Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

32 Kelompok Tani Banjarnegara Terima Alsintan dan JUT, Produktivitas Pertanian Digenjot

32 Kelompok Tani Terima Bantuan Alsintan32 Kelompok Tani Terima Bantuan Alsintan
MESIN PERTANIAN: Bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dari anggota Komisi IV DPR RI, KH Darori Wonodipuro

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, sebanyak 32 kelompok tani di Kabupaten Banjarnegara menerima bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), serta program pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).

Penyerahan bantuan yang merupakan aspirasi dari anggota Komisi IV DPR RI, KH Darori Wonodipuro, berlangsung secara simbolis di Pendapa Dipayudha Adigraha pada Senin, 29 Juni 2026.

Bantuan ini tidak hanya terfokus pada sektor tanaman pangan, tetapi juga mencakup perikanan dan penghijauan.

Dalam keterangannya, Darori menjelaskan bahwa bantuan tersebut dirancang untuk memperkuat seluruh rantai produksi pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga pascapanen.

“Bantuan yang kami bawa ke Banjarnegara lengkap, mulai dari alat olah tanah, alat tanam, sampai alat panen dan pengolahan hasil. Kami juga memberikan bantuan perikanan seperti benih lele dan nila, serta bibit pohon produktif seperti durian, pete, jengkol, dan nangka untuk penghijauan di kawasan rawan longsor,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Tanaman Pangan Banjarnegara, Firman Sapta Adi menjelaskan bahwa bantuan ini disalurkan di 32 titik melalui Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA).

Bantuan tersebut mencakup empat unit traktor roda empat, empat unit traktor roda dua, delapan unit mesin tanam padi (transplanter), sepuluh unit pompa air, serta pembangunan Jalan Usaha Tani.

“Mekanisasi menjadi salah satu solusi atas semakin berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian. Dengan bantuan ini proses tanam dan pengolahan lahan menjadi lebih cepat, efisien, dan biaya produksi petani bisa ditekan,” katanya.

Pembangunan Jalan Usaha Tani juga akan mempermudah distribusi hasil panen sekaligus menekan biaya angkut petani.

Hal ini sangat penting terutama untuk komoditas hortikultura yang sering kali membutuhkan transportasi yang baik agar kualitasnya tetap terjaga saat sampai ke konsumen.

Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian.

Menurutnya bantuan tersebut merupakan modal penting dalam meningkatkan produktivitas serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap para petani semakin produktif sehingga cita-cita mewujudkan swasembada pangan dapat tercapai. Dukungan alat dan mesin pertanian ini akan membantu meningkatkan hasil pertanian di Banjarnegara,” ungkapnya dengan optimisme yang tinggi.

Manfaat nyata dari bantuan ini sudah mulai dirasakan oleh para petani setempat.

Amin Supriyono selaku Kepala Desa Pagergunung di Kecamatan Wanayasa menyampaikan bahwa satu unit pompa air yang diterima desanya sangat membantu dalam penyiraman tanaman terutama saat musim kemarau.

“Pompa air ini tidak hanya berguna untuk irigasi tanaman tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ungkapnya.

Kesadaran akan pentingnya alat pertanian modern dalam meningkatkan hasil pertanian semakin terasa di kalangan petani lokal.

Dengan adanya mekanisasi dalam proses bertani, para petani kini memiliki harapan baru dalam menghadapi tantangan produksi yang semakin berat seiring dengan berkurangnya jumlah tenaga kerja yang berkecimpung dalam sektor pertanian. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kejagung Yakin Nadiem Divonis 18 Tahun

Jelang Vonis Nadiem Makarim, Kejagung Yakin Tuntutan 18 Tahun Penjara Terbukti

Berita Selanjutnya
Program Bayi Tabung Gagal Lagi

Empat Kali Gagal Bayi Tabung, Denny Sumargo Tak Tega Lihat Perjuangan Olivia Allan