BANYUMASEKSPRES.ID, Amgala Foundation kembali menghadirkan kesempatan emas bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia melalui pembukaan beasiswa Amgala Vision dan Amgala Vision GenNext 2025.
Program beasiswa yang difokuskan pada pengembangan talenta di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).
Ini menjadi salah satu inisiatif pendidikan yang konsisten menyiapkan generasi muda berdaya saing tinggi di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.
Melalui program ini, Amgala Foundation memastikan bahwa siswa SMA maupun mahasiswa yang menempuh pendidikan di rumpun teknik, sains, komputasi, dan teknologi memiliki akses terhadap pembinaan terstruktur.
Dengan pendekatan yang komprehensif, peserta tidak hanya memperoleh dukungan akademik, tetapi juga penguatan karakter dan soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional.
Pada penyelenggaraan tahun 2025, Amgala Foundation kembali melalui serangkaian proses seleksi yang melibatkan ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia.

Setelah filter ketat, terpilih sejumlah mahasiswa dari universitas unggulan seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Kemudian ada dari Universitas Diponegoro, serta berbagai kampus berakreditasi nasional lainnya sebagai penerima beasiswa Amgala Vision.
Sementara itu, puluhan pelajar kelas 12 dari berbagai provinsi juga ditetapkan sebagai penerima Amgala Vision GenNext, khususnya yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah dan berkomitmen melanjutkan studi di jurusan STEM.
Persyaratan Beasiswa Amgala Vision 2025
Amgala Foundation menetapkan sejumlah kriteria untuk memastikan penerima beasiswa memiliki potensi akademik dan personal yang kuat. Beberapa persyaratan utamanya meliputi sebagai berikut.
Warga Negara Indonesia.
Telah diterima sebagai mahasiswa reguler S1 semester pertama di perguruan tinggi negeri.
- Berasal dari program studi bidang STEM.
- Memiliki nilai rata-rata rapor kelas XII minimal 8 dari skala 10.
- Memiliki prestasi non-akademik seperti organisasi atau kegiatan ekstrakurikuler.
- Kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 420–480 atau TOEFL iBT 50–70.
- Punya pengalaman mengikuti kursus teknologi atau kompetisi ilmiah lainnya.
- Bersedia melengkapi seluruh proses seleksi sesuai ketentuan program.
Kelengkapan Dokumen Seleksi
Untuk mengikuti proses seleksi, peserta wajib mengunggah dokumen berikut ini.
- Rapor SMA/SMK/MA.
- Sertifikat TOEFL/IELTS atau setara.
- Esai sepanjang 500–1.000 kata.
- Dokumen pendukung seperti sertifikat prestasi atau surat keikutsertaan organisasi.
Fasilitas dan Cakupan Beasiswa
Beasiswa Vision dan Vision GenNext tidak hanya menanggung aspek pendidikan, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat seperti berikut ini.
- Bantuan biaya pendidikan.
- Penguatan soft skills dan pembinaan karakter.
- Mentoring personal dengan praktisi profesional.
- Akses ke proyek sosial dan kesempatan kolaborasi.
- Sertifikat dan rekomendasi resmi.
- Peluang pengembangan diri jangka panjang.
Founder dan Chairwoman Amgala Foundation, Andintya Maris, menyampaikan bahwa penguatan talenta STEM memiliki peran penting dalam mempersiapkan Indonesia memasuki persaingan teknologi global.
Menurutnya, kemajuan dunia digital menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan memiliki karakter kuat.
Andintya menegaskan bahwa negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura telah membuktikan bahwa investasi pendidikan STEM menjadi faktor utama membangun ekonomi kompetitif.
Karena itu, Amgala Foundation ingin memberikan kontribusi nyata melalui dua program beasiswa yang menyasar siswa SMA hingga mahasiswa tingkat awal.
Berbeda dengan program beasiswa lainnya yang hadir saat mahasiswa memasuki perguruan tinggi, Amgala Vision GenNext hadir lebih awal untuk mendampingi pelajar kelas 12 yang berniat melanjutkan studi di bidang STEM.
Program ini memberi pendampingan pemilihan jurusan, mentoring akademik, persiapan menghadapi seleksi PTN, hingga pelatihan soft skills seperti komunikasi, berpikir kritis, dan kemampuan kolaboratif.
Penerima GenNext mayoritas berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, sehingga program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Amgala Foundation dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih merata.
Dengan pendekatan holistik, beasiswa ini diharapkan mampu mencetak calon pemimpin masa depan yang siap bersaing dalam industri berbasis teknologi.
Andintya mengakhiri penjelasannya dengan menegaskan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi merupakan investasi untuk Indonesia 2045.
Melalui Vision dan Vision GenNext, Amgala Foundation berkomitmen untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan STEM kuat, karakter positif, serta visi besar untuk membangun masa depan bangsa.
Selain dari beasiswa Vision dan Vision GenNext dari Amgala Foundation, ada juga beasiswa dari Univesitas Semen Indonesia yang gratiskan biaya BIP dan UKT selama 8 semester.(*/nds)
















