Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Dishub Banyumas Tambah Titik Pantau ATCS untuk Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2026

Titik Pantau ATCS DitambahTitik Pantau ATCS Ditambah
CCTV: Tim rekayasa lalu lintas Dishub Banyumas bersiap memasang CCTV di beberapa titik pantau ATCS jelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447H/2026M

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam persiapan menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M yang diprediksi akan meningkat, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas telah mengambil langkah strategis dengan menambah titik pantau Area Traffic Control System (ATCS).

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi saat musim mudik tiba.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Banyumas, H. Arif Akhmadi, S.Si.T, menjelaskan bahwa dalam upaya meningkatkan pengawasan dan pengendalian lalu lintas, pihaknya tidak hanya memasang rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ), barrier, traffic cone, dan barikade.

Namun, mereka juga memperkuat sistem pemantauan dengan menambah kamera pengawas di beberapa lokasi strategis.

“Kami memasang CCTV tambahan di beberapa titik pantau,” ungkap Arif.

Penambahan ini dilakukan untuk memastikan bahwa arus lalu lintas dapat terpantau dengan baik dan agar petugas dapat segera mengambil tindakan jika terjadi kemacetan. Menurut Arif, terdapat sedikitnya lima titik baru yang akan dipasangi CCTV.

Titik-titik tersebut meliputi jalur Sokaraja menuju Desa Jompo yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Purbalingga, depan Kantor Kecamatan Pekuncen, perbatasan antara Kecamatan Wangon dan Lumbir, Simpang Pasar Wijahan Kemranjen, serta Simpang SPBU Rawalo.

Selain itu, titik krusial lainnya adalah simpang tiga Kaliori yang dianggap rawan terjadi kepadatan karena tidak adanya pos penjagaan tetap.

“Titik krusial berikutnya ada di simpang tiga Kaliori untuk memantau kepadatan lalu lintas yang sewaktu-waktu bisa terjadi karena tidak ada pos,” tambahnya.

Dengan penambahan titik pantau CCTV ini, diharapkan petugas dapat lebih cepat bergerak untuk mengurai kemacetan saat penumpukan kendaraan terjadi.

Informasi mengenai kepadatan lalu lintas dapat langsung dipantau melalui sistem ATCS sehingga respons di lapangan menjadi lebih efektif.

Saat ini, Banyumas memiliki sekitar 29 titik pantau ATCS yang tersebar di sejumlah simpang strategis baik di dalam maupun luar wilayah perkotaan Purwokerto.

Beberapa lokasi penting yang telah dilengkapi dengan sistem ATCS antara lain Simpang GOR Satria, Kebon Dalem, Sutosuman, Kalibogor, Tanjung, Karang Pucung, Patriot, Karang Bawang, Pancurawis hingga Tugu Adipura.

Terbaru, titik pantau ATCS juga telah hadir di simpang empat Karangjambu yang terletak di Purwokerto Utara.

“Misalnya terpantau ada kepadatan lalu lintas di simpang tiga Kaliori, petugas dari pos terdekat langsung meluncur ke sana,” pungkas Arif menjelaskan pentingnya sinergi antara teknologi dan kehadiran petugas dalam mengatasi masalah lalu lintas.

Penambahan kamera CCTV ini bukan hanya sekadar langkah teknis untuk memantau kondisi lalu lintas.

Ini juga merupakan bagian dari upaya Dinas Perhubungan Banyumas untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama Lebaran.

Dengan adanya pemantauan yang lebih intensif melalui teknologi canggih ini, diharapkan tingkat kecelakaan dan kemacetan dapat diminimalisir. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tes CPNS (2)

Apa Saja Instansi CPNS yang Sepi Peminat? Ini Daftar Lengkapnya

Berita Selanjutnya
Uang baru

Cara Tukar Uang Baru di BCA untuk Lebaran 2026, Ini Syarat dan Jadwalnya