BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap terus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi bagi para pengelola sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Cilacap.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Cilacap, Rabu (2/9).
Pembinaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola sekolah Muhammadiyah agar semakin profesional, efektif, dan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.
Kegiatan diikuti pengurus Dikdasmen dan PNF PDM Cilacap bersama kepala sekolah serta bendahara sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Cilacap.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Dikdasmen PDM Cilacap, Joko Budi Santosa SPd MPd.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan yang disampaikan oleh PDM Cilacap, Dr. Habib Ghozali SH SAg MSy.
Selain mendapatkan pembinaan, para peserta juga memperoleh sosialisasi mengenai E-KTAM atau Elektronik Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah.
Materi lain yang diberikan berkaitan dengan pengelolaan sekolah secara efektif dan bermutu.
Materi tersebut disampaikan oleh Kastam SPd MPd MM, selaku Sekdin Arpus Kabupaten Cilacap.
Berbagai materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman tambahan kepada pengelola sekolah mengenai pentingnya tata kelola lembaga pendidikan yang baik.
Pengelolaan sekolah yang profesional dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas.
Karena itu, kemampuan pengelola dalam menjalankan administrasi, mengembangkan program, serta melakukan inovasi perlu terus ditingkatkan.
Ketua Dikdasmen PDM Cilacap Joko Budi Santosa mengatakan kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Menurutnya, pengelolaan sekolah yang baik akan memberikan dampak terhadap kualitas layanan pendidikan yang diterima masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat pengelolaan sekolah Muhammadiyah agar semakin efektif, profesional, dan bermutu. Pengelolaan yang baik tentunya akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan,” ujar Joko.
Ia menambahkan, peningkatan mutu sekolah tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak.
Diperlukan sinergi antara berbagai unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.
Kerja sama antara pengelola sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta unsur organisasi Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan lembaga pendidikan.
Joko juga menekankan pentingnya perbaikan dan inovasi dalam pengelolaan sekolah.
Menurutnya, sekolah Muhammadiyah harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Kita harus terus melakukan perbaikan dan inovasi. Sekolah Muhammadiyah harus mampu memberikan layanan pendidikan yang terbaik dan terus berkembang mengikuti kebutuhan serta tantangan zaman,” katanya.
Perubahan kebutuhan pendidikan membuat sekolah dituntut tidak hanya mempertahankan pola pengelolaan yang sudah berjalan, tetapi juga melakukan evaluasi dan mencari pendekatan baru yang lebih efektif.
Karena itu, kegiatan pembinaan seperti yang digelar Dikdasmen PDM Cilacap diharapkan dapat menjadi ruang bagi para pengelola sekolah untuk memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kapasitas dalam menjalankan tugas masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, para pengelola sekolah diharapkan semakin memahami pentingnya manajemen dan tata kelola pendidikan yang efektif.
Pemahaman tersebut kemudian diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan sekolah Muhammadiyah di masing-masing wilayah.
Peningkatan tata kelola menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Sekolah yang dikelola secara profesional diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada siswa dan masyarakat.
Selain aspek pengelolaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi penting agar sekolah mampu menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa mendatang.
Dikdasmen PNF PDM Cilacap berharap kegiatan pembinaan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Pengetahuan dan materi yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas pengelolaan sekolah sehari-hari.
Dengan demikian, sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Cilacap diharapkan semakin berkembang, memiliki tata kelola yang profesional, serta mampu menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan sesuai dengan kebutuhan zaman. (alw/stch/dda)















