BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga kembali menerima bantuan signifikan di sektor pertanian dan perikanan dari pemerintah pusat pada tahun 2026.
Bantuan ini berasal dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui jalur pokok pikiran (pokir) anggota DPR RI.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga, Ir Prayitno MSi, dalam sebuah wawancara pada Jumat (19/6/2026).
Prayitno menegaskan bahwa bantuan yang diterima tahun ini didominasi oleh alat dan mesin pertanian (alsintan), yang bertujuan untuk mendukung peningkatan produktivitas para petani di daerah.
“Tahun ini, kami kembali mendapatkan bantuan tersebut, yang rencananya akan diserahkan pada tanggal 29 Juni 2026 mendatang,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Bantuan alsintan yang diterima oleh Kabupaten Purbalingga meliputi berbagai jenis alat yang sangat diperlukan untuk mendukung kegiatan pertanian lokal.
Di antara bantuan tersebut terdapat traktor roda empat (TR-4), lima unit mesin tanam padi atau transplanter, 27 unit traktor roda dua, serta lima unit pompa air berukuran 4 inci.
Selain itu, sebanyak 50 unit hand sprayer juga akan diberikan untuk membantu proses penyemprotan pestisida secara lebih efisien.
Lebih lanjut, Prayitno menjelaskan bahwa selain bantuan di sektor pertanian, Kabupaten Purbalingga juga memperoleh sejumlah dukungan untuk sektor peternakan dan perikanan.
Bantuan ini mencakup paket ayam petelur yang terdiri dari 600 ekor ayam lengkap dengan kandang, pakan, obat-obatan, dan vitamin.
Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal serta memberikan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat.
Dalam upaya mengembangkan budidaya perikanan, Kabupaten Purbalingga juga mendapatkan dua paket bantuan kolam terpal bundar atau bioflok.
Paket ini terdiri atas delapan kolam bioflok beserta pakan ikan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi ikan di wilayah tersebut.
Ini sejalan dengan misi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya perikanan yang berkelanjutan.
Selain itu, bantuan benih ikan sebanyak 400 ribu ekor turut diberikan sebagai bagian dari upaya untuk mendukung pengembangan budidaya perikanan di daerah tersebut.
Dengan adanya benih ikan ini, diharapkan dapat memperkuat sektor perikanan lokal dan memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Kabupaten Purbalingga juga mendapatkan bantuan pekarangan pangan bergizi sebanyak lima kelompok, serta kawasan ada seluas 100 hektar,” tambah Prayitno.
Bantuan pekarangan pangan bergizi menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan gizi masyarakat serta upaya untuk menyuplai bahan pangan segar secara mandiri.
Seluruh bantuan yang diterima telah dilaporkan kepada Bupati Purbalingga H Fahmi Muhammad Hanif.
Rencananya, bantuan dari pokir anggota DPR RI tersebut akan diserahkan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada akhir bulan Juni mendatang.
Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi para petani dan pelaku usaha di bidang pertanian serta perikanan.
Penting untuk dicatat bahwa dukungan ini tidak hanya sekadar penyaluran alat atau hewan ternak semata. Namun, lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan di Purbalingga.
Dengan memanfaatkan teknologi modern dalam pertanian serta memperkenalkan praktik budidaya perikanan yang inovatif, pemerintah berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperbaiki kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. (tya/stch/dda)
















