BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi mulai memasuki tahapan seleksi petugas.
Sebanyak 21 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas tercatat mendaftar untuk mengikuti seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Para pendaftar tersebut mengajukan diri untuk mengikuti seleksi PPIH kloter maupun PPIH Arab Saudi.
Mereka nantinya dipersiapkan untuk mendukung pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia pada musim haji 1448 H/2027 M.
Plt Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Banyumas, Naufal Iskandar, mengatakan jumlah pendaftar tersebut diketahui berdasarkan permohonan rekomendasi yang diajukan melalui Kantor Kemenag Banyumas kepada Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah.
Rekomendasi tersebut menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui ASN yang ingin mengikuti seleksi petugas haji, baik untuk PPIH kloter maupun PPIH Arab Saudi.
“Rekomendasi bagi ASN Kantor Kemenag Banyumas untuk mendaftar seleksi PPIH kloter dan Arab Saudi menjadi kewenangan Kakanwil,” kata Naufal.
Dengan demikian, pemberian rekomendasi terhadap ASN yang mendaftar berada di bawah kewenangan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.
Puluhan ASN Kemenag Banyumas yang mendaftar seleksi PPIH 2027 berasal dari sejumlah unsur.
Mereka tidak hanya berasal dari satu bidang pekerjaan, tetapi terdiri atas guru madrasah, pegawai Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, hingga pengawas.
Keberagaman latar belakang para pendaftar tersebut menunjukkan bahwa kesempatan mengikuti seleksi petugas haji terbuka bagi ASN yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Namun, dari jajaran kepala seksi atau Kasi dan penyelenggara di lingkungan Kantor Kemenag Banyumas, tidak ada yang tercatat mendaftar dalam seleksi PPIH tahun ini.
“Dari jajaran Kasi dan Penyelenggara tidak ada yang mendaftar,” terang Naufal.
Dengan demikian, seluruh 21 pendaftar berasal dari unsur ASN di luar jajaran kepala seksi dan penyelenggara.
Sementara itu, proses verifikasi terhadap para pendaftar tidak dilakukan oleh Kantor Kemenag Banyumas.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenhaj dan Umroh Banyumas, Abdul Malik, mengatakan pihaknya tidak mendapatkan tugas untuk melakukan verifikasi peserta seleksi.
Kewenangan verifikasi seleksi PPIH kloter maupun PPIH Arab Saudi berada di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah.
Karena itu, Kantor Kemenag Banyumas belum mengetahui berapa jumlah pendaftar dari 21 ASN tersebut yang nantinya dinyatakan lolos tahap administrasi.
“Dari 21 PNS Kantor Kemenag Banyumas yang mendaftar kami tidak tahu berapa yang lolos administrasi dan bisa ikut seleksi,” pungkasnya.
Hasil verifikasi administrasi akan menjadi penentu bagi peserta untuk dapat melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Seleksi petugas haji tersebut disiapkan sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M.
Berdasarkan informasi yang diterima, tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026.
Para ASN yang telah mendaftar harus terlebih dahulu melalui proses verifikasi administrasi.
Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi akan mendapatkan kesempatan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Seleksi PPIH menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan penyelenggaraan ibadah haji.
Petugas yang nantinya terpilih akan memiliki tanggung jawab dalam membantu memberikan pelayanan kepada jemaah haji selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
Kehadiran petugas yang memiliki kompetensi dan kesiapan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan jemaah, baik ketika berada di Indonesia maupun selama menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.
Pendaftaran dan seleksi calon PPIH menjadi tanda bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M mulai berjalan.
Sebelumnya, berbagai persiapan administratif juga dilakukan, termasuk proses terkait dokumen dan kebutuhan calon jemaah.
Di Banyumas, sebanyak 21 PNS Kemenag menunjukkan minat untuk ambil bagian dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji melalui seleksi PPIH kloter dan Arab Saudi.
Namun, belum seluruh pendaftar dipastikan dapat mengikuti seleksi. Mereka masih harus menunggu hasil verifikasi administrasi dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah.
Setelah proses verifikasi selesai, peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan melanjutkan ke tahapan seleksi yang dijadwalkan pada 5 September 2026.
Dengan adanya proses seleksi tersebut, diharapkan calon petugas haji yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.
Bagi 21 PNS Kemenag Banyumas yang telah mengajukan pendaftaran, proses seleksi menjadi kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M. (yda/stch/dda)














