BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dr. Siti Fatimah SPd SI MPd, seorang dosen di Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen, baru-baru ini memperoleh penghargaan sebagai Dosen Teladan Peringkat II Tingkat Nasional versi SINTA.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.
Upacara penyerahan penghargaan bergengsi ini dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persatuan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Indonesia yang berlangsung di Universitas Islam Malang (UNISMA) pada tanggal 25 hingga 27 Juni 2026.
Penerimaan penghargaan ini merupakan hasil dari penilaian yang dilakukan berdasarkan capaian akademik Dr. Siti Fatimah yang tercermin dalam Science and Technology Index (SINTA).
Penilaian tersebut mencakup beberapa aspek penting, antara lain produktivitas publikasi ilmiah, rekam jejak penelitian, serta kontribusi terhadap pengembangan keilmuan di Indonesia.
Dalam pernyataannya, Dr. Siti Fatimah menekankan pentingnya lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika IAINU Kebumen untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas penelitian, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujarnya dengan penuh semangat pada tanggal 28 Juni.
Sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Siti Fatimah berkomitmen untuk menciptakan atmosfer akademik yang tidak hanya mampu melahirkan lulusan unggul tetapi juga berkarakter dan memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional maupun global.
Visi dan misinya dalam memajukan pendidikan serta penelitian di IAINU Kebumen menunjukkan dedikasinya terhadap pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, penghargaan seperti ini menjadi sangat signifikan.
Keberhasilan dosen dalam mencapai prestasi akademik tidak hanya mencerminkan kemampuan individu, tetapi juga berkontribusi terhadap reputasi institusi tempat mereka mengajar.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia agar dapat bersaing secara internasional.
Dari sudut pandang akademik, perolehan penghargaan oleh Dr. Siti Fatimah menunjukkan adanya dorongan positif bagi para dosen lainnya untuk berinovasi dalam penelitian dan pengajaran.
Dengan adanya berbagai elemen penilaian seperti publikasi ilmiah dan rekam jejak penelitian, para pendidik terdorong untuk terus memperbaiki diri dan beradaptasi dengan tren terbaru dalam dunia pendidikan dan penelitian. (*/stch/dda)














