BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Perubahan kepemimpinan di jajaran Polres Purbalingga segera terjadi dalam waktu dekat, dengan AKBP Anita Indah Setyaningrum akan berpindah tugas ke posisi baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadireskrimsus) di Polda Jawa Tengah.
Posisi yang ditinggalkan oleh AKBP Anita akan diisi oleh AKBP Hendry Susanto Sianipar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kendal.
Pergantian ini merupakan bagian dari mutasi dan rotasi terhadap 44 perwira menengah (pamen) di lingkungan Polda Jawa Tengah, yang berdasarkan Surat Telegram Rahasia tertanggal 25 Juni 2026.
AKBP Anita Indah Setyaningrum memberikan konfirmasi mengenai penugasan barunya kepada awak media, menyatakan, “Betul, saya ditugaskan kembali ke Polda Jateng sebagai Wadireskrimsus Polda Jateng.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa dirinya siap menjalankan tanggung jawab baru dalam struktur kepolisian di Jawa Tengah.
Sementara itu, AKBP Hendry Susanto Sianipar adalah seorang alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2006.
Sebelum ditunjuk untuk mengisi kursi Kapolres Purbalingga, ia telah menjalankan tugas sebagai Kapolres Kendal dengan baik.
Pengalaman dan kompetensi yang dimiliki oleh AKBP Hendry diharapkan dapat membawa Purbalingga ke arah yang lebih baik dalam hal keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepala Subbagian Humas Polres Purbalingga, Iptu Dwi Arto, juga menjelaskan bahwa telegram resmi terkait pergantian jabatan Kapolres Purbalingga telah diterima.
“Telegram resmi perihal pergantian jabatan Kapolres Purbalingga sudah turun,” ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa proses administrasi terkait perubahan pimpinan berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku di institusi kepolisian.
Serah terima jabatan antara AKBP Anita dan AKBP Hendry rencananya akan dilaksanakan di Polda Jawa Tengah.
Namun, hingga saat ini, jadwal pelaksanaan serah terima tersebut masih menunggu penetapan resmi dari pihak berwenang.
Ini menjadi perhatian bagi masyarakat dan instansi terkait, karena pergantian pejabat publik seperti Kapolres sangat mempengaruhi dinamika keamanan di wilayah tersebut.
Dalam konteks lebih luas, mutasi dan rotasi perwira tinggi di lingkungan Polri bukanlah hal baru. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya pergantian ini, harapan besar muncul agar kepemimpinan baru mampu melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya serta menciptakan inovasi dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian. (*/stch/dda)














