri sekaligus memperluas wawasan mengenai dunia kerja internasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UMNU Kebumen, Rennanti Lunnadiyah Aprilia MP, mengatakan terdapat 11 mahasiswa yang mengikuti program magang di Taiwan.

Dari jumlah tersebut, empat mahasiswa berasal dari Program Studi Agroteknologi.

Mereka adalah Ahmad Wildan Karim, Laudzangi Wafa, Dwi Ari Hermawan, dan Fuad Dhiya Ulhaq.

Sementara itu, tujuh mahasiswa lainnya berasal dari Program Studi Peternakan. Mereka yakni Afiq Khoirul Anwar, Anas Umar Kholid, Mathor Sabrina Khusain, Hafiz Awwal Naafi, Panca Aji Nugraha, Syahril Priyanto, dan Raihan Fatihuddin Fawwaz.

Dalam pelaksanaan program magang tersebut, Panca Aji Nugraha dipercaya menjadi ketua tim mahasiswa UMNU Kebumen selama berada di Taiwan.

Pembagian mahasiswa dari dua program studi tersebut membuat program magang tidak hanya menjadi pengalaman bekerja di luar negeri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan yang telah mereka dapatkan selama menempuh pendidikan di kampus.

Rennanti menjelaskan, Rongzhou Food Co., Ltd. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kedelai dengan sistem produksi modern.

Menurutnya, lingkungan industri tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik secara langsung.

“Rongzhou Food Co., Ltd. sendiri bergerak dalam bidang pengolahan kedelai dengan sistem produksi modern. Lingkungan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia industri,” ujar Rennanti, Selasa (8/9).

Pengalaman tersebut dinilai penting karena mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga perlu mengetahui bagaimana pengetahuan tersebut diterapkan dalam proses kerja di dunia industri.

Kesempatan magang di luar negeri juga memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai lingkungan kerja yang memiliki pola dan budaya berbeda dengan yang selama ini mereka kenal.

Rennanti mengatakan pengalaman belajar mahasiswa perlu diperluas, termasuk melalui interaksi langsung dengan lingkungan internasional.

Selama menjalani program di Taiwan, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan beradaptasi serta membangun komunikasi lintas budaya.

Selain itu, mereka juga dapat mempelajari etos kerja dan pola kerja yang berbeda dari lingkungan yang selama ini mereka hadapi di Indonesia.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi mahasiswa.

Tidak hanya pengetahuan akademik, kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, dan memahami budaya kerja juga menjadi bekal yang dibutuhkan ketika mahasiswa memasuki dunia profesional.

Program magang di Taiwan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi 11 mahasiswa UMNU Kebumen.

Setelah kembali ke Indonesia, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menjalani program dapat dikembangkan sesuai dengan bidang dan rencana masing-masing mahasiswa.

Pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk mendukung karier, melanjutkan pengembangan akademik, maupun membangun usaha.

Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu membawa pengalaman yang diperoleh selama berada di Taiwan untuk memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

Bagi UMNU Kebumen, program magang luar negeri juga menjadi salah satu bentuk kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar sekaligus mengenal dunia industri secara lebih dekat.

Dengan terlibat langsung dalam lingkungan perusahaan di Taiwan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga memiliki perspektif yang lebih luas mengenai tantangan dan peluang setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
14 Tahun Terpisah dari Anak

14 Tahun Terpisah, Demian Aditya Kini Kembali Dekat dengan Putranya

Berita Selanjutnya
Desil Kesejahteraan Bukan Cerminan Kekayaan

BPS dan Bank Dunia Punya Angka Kemiskinan Berbeda, Ini Penjelasan Indef