Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Simpang Lima Semarang Steril dari PKL Saat MTQ, Ini Lokasi Baru untuk Berjualan
Americano Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasan Dokter Gizi

Americano Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasan Dokter Gizi

AmericanoAmericano
Americano tanpa tambahan gula dan krimer kerap dipilih sebagai minuman rendah kalori saat menjalani program penurunan berat badan.

BANYUMASEKSPRES.ID, Americano sering dipilih oleh orang yang sedang menjalani program diet. Kopi berbahan espresso dan air ini memiliki kalori rendah jika diminum tanpa gula atau tambahan lainnya.

Karena itu, americano kerap dikaitkan dengan penurunan berat badan. Namun, benarkah minuman ini mampu membantu membakar lemak dan menurunkan berat badan?

Secara umum, kopi hitam termasuk minuman rendah kalori. Harvard T.H. Chan School of Public Health mencatat, satu cangkir kopi hitam berukuran sekitar 8 ons hanya mengandung sekitar 2 kalori.

Kondisi tersebut membuat americano tanpa gula cukup mudah dimasukkan ke dalam pola makan rendah kalori. Meski begitu, americano bukan minuman ajaib yang dapat membuat berat badan turun dengan sendirinya.

Salah satu alasan americano dianggap membantu diet adalah kandungan kafeinnya. Kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan energi untuk sementara waktu.

Kafein juga dapat merangsang sistem saraf simpatik yang berkaitan dengan rasa lapar, rasa kenyang, dan pemecahan lemak. Mekanisme tersebut membuat kafein sering dikaitkan dengan proses pembakaran kalori.

Namun, efek kafein terhadap penurunan berat badan tergolong terbatas. Harvard menyebut belum ada bukti kuat bahwa kafein mampu menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan.

Dengan demikian, americano lebih tepat dianggap sebagai bagian dari pola diet, bukan solusi utama untuk menurunkan berat badan. Faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, tidur, dan keseimbangan kalori tetap jauh lebih penting.

Cara penyajian kopi menjadi hal yang perlu diperhatikan saat menjalani diet. Americano polos memiliki kalori sangat rendah, tetapi jumlah tersebut dapat meningkat setelah ditambahkan gula, susu, krimer, atau sirup.

Satu sendok makan gula mengandung sekitar 48 kalori. Sementara itu, satu sendok makan krim dapat memberikan sekitar 52 kalori sehingga tambahan kecil sekalipun perlu diperhitungkan.

Masalah yang lebih besar dapat muncul dari minuman kopi kekinian dengan berbagai topping. Minuman seperti mocha, latte, atau kopi dingin dengan tambahan krim dan sirup dapat mencapai sekitar 200 hingga 500 kalori per sajian.

Karena itu, americano tanpa pemanis menjadi pilihan yang lebih sederhana bagi orang yang sedang mengontrol kalori. Meski demikian, bukan berarti semua orang harus minum kopi hitam jika tidak menyukainya.

Kafein memang berpotensi memengaruhi rasa lapar pada sebagian orang. Efek tersebut biasanya bersifat sementara dan tidak dapat dijadikan metode utama untuk mengendalikan berat badan.

Harvard menjelaskan bahwa kafein dapat membantu menekan nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang dalam kondisi tertentu. Namun, jumlah kafein yang dibutuhkan untuk meningkatkan pembakaran kalori secara nyata bisa cukup besar.

Karena itu, memperbanyak americano demi mempercepat penurunan berat badan bukan pilihan yang tepat. Konsumsi kafein berlebihan justru dapat memicu gelisah, jantung berdebar, dan gangguan tidur pada orang yang sensitif.

Gangguan tidur juga dapat mengganggu kualitas hidup dan kebiasaan sehat seseorang. Mereka yang mudah sulit tidur sebaiknya menghindari konsumsi kopi terlalu dekat dengan waktu tidur.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA menyebut sekitar 400 miligram kafein per hari umumnya tidak menimbulkan efek negatif bagi kebanyakan orang dewasa. Namun, tingkat toleransi setiap orang berbeda-beda.

Kandungan kafein dalam kopi juga tidak selalu sama. Harvard memperkirakan satu cangkir kopi seduh berukuran 8 ons mengandung sekitar 95 miligram kafein, sedangkan satu shot espresso sekitar 65 miligram.

Karena itu, jumlah cangkir bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Asupan kafein dari teh, cokelat, minuman energi, dan produk lainnya juga perlu dihitung.

Americano sebaiknya tidak digunakan untuk menggantikan sarapan atau makanan utama. Tubuh tetap membutuhkan protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, mineral, serat, dan cairan dari pola makan seimbang.

Menahan lapar hanya dengan kopi juga bukan strategi diet yang berkelanjutan. Program penurunan berat badan sebaiknya tetap memenuhi kebutuhan nutrisi sambil mengatur jumlah kalori sesuai kebutuhan tubuh.

Pada akhirnya, americano memang bisa menjadi pilihan minuman rendah kalori selama dikonsumsi tanpa banyak tambahan. Namun, kafein sendiri tidak terbukti mampu menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan.

Jika ingin menjadikan americano sebagai bagian dari diet, konsumsilah secara wajar dan perhatikan respons tubuh. Keberhasilan menurunkan berat badan tetap bergantung pada pola makan sehat, aktivitas fisik, tidur cukup, serta pengaturan kalori secara konsisten.

Orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang mengonsumsi obat-obatan juga perlu lebih berhati-hati terhadap kafein. FDA menyarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika memiliki kekhawatiran terkait konsumsi kafein, termasuk bagi ibu hamil, orang yang sedang merencanakan kehamilan, atau ibu menyusui. (mdr)

Berita Sebelumnya
Kawasan Simpang Lima Semarang

Simpang Lima Semarang Steril dari PKL Saat MTQ, Ini Lokasi Baru untuk Berjualan